Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria di Kabupaten Mesuji, Lampung, tega melakukan penganiayaan terhadap rekan kerjanya sendiri secara brutal hanya karena tidak terima dilangkahi. Aksi kekerasan itu membuat korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.
Pelaku berinisial AR (44), warga Desa Mulya Sari, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), kini telah ditangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian.
“Benar, pelaku AR sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap korban berinisial ES (43),” kata Kapolsek Way Serdang, Iptu Dimas Afditiya Ramadhan, Senin (19/1/2026).
Advertisement
Dimas menuturkan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu (10/12/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Pelaku dan korban diketahui berasal dari desa yang sama serta bekerja bersama sebagai pengantar material bangunan.
Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka robek pada bibir, gigi depan patah, memar di bagian pelipis dan bawah mata kiri, serta luka bakar di lengan kiri yang diduga akibat sundutan rokok.
“Korban menderita sejumlah luka cukup serius, termasuk luka bakar bekas sundutan rokok,” ungkapnya.
Peristiwa bermula saat pelaku dan korban mengantarkan material bangunan ke Desa Karang Mulya. Setelah selesai menurunkan muatan, keduanya singgah di sebuah warung untuk membeli minuman.
Di warung tersebut, korban sempat pergi ke kamar mandi dan tanpa sengaja melangkahi tersangka. Usai kembali dan duduk berhadapan, tersangka tiba-tiba meluapkan emosi dengan memukul korban di bagian bibir, pelipis, dan kepala samping.
“Aksi pemukulan berlanjut. Saat korban hendak masuk ke mobil, ia kembali didorong berkali-kali hingga pemilik warung turun tangan melerai,” tuturnya.
Pelaku Ambil Pisau Badik
Kekerasan tak berhenti di situ. Dalam perjalanan pulang, tersangka kembali menghentikan mobil dan memukul korban di halaman sebuah rumah. Setibanya di rumah tersangka, korban diminta masuk dan duduk di ruang tamu.
“Tersangka kemudian keluar kamar sambil membawa pisau badik dan mengayunkannya ke arah korban hingga menancap di sofa,” beber Dimas.
Korban sempat mencabut pisau tersebut dan menyerahkannya kembali kepada tersangka sebelum akhirnya meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah.
Merasa menjadi korban penganiayaan, ES kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Way Serdang. Polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap tersangka di kediamannya.
“Saat diamankan, tersangka berada di rumah dan langsung dibawa ke Mapolsek Way Serdang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.
Atas perbuatannya, AR dijerat Pasal 466 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3637781/original/021268200_1745160789-1000239699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4787049/original/045345800_1711578661-penganiayaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884474/original/ACg8ocIVTLofSOnSx3v8CnmrqYqrSv2NM36rW_r4-0PmsiRM22XJWEms%3Ds200.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8640270/original/068903300_1782645419-1001407051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8635367/original/074035800_1782636218-image_bank_2026_6_28_470057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8634735/original/047012600_1782635275-1001406518.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4068805/original/076248000_1656588418-ilustrasi_pemerkosaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8634186/original/006456100_1782634575-1001406484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633212/original/075815400_1782632349-1001406306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633038/original/089776900_1782632068-1001406296.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8626046/original/000800700_1782620767-1001405252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621601/original/079623000_1782613512-1001405263.jpg)