Update Ibu di Koja Dilempar Molotov, 2 Pelaku Ditangkap

Salah satu dari pelaku merupakan aktor utama pelemparan.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 14:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap dua pelaku pelemparan bom molotov di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Salah satu dari mereka merupakan pelaku utama pelemparan.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKP Bima Sakti Pria Laksana membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, kedua pelaku diamankan pada 26 Juni 2026.

“Betul, dua orang sudah diamankan,” kata Bima kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

Bima memastikan pelaku utama pelemparan termasuk di antara dua orang yang ditangkap.

“Betul,” ujarnya.

Kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda, yakni di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, dan Cilincing, Jakarta Utara.

“Di Cipinang dan di Cilincing,” kata Bima.

Peristiwa pelemparan bom molotov terjadi pada 22 Juni 2026. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap kedua pelaku empat hari setelah kejadian.

“22 Juni kejadian, 26 Juni diamankan,” ujar Bima.

 

Tertangkap CCTV

Sebelumnya, rekaman CCTV memperlihatkan sejumlah warga sedang duduk di depan rumah. Tak lama kemudian, sebuah sepeda motor melintas. Sesaat setelah itu, sebuah bom molotov dilempar ke arah lokasi warga sedang berkumpul.

Akibat kejadian tersebut, seorang perempuan yang sedang melintas menggunakan sepeda motor sempat terjatuh. Dashboard sepeda motornya terbakar.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. Dia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 22 Juni 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.

“Saat kejadian korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar, kemudian terkena dampak pelemparan tersebut hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar,” kata Budi, Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan rekaman CCTV, polisi menduga pelaku datang dengan jumlah sekitar empat orang. Namun, hanya satu orang yang diduga melempar botol molotov.

Polsek Koja telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan rekaman CCTV serta pecahan botol yang diduga merupakan bom molotov, dan mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi.

Sementara itu, Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengungkapkan pelaku yang diduga melempar bom molotov adalah pria berinisial M. Motif sementara diduga dipicu persoalan asmara.

 

Terbakar Api Cemburu

Andry menjelaskan, M merasa cemburu karena mantan istrinya yang berinisial R telah memiliki kekasih baru berinisial U. Sementara itu, M sendiri telah memiliki pasangan baru.

Rasa cemburu tersebut diduga dilampiaskan kepada keluarga U. Target pelemparan, kata Andry, adalah K, yang merupakan paman U.

“Yang dilempar itu K. Padahal K tidak ada hubungan apa-apa dengan pelaku. Tidak ada urusannya,” ujarnya.

Sebelum melempar bom molotov, pelaku datang ke depan rumah sambil berteriak. Botol molotov kemudian dilempar ke arah K, tetapi tidak mengenai sasaran.

Saat botol jatuh di jalan, seorang perempuan yang sedang melintas dengan sepeda motor ikut terdampak. Polisi memastikan perempuan tersebut bukan target pelaku.

“Dia bukan dilempar. Pelaku ingin melempar K, cuma tidak kena. Pas botol jatuh, ibu itu sedang lewat,” kata Andry.

Dia juga menegaskan tidak ada warga yang terkena lemparan maupun kobaran api secara langsung.

“Enggak ada yang kena. Motornya saja yang rusak karena terjatuh,” ujarnya.

Andry menyebut pelaku datang bersama sekitar tiga rekannya. Meski demikian, pelemparan diduga hanya dilakukan oleh M.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6