Tidak Takut! Swedia Justru Tertantang Jumpa Prancis di 32 Besar Piala Dunia 2026

Timnas Swedia tidak sabar berhadapan dengan Timnas Prancis di 32 Besar Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 28 Juni 2026, 15:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku antusias menyambut duel melawan Prancis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mantan pelatih Chelsea itu menyadari timnya akan menghadapi lawan yang sangat kuat, namun ia menegaskan Swedia siap memberikan kejutan kepada salah satu kandidat juara dunia tersebut.

Pertemuan Swedia dengan Prancis dipastikan setelah seluruh pertandingan fase grup selesai digelar. Tim asuhan Potter berhasil lolos ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dengan koleksi empat poin, usai bermain imbang 1-1 melawan Jepang di Dallas.

Sementara itu, Prancis melaju dengan sangat meyakinkan setelah keluar sebagai juara grup berkat catatan sempurna. Les Bleus menutup fase grup dengan kemenangan telak 4-1 atas Norwegia dan mencatatkan tiga kemenangan dari tiga pertandingan.

Banyak pihak menilai Swedia tidak beruntung harus berhadapan dengan tim sekuat Prancis di babak 32 besar. Namun Graham Potter justru senang anak asuhnya bisa menghadapi tim kuat seperti Les Bleus.

Simak penuturan lengkap Potter di bawah ini.

Tantangan yang Menyenangkan

Potter memberikan pujian kepada kualitas tim serta kedalaman skuad yang dimiliki Prancis. Dalam wawancaranya dengan situs resmi Federasi Sepak Bola Swedia, ia juga mengungkapkan kebanggaannya bisa tampil di pertandingan sebesar ini.

"Ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa, pertandingan yang selalu diimpikan sejak masih kecil. Bermain di New Jersey melawan Prancis pada babak gugur Piala Dunia adalah pengalaman yang tidak bisa lebih besar dari itu," ujar Potter.

"Mereka (Timnas Prancis) adalah salah satu tim terbaik di dunia dan tentu kami sangat menghormati mereka. Namun, kami benar-benar menantikan pertandingan ini," ujar Potter.

Tidak Bisa Dihindari

Prancis asuhan Didier Deschamps memasuki fase gugur dengan performa yang sangat impresif. Mereka mencatatkan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, didukung ketajaman lini depan yang dihuni Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele.

Meski mengakui kualitas lawan, Potter menilai menghadapi tim sekelas Prancis merupakan konsekuensi yang harus diterima jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia.

"Mereka memiliki pemain kelas dunia di setiap lini. Mereka pernah menjuarai Piala Dunia dan memiliki pelatih yang tahu bagaimana cara memenangkan pertandingan. Ini tentu menjadi tantangan yang sangat besar, tetapi memang seperti inilah yang harus dihadapi pada fase gugur Piala Dunia," tutup Potter.

Sumber: Svenks Fotboll Official

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Juara AVC Men's Volleyball Cup 2026, Peringkat Timnas Putra Indonesia Melesat

Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan