Kecelakaan Beruntun Alphard Tabrak Belasan Kendaraan di Surabaya

Usai melakukan tabrak lari, Alphard menabrak belasan kendaraan di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu sore (9/9/2026).

Diterbitkan 09 September 2026, 20:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Usai terlibat tabrak lari, mobil jenis Alphard menabrak belasan kendaraan di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu sore (9/9/2026). Dari peristiwa itu, tiga mobil dan 10 sepeda motor terlibat dalam kecelakaan tersebut. Sejumlah korban mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke RSUD Haji untuk mendapatkan perawatan.

Jeriko (26), seorang saksi mata mengatakan, tabrakan beruntun itu bermula ketika Toyota Alphard bernopol N 1882 NCI terlibat tabrakan di persimpangan lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim.

Menurut Jeriko, setelah menabrak kendaraan lain, pengemudi Alphard justru meninggalkan lokasi dan melaju menuju Jalan Menur Pumpungan.

"Awalnya dari lampu merah sana, dia duluan ditabrak mobil Alphard. Nah, terus yang Alphard ini kabur," kata Jeriko, Rabu (9/9).

Alphard kemudian memasuki ruas Jalan Menur Pumpungan. Kendaraan tersebut sempat terhenti karena kondisi lalu lintas yang padat. Namun, menurut Jeriko, mobil itu kembali melaju dan kemudian menabrak kendaraan yang berada di depannya maupun di sekitarnya.

Jeriko yang saat kejadian mengendarai Honda Vario mengaku turut menjadi korban. Motornya dihantam dari belakang hingga mengalami kerusakan cukup parah.

"Langsung diseruduk dari belakang semua tanpa klakson, sampai terhenti nabrak mobil putih (Honda Yaris)," tuturnya.

Jeriko menyebut sejumlah korban mengalami luka cukup serius. Mereka kemudian dievakuasi ke RSUD Haji yang berada tidak jauh dari lokasi kecelakaan.

"Nggak ada yang meninggal, cuma luka-luka. Tapi ada luka berat sekitar empat orang, salah satunya tukang antar paket, kepalanya luka parah," katanya.

Kesaksian serupa disampaikan Naufal (19), warga Pasuruan, yang juga menjadi korban. Ia mengatakan sebelum kecelakaan di Jalan Menur Pumpungan, Alphard tersebut telah terlibat tabrakan di persimpangan lampu merah.

Naufal mendapat informasi dari korban lain bahwa Alphard menabrak sebuah Toyota Xenia. Kendaraan yang tertabrak kemudian mengenai pengendara sepeda motor.

"Sebelumnya, di lampu merah tadi ada info dari bapak yang kena tabrak juga. Itu yang Alphard nabrak Xenia di depannya. Yang Xenia ini nabrak si bapak yang pakai motor. Si bapak yang pakai motor ini ngejar bapak yang di Alphard," jelas Naufal.

Naufal sendiri mengendarai Honda Vario ketika menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Ia mengalami luka ringan, sementara sepeda motornya mengalami kerusakan cukup berat.

Selain dugaan mengantuk, Naufal mengatakan sempat muncul informasi di lokasi bahwa pengemudi Alphard diduga berada dalam pengaruh obat. Namun, informasi tersebut belum dipastikan oleh pihak kepolisian.

Mobil Toyota Alphard berwarna hitam bernopol N 1882 NCI terlihat berhenti di bahu kiri jalan, tepat di depan sebuah dealer sepeda motor. Bagian depan kendaraan mengalami kerusakan parah dan kaca depan pecah.

Di depan Alphard terdapat Honda Yaris putih yang juga mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang.

Sejumlah sepeda motor yang berada di sekitar lokasi terlihat ringsek dan mengalami kerusakan pada bagian bodi. Sebuah rombong bakso juga tampak rusak setelah diduga tertabrak dalam rangkaian kecelakaan tersebut.

 

Kata Polisi

Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Sukolilo, Ipda Bambang Sutrisno, mengatakan terdapat sedikitnya lima orang yang mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.

"Ada lima. Itu luka semua. Jadi untuk korban dilarikan ke Rumah Sakit Haji. Dan untuk yang punya Alphard sudah diamankan Polsek Sukolilo," kata Bambang.

Bambang menjelaskan, sebelum menghantam sejumlah kendaraan yang berada di lokasi, Alphard terlebih dahulu menabrak rombong bakso di pinggir jalan. Setelah itu, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali hingga menabrak kendaraan roda empat yang sedang terparkir.

"Masih lancar yang arah dari timur, cuma kejadiannya beruntun di sini. Pertama itu nabrak bakso. Ah, mungkin hilang keseimbangan, langsung nyasar yang parkir roda empat. Tiga kendaraan itu yang parkir," jelasnya.

Dari hasil pendataan sementara, total terdapat 13 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan. Rinciannya tiga kendaraan roda empat dan 10 sepeda motor.

"Kalau kendaraannya 10, nah roda empatnya tiga," ujar Bambang.

Polisi belum memastikan apakah pengemudi Alphard berada dalam kondisi mabuk maupun terpengaruh obat ketika kecelakaan terjadi. Pengemudi saat ini telah diamankan di Polsek Sukolilo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Nanti oleh Reskrim disidik lebih lanjut," katanya.