Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap kronologi lengkap penganiayaan terhadap karyawati Bank Mekar yang viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Kampung Bakung Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang.
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan mengatakan, peristiwa bermula saat korban dan rekannya berangkat menagih angsuran usai briefing di kantor Permodalan Nasional Madani (PNM).
Setibanya di rumah orang tua nasabah, korban dan rekan dipersilakan masuk oleh adik terduga pelaku. Namun saat proses penagihan berlangsung, terjadi perdebatan antara korban dan suami nasabah.
Advertisement
“Korban menyampaikan bahwa selama ini ia sempat menalangi angsuran karena sulit menemui nasabah. Angsuran yang harus dibayar sebesar Rp 75 ribu per minggu,” kata Noviarif, Selasa (16/12/2025).
Ucapan tersebut memicu emosi terlapor. Ia sempat mendorong rekan korban, lalu berdiri dan mencekik leher korban sebanyak dua kali.
"Pelaku juga mencoba memukul wajah korban, namun korban menghindar sehingga pukulan mengenai bahu kanan," tuturnya.
Orang tua terlapor kemudian datang dan meminta korban serta rekannya segera meninggalkan rumah.
"Peristiwa penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 10.50 WIB. Korban melapor ke Polres Tulang Bawang pada hari yang sama pukul 16.53 WIB dan telah menjalani visum di RSUD Menggala," jelas dia.
Saat ini, terduga pelaku belum diamankan. Polisi masih memeriksa saksi-saksi dan menjadikan video viral sebagai barang bukti.
Pelaku terancam dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara. Dia mengimbau masyarakat menyelesaikan persoalan kredit secara bijak dan tidak menggunakan kekerasan dalam bentuk apa pun.
"Kami meminta kepada masyarakat yang akan mengajukan pinjaman ke pihak bank atau lembaga pinjaman lainnya agar di sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial," tutup dia.
Korban Dicekik
Sebelumnya diberitakan, aksi kekerasan terhadap seorang karyawati bank di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, viral di media sosial. Korban dianiaya saat menjalankan tugas menagih angsuran ke rumah nasabah di Kampung Bakung Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng.
Dalam video yang beredar luas, terlihat dua karyawati bank berada di ruang tamu rumah nasabah. Salah seorang merekam kejadian, sementara korban terlibat adu mulut dengan suami nasabah.
Situasi berubah mencekam ketika pria tersebut meluapkan emosi. Ia membentak dengan kata-kata kasar, menolak kehadiran petugas penagihan, lalu diduga mencekik leher korban dan memukul bahu korban.
Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka bekas cekikan di leher serta memar di bahu kanan. Aksi kekerasan tersebut terjadi di hadapan rekan kerja korban dan terekam jelas dalam video. Dalam rekaman itu, pelaku terdengar mengusir karyawati bank sambil melontarkan makian.
“Keluar kalian, saya tidak terima kalian masuk ke rumah saya. Kalau nagih utang jangan begini. Bukan saya engga mau bayar utang, saya ini punya uang,” bentak pelaku dalam video yang viral.
Advertisement
Korban Lapor Polisi
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan mengonfirmasi peristiwa dugaan penganiayaan tersebut. Dia menerangkan, pihaknya telah menerima laporan dari korban pada Sabtu (13/12/2025).
"Iya benar, laporan seorang karyawati bank diduga menjadi korban penganiayaan saat menagih utang ke rumah nasabah sudah kami terima. Peristiwa itu terjadi di rumah terlapor di Kampung Bakung Rahayu, pada Sabtu (13/12) sekira pukul 09.00 WIB," jelas Noviarif, Selasa (16/12).
Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk kesaksian korban.
"Menurut pemeriksaan awal yang kami lakukan ketika menerima laporan polisi. Luka yang dialami korban adalah di bagian leher korban, terdapat bekas merah dan korban mengalami rasa sakit, kemudian di bagian bahu sebelah kanan korban mengalami memar dan sedikit membiru yang di akibatkan dari pukulan terlapor kepada," ungkapnya.
Saat ini, terduga pelaku belum diamankan. Polisi masih memeriksa saksi-saksi dan menjadikan video viral sebagai barang bukti.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3637781/original/021268200_1745160789-1000239699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446324/original/093085500_1765878634-Tangkapan_layar_rekaman_video_viral__karyawati_menjadi_korban_penganiayaan_saat_menagih_utang_ke_rumah_nasabah_di_Lampung.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884476/original/045757800_1764335001-WhatsApp_Image_2025-11-28_at_20.01.56.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3387759/original/098900800_1614331017-20210226-LPS-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579577/original/079405700_1778057267-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5236835/original/025524700_1748540588-530ef105-352b-49e4-8989-32c9aa8f42b5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8347937/original/018930100_1782221392-A7R00167.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6377603/original/049341500_1779252733-Prabowo_DPR_Paripurna.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386433/original/064295900_1761008005-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562282/original/003523000_1776823938-Rosan_2.jpg)