Liputan6.com, Palangka Raya Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah semakin 'pedas' sejak beberapa pekan belakangan. Terakhir, harga cabai per kilogramnya di beberapa pasar tradisional di Seruyan menyentuh angka Rp 250 ribu.
"Di pasar tradisional di Desa Sembuluh Kecamatan Danau Sembuluh, harga cabai rawit baik hingga Rp 250 ribu per kilogram," kata salah satu warga Desa Sembuluh, Hendri (29) di Kuala Pembuang seperti dikutip Antara, Jumat (14/1/2017).
Ia mengatakan, melonjaknya harga cabai rawit di Kecamatan Sembuluh karena tidak adanya pasokan cabai. Pasokan cabai di sini berasal dari Sampit, Kotawaringin Timur. Alhasil terjadi kelangkaan stok cabai.
"Pasokan berbagai kebutuhan untuk Kecamatan Danau Sembuluh sangat bergantung dari Kotim. Karena tidak adanya pasokan, khususnya cabai selama sepekan terakhir, menyebabkan harganya semakin mahal," kata dia.
Sebelumnya, kenaikan harga cabai rawit hingga Rp 200 ribu per kg juga telah terjadi di pasar tradisional Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau. Biasanya, harga normal cabai rawit di sana berkisar antara Rp 50.000 - Rp 80.000 per kg.
"Namun sekarang naik hingga Rp 200 ribu kg," kata salah satu pedagang sayur di pasar tradisional Pembuang Hulu, Kecamatan Hanau, Mirah (40).
Ia mengatakan, melonjaknya harga cabai rawit sudah berlangsung selama beberapa hari. Hal ini juga terjadi karena langkanya pasokan cabai yang berasal dari kabupaten tetangga, yakni Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Karena harganya yang mahal, maka yang membeli pun tidak banyak, dan cabai kita jual eceran dengan harga Rp 20.000 per ons," kata dia.
Berbeda dengan di Pembuang Hulu, di Pasar Tradisional Sayur dan Ikan (SAIK) Kuala Pembuang, berbagai kebutuhan pokok termasuk cabai rawit yang dipasok dari Pulau Jawa naik dan bertahan di kisaran Rp 150.000 per kg.
"Karena masih minimnya pasokan, maka harga cabai masih mahal, yakni Rp 150.000 kg," kata salah satu pedagang Pasar SAIK Kuala Pembuang, Erni (42).
Ia menambahkan, harga cabai keriting yang sebelumnya Rp 40.000-Rp 50.000 kg juga telah mengalami kenaikan selama dua minggu terakhir menjadi Rp 120.000 kg.
Sementara harga berbagai komoditas di pasar tradisional Kuala Pembuang sangat fluktuatif, karena secara umum pasokan berbagai komoditas masih bergantung dari Pulau Jawa. Hal tersebut yang menjadi faktor utama tingginya harga komoditas seperti cabai.
"Ketika pasokan dari Pulau Jawa minim dan harganya juga sudah tinggi, maka terpaksa harga jual di pasar pun jadi tinggi," kata Erni.
1 Kg Cabai di Daerah Ini Bisa Buat Beli Ponsel
Harga cabai per kilogramnya di beberapa pasar tradisional di daerah itu menyentuh angka Rp 250 ribu.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1463884/original/011964100_1483698479-20170106--Harga-Cabai-Terus-Merangkak-Naik-Tangerang-Angga-Yuniar-03.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Tempat Menonton Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 20264 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
- Foto Eksklusif: Terpana Melihat Mbappe Cs dari Dekat, Begini Suasana Latihan Timnas Prancis yang Ketat dan Penuh Aturan di Piala Dunia 202622 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262977/original/095515100_1781855197-20260616HK_Latihan_Timnas_Prancis_01.jpg)
- Prediksi Swiss vs Kanada: Perebutan Puncak Grup B Piala Dunia 20261 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262514/original/049328500_1781828863-Canada_s_Jonathan_David__left__and_Stephen_Eustaquio.jpg)
- Ketegasan Thomas Tuchel di Piala Dunia 2026: Dari Bentakan Latihan hingga Ubah Aturan FIFA4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
- Prediksi Kolombia vs RD Kongo: Peluang Lolos Cepat di Estadio Guadalajara5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8275504/original/022503000_1782129376-Untitled-1-04.jpg)
- Prediksi Kolombia vs RD Kongo: Mumpung Belum Bertemu Portugal5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261718/original/051731600_1781755469-IMG-20260618-WA0022.jpg)
- Argentina vs Austria: Lionel Messi Sempat Marah Setelah Gagal Penalti5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
- Norwegia vs Senegal: Erling Haaland Pilih Realistis Soal Peluang Juara Piala Dunia 20266 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327170/original/046346200_1782196768-AP26174048235003.jpg)
- Norwegia vs Senegal: Erling Haaland Sedang Panas-panasnya6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
- Prediksi Panama vs Kroasia: Berburu Poin Perdana Piala Dunia 20267 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
- Comeback 2-1 Aljazair, Yordania Tersingkir dari Grup J Piala Dunia 20267 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322381/original/046006400_1782191324-063_2282870144.jpg)
- Aljazair Comeback Gemilang, Yordania Gagal Raih Poin Perdana di Piala Dunia8 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/360649/original/076094300_1521185970-hmb_komo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/100/original/041043700_1417969216-IMG_20141207_225622_edit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5236699/original/071170200_1748516063-20250529-Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054979/original/081157700_1734432251-20241217-Kenaikan_Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5236694/original/012313000_1748516061-20250529-Harga_Pangan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506526/original/021451300_1771471420-Badan_Pangan_Nasional__Bapanas__mengungkap_penyebab_kenaikan_harga_cabai_rawit_merah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1363010/original/011385600_1475488357-20161003-Pasar-Tebet-Jakarta--Angga-Yuniar-02.jpg)