Viral Lagi Isi BBM Harus Nominal Ganjil Agar Tak Dicurangi, Pertamina: Informasi Salah

Pertamina buka suara terkait pengisian BBM di SPBU harus nominal ganjil agar tak dicurangi. Simak faktanya!

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertamina Patra Niaga membantah informasi viral terkait cara menghindari kecurangan saat pengisian BBM. Mereka meminta masyarakat tidak termakan informasi yang salah tersebut.

Belakangan informasi yang menyebut pengisian BBM dengan nominal ganjil dapat menghindari kecurangan, maupun pengaturan speed nozzle dapat memengaruhi takaran BBM banyak dibagikan lagi di media sosial.

Namun Pertamina Patra Niaga menegaskan informasi tersebut tidak benar. Mereka menjelaskan Volume BBM yang disalurkan mengacu pada nominal yang dipilih konsumen, baik ganjil maupun genap.

Sementara itu, speed nozzle hanya berfungsi mengatur laju aliran BBM, bukan volume BBM yang dikeluarkan. Penggunaan speed 1, 2, maupun 3 tidak menyebabkan perbedaan takaran.

"Kami memastikan dispenser BBM di SPBU beroperasi sesuai ketentuan. Baik nominal pembayaran maupun pengaturan speed nozzle tidak menentukan takaran BBM yang diterima konsumen. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap informasi yang tidak terverifikasi," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.

"Setiap dispenser di SPBU Pertamina sudah melalui proses kalibrasi dan tera ulang secara rutin, untuk memastikan volume BBM yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah yang ditampilkan."

Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pengawasan dan terbuka terhadap laporan masyarakat. Mereka meminta masyarakat melapor ke Pertamina Customer Solution 135 jika terdapat dugaan ketidaksesuaian pelayanan atau takaran.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.