Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Basarnas mengerahkan helikopter Dauphin untuk mencari speedboat hilang kontak.

Diterbitkan 10 September 2026, 13:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Basarnas mengerahkan helikopter untuk mencari lima jurnalis serta tiga awak kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK). Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR di wilayah Selat Sunda.

"Pengerahan helikopter ini menjadi bagian dari upaya penguatan pencarian melalui dukungan udara, khususnya dalam pemantauan wilayah operasi SAR di sekitar Perairan Selat Sunda dan Gunung Anak Krakatau," ujar Kepala Basarnas Banten Al Amrad, Kamis (10/09/2026).

Helikopter tersebut membawa tujuh orang crew on board, yaitu Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, Kapten Pnb Dimas Aribowo, Serka Deatry Mulianto, Sertu Moch Farhan, Serda Eki P. Ginting, Pratu Ronni Bagus H, dan Prada Brillian Muammar.

Helikopter itu bertolak dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) pada pukul 12.36 WIB dan direncanakan tiba di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada pukul 12.52 WIB. Rute penerbangan meliputi JIExpo Kemayoran - Pantai Carita - BPBD Banten - Helipad/JIExpo Kemayoran.

"Basarnas bersama seluruh unsur SAR Gabungan terus mengoptimalkan berbagai sarana dan metode pencarian guna menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian," jelasnya.

Pencarian hari ketiga ini juga dilakukan oleh kru pemandu wisata Ujung Kulon Adventure. Menggunakan biaya sendiri, mereka akan menyusuri sejumlah pulau yang ada di semenanjung Ujung Kulon, tempat habitat hidup Badak Cula Satu.

"Kami dari Kru Ujung Kulon Adventure, sekitar pukul 07.00 wib, kami akan menyisir wilayah perairan Pulau Panaitan," ujar Deden Andriyana.