Sukses

Nutrisi Dalam Kolang Kaling Serta Manfaatnya

Jakarta Ramadan sudah tiba pada penghujungnya, tinggal beberapa hari menuju kemenangan. Tak terasa sudah hampir satu bulan penuh kita berpuasa, menahan makan dan minum serta hal-hal yang dapat membatalkannya.

Saat berpuasa memang menjadi tantangan tersendiri untuk tetap mempertahankan gaya hidup yang aktif dan seimbang. Sebuah studi menemukan bahwa puasa bisa menyebabkan sakit kepala, dehidrasi, kadar gula darah rendah, hingga kelelahan. Untuk itulah, agar badan tetap sehat selama Ramadan, kita dianjurkan untuk memperbanyak asupan gizi makanan saat sahur (subuh) dan berbuka (setelah matahari terbenam).

Mustika Ratu, sebuah brand kesehatan dan kecantikan Indonesia, mengklaim bahwa kolang-kaling, yang berasal dari pohon aren (Arenga Pinnata) memiliki beragam manfaat positif bagi tubuh kita. Nutrisi yang terdapat di dalamnya membantu tubuh untuk tetap fit dan sehat, walaupun pola makan kita berubah di bulan puasa.

Selama ini, kolang-kaling sudah menjadi santapan tradisional yang populer di waktu sahur dan berbuka, terutama karena rasanya enak dan menyegarkan dahaga. Bahkan, saking populernya buah khas Indonesia ini, penjualan kolang-kaling bisa melejit hingga 100% di bulan Ramadan.

Kolang-kaling banyak ditemukan di berbagai pasar tradisional yang tersebar di Indonesia, biasanya dijual dalam bentuk es buah atau manisan. Namun, menurut Mustika Ratu, ternyata kolang-kaling tak hanya sekadar sajian manis biasa.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa selain rasanya yang enak dan segar, kolang-kaling memiliki kandungan nutrisi berlimpah, mulai dari serat hingga vitamin C,” ungkap Tika Sumarya, Junior Product Manager dari Kolang-Kaling Mustika Ratu.

Menurut dia, sejak puluhan tahun yang lalu, pendiri Mustika Ratu B.R.A. Mooryati Soedibyo telah merasakan manfaat kesehatan dari kolang-kaling. Mooryati sendiri merupakan seorang Putri Keraton Solo dan entrepreneur yang terkenal karena penelitiannya dalam pengobatan herbal tradisional Indonesia.

“Kolang-kaling pada umumnya kaya akan kandungan serat pangan larut yang dapat membantu mempertahankan dan memelihara saluran pencernaan. Vitamin C sangat penting untuk pembentukan dan memelihara jaringan tubuh. Oleh karena itu, mengonsumsi kolang-kaling saat sahur dan berbuka puasa bisa membantu kita untuk tetap aktif beraktivitas dan selalu fit selama bulan Ramadan,” ungkap Tika.

Nah jika anda tidak ingin repot untuk mengolah kolang kaling menjadi bahan makanan atau minum, anda bisa mencicipi ready-to-drink (RTD) kolang-kaling yang pertama di Indonesia. Minuman ini mengandung bahan kolang-kaling natural 100%, dengan kemasan yang praktis dan nyaman untuk dibawa kemana saja.

“Sejauh ini, pasar konsumen Indonesia telah memberikan sambutan hangat. Sejak dirilis pada bulan Juni 2017, permintaan pada minuman kolang-kaling telah meningkat hingga 40% dan berkontribusi sebanyak 7% pada pendapatan Mustika Ratu di bidang produk kesehatan. Konsumen kami biasanya menikmati minuman ini pada saat sahur dan berbuka, sehingga konsep RTD sangatlah tepat karena sekarang mereka bisa meminumnya kapan saja dan dimana saja, tanpa perlu persiapan lain,” ungkap Tika.

Menurut Tika, permintaan terhadap minuman kolang-kaling terus meningkat, terutama dari pasar Asia dan Amerika Utara. “Beberapa bulan yang lalu, kami memperkenalkan produk ini di beberapa titik distribusi di Kanada dan Hongkong. Sejak itu, kami terus menerima permintaan, bahkan jumlah permintaannya pun tidak kalah dibanding di Indonesia,” tutupnya

Sumber: Vemale

Reporter: Anisha Saktian Putri

Loading
Artikel Selanjutnya
Bukan Muslim, Bertrand Antolin Gelar Buka Puasa Bareng Anak Yatim
Artikel Selanjutnya
Pakaian Wanita di Masa Rasulullah, Apa Saja?