Duduk Perkara Video Viral Pria Mengamuk di Polsek Bawa Obeng dan Ancam Polisi

Sosok pria dalam video tersebut berinisial ES dan diduga memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Dia datang mengambil mobil yang diamankan karena kasus kecelakaan.

Diterbitkan 24 Maret 2026, 15:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Video viral berdurasi 14 detik menunjukkan seorang pria berambut panjang mengamuk di Polsek Wajo, Kota Makassar. Sosok pria tersebut diduga memiliki gangguan kejiwaan.

Kepala Subseksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Pelabuhan Makassar, Aipda Adil mengatakan aksi pria yang videonya viral tersebut terjadi pada Minggu (22/3). Sosok pria dalam video tersebut berinisial ES dan diduga memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

"Saudara ES diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Dalam beberapa hari terakhir, yang bersangkutan kerap datang ke Polsek Wajo, khususnya pada malam hari, untuk melihat kendaraan miliknya yang diamankan," ujar Adil melalui keterangan tertulisnya, Selasa (24/3).

Sebelumnya, ES terlibat kecelakaan lalu lintas pada Kamis (19/3). Mobil yang dikendarai ES menabrak kendaraan lain.

"Mobil milik ES akhirnya diamankan di Polsek Wajo untuk proses penanganan perkara," ujar Adil.

Pada Minggu (22/3), ES kembali datang ke Polsek Wajo dan langsung mengamuk. Saat itu, ES meminta agar mobilnya dikembalikan.

"Petugas yang berjaga telah memberikan penjelasan secara persuasif bahwa kendaraan tersebut masih dalam proses penanganan perkara lakalantas sehingga belum dapat diserahkan," ujar dia.

Saat mengamuk, kata Adil, ES mengambil sebatang besi stainless untuk mengancam petugas. Beruntung, personel Polsek Wajo yang bertugas berhasil mengamankan.

"Saat berhasil ditenangkan, ES tiba-tiba kembali mengambil obeng dan mengejar anggota di Polsek Wajo," kata dia.

 

Dijemput Keluarga

Pria itu akhirnya kembali tenang saat petugas mengambil tongkat T. Selanjutnya, petugas menenangkan ES dan langsung mengamankannya.

"Petugas kemudian berupaya menenangkan dan menyampaikan rencana untuk membawa yang bersangkutan ke RS Dadi guna mendapatkan penanganan medis. Namun, ES menolak dan akhirnya dapat ditenangkan," kata dia.

Anggota Polsek Wajo memanggil pihak keluarga ES. Selanjutnya, pihak keluarga membawa pulang ES.

"Dari hasil konfirmasi, pihak keluarga membenarkan bahwa ES memang memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan sebelumnya pernah menjalani perawatan di RS Dadi," ucap Adil.

 

Reporter: Ihwan Fajar/merdeka.com