Changan Ambil Alih Kendali Bisnis di Filipina, Tinggalkan Inchcape

Melalui skema operasi secara langsung, Changan akan mengelola sendiri seluruh roda bisnisnya di pasar Filipina.

Diterbitkan 10 September 2026, 18:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan industri otomotif di Asia Tenggara semakin sengit. Produsen mobil asal China, Changan Auto, resmi mengambil alih kendali penuh atas seluruh aktivitas operasionalnya di Filipina. Langkah ini sekaligus mengakhiri kerja sama distribusi dengan Inchcape Philippines yang telah berlangsung selama tiga tahun.

Melalui skema operasi secara langsung, Changan akan mengelola sendiri seluruh roda bisnisnya di pasar Filipina. Mulai dari strategi penjualan, layanan purnajual (aftersales), pemasaran, hingga pengembangan jaringan dealer.

Dikutip dari AutoIndustriya, Kamis (10/9/2026), Changan juga akan bertanggung jawab langsung terhadap upaya meningkatkan pengalaman konsumen di Filipina.

Keputusan tersebut menjadi langkah strategis Changan untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif Filipina sekaligus memperluas pengaruh merek asal China di kawasan Asia Tenggara.

Dengan mengambil alih kendali distribusi, Changan tidak lagi mengandalkan mitra eksternal untuk menjalankan aktivitas utama bisnisnya di Filipina.

Pabrikan asal China tersebut akan memegang kendali lebih besar terhadap strategi penjualan dan pemasaran, layanan purnajual, serta ekspansi jaringan dealer.

Model operasi langsung ini juga memungkinkan Changan menyelaraskan standar layanan di pasar Filipina dengan kebijakan yang ditetapkan oleh prinsipal.

Langkah tersebut menjadikan Changan sebagai salah satu pabrikan otomotif China yang memilih mengelola jalur distribusinya secara mandiri di Filipina.

Meski kerja sama distribusi berakhir, Changan tetap memberikan apresiasi terhadap peran Inchcape Philippines dalam membangun eksistensi merek tersebut selama tiga tahun terakhir.

Changan mengakui kontribusi tim Inchcape dalam memperkenalkan dan mengembangkan mereknya, sekaligus melayani konsumen serta jaringan dealer di Filipina.

"Kami mengakui dan menghargai upaya seluruh tim Inchcape dalam membangun merek dan melayani pelanggan serta jaringan dealer mereka selama tiga tahun terakhir," tulis Changan Auto dalam pernyataan resminya.

Untuk memastikan perubahan pengelolaan bisnis tidak mengganggu konsumen, Changan dan Inchcape juga akan tetap bekerja sama selama masa transisi.

Kerja sama tersebut dilakukan sembari Changan mempersiapkan pembentukan anak perusahaan baru yang nantinya akan mengelola seluruh aktivitas bisnisnya di Filipina.

 

Sinyal Potensi Besar Pasar Otomotif Filipina

Keputusan Changan untuk mengelola bisnis secara langsung menunjukkan besarnya potensi pasar otomotif Filipina bagi produsen asal China.

Kendali yang lebih besar di tangan prinsipal diharapkan dapat membuat strategi bisnis, distribusi kendaraan, layanan purnajual, hingga pengembangan jaringan dealer berjalan lebih terintegrasi.

Bagi konsumen, perubahan tersebut juga berpotensi menghadirkan standar layanan yang lebih konsisten dan respons yang lebih cepat karena pengelolaan dilakukan langsung oleh pabrikan.

Langkah Changan ini sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya persaingan merek otomotif China di Asia Tenggara. Kawasan ini kini menjadi salah satu pasar strategis bagi para produsen otomotif yang tengah memperluas bisnis globalnya.

Dengan pengelolaan langsung di Filipina, Changan kini memiliki ruang yang lebih besar untuk menentukan arah pertumbuhan mereknya, memperkuat jaringan penjualan, dan meningkatkan layanan kepada konsumen di pasar tersebut.