Belanda vs Maroko: Die Oranje Waspadai Ancaman Sang Raja Afrika!

Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman menilai timnas Maroko bakal jadi lawan yang sangat sulit untuk ditaklukkan di babak 32 besar Piala Dunia 2026 nanti.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 13:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Maroko saat kedua tim bertemu di babak 32 besar Piala Dunia 2026 besok. Menurutnya, Maroko akan menjadi lawan yang sangat tangguh sehingga skuad Belanda harus tampil maksimal untuk memetik kemenangan di laga ini.

Belanda menutup fase grup dengan catatan tidak terkalahkan. Mereka meraih dua kemenangan dan saut hasil imbang, di mana lini serang Die Oranje mendapatkan banyak pujian karena mereka sukses mencetak 10 gol dari tiga laga.

Di babak 32 besar nanti, Belanda akan berhadapan dengan wakil Afrika, Maroko. Banyak yang memperkirakan pertandingan ini bakal berjalan dengan sengit, mengingat status Maroko sebagai juara Piala Afrika 2025 dan juga peringkat empat di Piala Dunia 2022 kemarin.

Itulah mengapa Koeman menilai timnya harus bekerja keras jika mau lolos ke babak 16 besar nanti. "Saya tidak yakin kami adalah favorit dalam pertandingan melawan Maroko," kata Koeman kepada wartawan.

"Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin karena ini akan menjadi pertandingan besar. Maroko adalah tim yang sangat bagus, memiliki banyak pemain berkualitas, dan mampu mencetak gol dengan mudah."

PR Belanda Jelang Lawan Maroko

Meski Belanda melaju mulus ke fase gugur, Koeman mengakui masih ada pekerjaan rumah di sektor pertahanan yang perlu diselesaikan Die Oranje. Timnya tidak pernah clean sheet di tujuh pertandingan terakhir mereka dan Koeman mengakui aspek itu harus segera dibenahi.

"Kami tentu memperhatikan hal itu (catatan kebobolan Belanda). Ada satu atau dua pemain yang belum berada di posisi yang tepat, ada juga situasi ketika lawan tidak terjaga dengan baik. Hal-hal seperti itu akan kami bahas bersama para pemain."

"Anda tidak pernah berhenti belajar dalam sepak bola. Selalu ada momen dalam pertandingan yang membuat seorang pelatih merasa masih ada ruang untuk perbaikan."

Enggan Berpikir Terlalu Jauh

Pelatih berusia 63 tahun itu juga enggan membahas kemungkinan lawan yang akan dihadapi Belanda jika berhasil melewati Maroko. Ia menyebut bahwa tidak ada gunanya memikirkan lawan di babak 16 besar, sehingga ia menuntut timnya fokus sepenuhnya di babak 32 besar nanti.

"Saya rasa kami belum berada pada tahap untuk memikirkan hal itu. Sekarang kami akan menghadapi ujian sesungguhnya, dan itulah yang sedang kami persiapkan."

"Kami harus bermain dengan baik dan memenangkan pertandingan. Sekarang, jika kalah Anda akan pulang, sedangkan jika menang Anda tetap bertahan di turnamen ini. Tentu saja kami ingin melangkah sejauh mungkin," pungkas Koeman.

Sumber: ESPN

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Legenda Manchester United Rela Marcus Rashford Hengkang ke Liverpool

Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan