Viral Pengemudi Brio Awalnya Positif Narkoba Berubah Negatif dengan Warna Urine Jernih, Polisi Buka Suara

Kasatres Narkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane menegaskan hasil final adalah negatif berdasarkan pemeriksaan tim Dokkes.

Diterbitkan 17 Maret 2026, 19:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kasus pengemudi Honda Brio bernama Wike Rahayu menabrak empat warung di Pasar Kaget, Kota Binjai, Sumatera Utara, menjadi sorotan. Polisi awalnya mengumumkan Wike positif narkoba. Namun diralat Wike negatif narkoba.

Awalnya pada Senin (16/3/2026) siang, Kasi Humas Polres Binjai AKP Junaidi menyatakan hasil tes urine menunjukkan Wike positif narkoba. Kemudian sore harinya, polisi menunjukkan sampel urine Wike terlihat sangat jernih.

Kemudian, Selasa (17/3/2026), Kasatres Narkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane menegaskan hasil final adalah negatif berdasarkan pemeriksaan tim Dokkes.

"Sat narkoba menjawab dari peristiwa kejadian viral yang mana Wike sudah kita lakukan tes urine, hasilnya negatif. Namun, untuk perkembangan lanjutnya silakan nanti ke Satlantas," ujar Ismail Pane kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Meski hasil tes urine dinyatakan negatif, fakta di lapangan menunjukkan dampak kecelakaan yang cukup parah. Mobil Brio dengan nomor polisi BK 1799 RAA tersebut ringsek setelah menghantam empat kios secara beruntun, Minggu (15/3/2026) malam.

Sebanyak lima orang menjadi korban luka-luka dan dilarikan ke RS Djoelham. Mirisnya, saat kejadian, Wike diketahui berkendara tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Saksi mata juga menyoroti sikap pengemudi yang tampak tenang dan tidak menunjukkan rasa bersalah usai insiden terjadi.

Upaya Damai

Walaupun ada dugaan kelalaian fatal, Satlantas Polres Binjai menyatakan tengah mengupayakan mediasi antara pelaku dan para korban.

"Kami mengupayakan bagaimana kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan atau Restorative Justice (RJ)," ujar Kasat Lantas Polres Binjai AKP Indra Jansen Girsang.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga Wike belum mendatangi Polres Binjai untuk menemui korban maupun mengurus proses hukum lebih lanjut.