Gadis Yatim Piatu Dianiaya Tante, Kepala dan Badan Diinjak

Seorang gadis yatim piatu di Kabupaten Kampar mengalami kekerasan atau penganiayaan dari tantenya dengan alasan tidak bersih mencuci pakaian.

Diperbarui 26 Mei 2025, 15:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pekanbaru - Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Kampar menangkap Citra Handayani di Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang. Wanita dimaksud melakukan kekerasan terhadap perempuan berinisial VW.

Korban berumur 18 tahun dan merupakan keponakan pelaku. Korban tinggal bersama pelaku karena sudah tidak memiliki ayah dan ibu atau gadis yatim piatu.

Kasat Reskrim Polres Kampar AKBP Gian Wiatma Jonimandala menjelaskan, penganiayaan remaja ini dilaporkan warga pada Sabtu, 24 Mei 2025. Kepolisian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku setelah mengantongi bukti cukup.

"Korban mengalami luka lebam dan bengkak pada mata sebelah kanan, diduga karena tindakan kekerasan," kata Gian, Senin siang, 26 Mei 2025.

Gian menjelaskan, korban terakhir dianiaya pelaku pada 24 Mei 2025. Penganiayaan terjadi di rumah ketika pelaku memegang sapu dan mengeluhkan korban mencuci baju tidak bersih.

"Korban juga disebut membersihkan rumah tidak bersih," ungkap Gian.

Selanjutnya, pelaku memukul tubuh korban dengan tangkai sapu dan rotan pembersih tempat tidur. Pelaku juga menginjak muka, mata dan tangan korban.

"Pelaku juga ada menginjak punggung korban dengan kakinya," kata Gian.

Kekerasan itu dilihat oleh warga di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, warga membawa korban ke Polres Kampar untuk melapor.

Seorang warga juga mengabadikan peristiwa korban dianiaya oleh pelaku. Videonya kemudian diupload ke media sosial dan menjadi petunjuk kepolisian mengusut kasus ini.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.