Volkswagen Pecat Ratusan Karyawan, Produksi Langsung Terimbas

Volkswagen dilanda badai masalah di Jerman. Ratusan karyawan sudah dipecat hanya dalam enam bulan pertama 2025, ribuan lainnya mendapat peringatan, dan produksi mobil ikut terganggu. Perusahaan pun menanggung kerugian hingga triliunan rupiah.

Diterbitkan 03 Oktober 2025, 08:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Volkswagen (VW) menghadapi tahun yang penuh gejolak. Pabrikan mobil asal Jerman ini terpaksa memecat ratusan karyawan hanya dalam enam bulan pertama 2025. Jumlah pemecatan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga akhir tahun.

Berdasarkan laporan Carscoops, Kamis (2/10/2025), Volkswagen sudah memberhentikan 548 pekerja karena pelanggaran aturan internal.

Sementara itu, lebih dari 2.000 karyawan lainnya mendapat peringatan resmi. Situasi ini membuat perusahaan harus menanggung kerugian besar, bahkan mencapai hampir €1 miliar atau sekitar Rp 17,7 triliun per tahun.

Pelanggaran yang paling banyak dilakukan karyawan adalah ketidakhadiran tanpa alasan alias bolos kerja.

Media Jerman Bild melaporkan, hanya dari enam pabrik besar Volkswagen di Jerman seperti Wolfsburg, Emden, hingga Kassel lebih dari 300 pekerja sudah dipecat sepanjang 2025.

Angka ini sama dengan total pemecatan sepanjang tahun lalu, padahal baru setengah tahun berjalan.

Bos VW, Thomas Schäfer, bahkan pernah mengingatkan tahun lalu bahwa absensi tanpa alasan membuat perusahaan rugi besar. Melalui sistem intranet internal, karyawan juga diperingatkan bahwa ketidakhadiran berulang bisa langsung berujung pemecatan.

Meski begitu, secara keseluruhan Volkswagen masih mempekerjakan lebih dari 560 ribu orang di seluruh dunia. Namun, perusahaan sudah punya rencana memangkas tenaga kerja dalam jangka panjang. Hanya di Jerman saja, sebanyak 35 ribu posisi bakal dihapus menjelang 2030.

Produksi Mobil Turut Tersendat

Masalah karyawan ini datang di saat yang tidak tepat. Permintaan mobil Volkswagen tengah menurun, sehingga beberapa lini produksi juga harus dihentikan sementara.

Mulai 6 Oktober, pabrik di Zwickau dan Dresden akan berhenti beroperasi selama satu pekan. Kedua pabrik tersebut diketahui memproduksi mobil listrik Volkswagen ID.4 dan ID.7.

Tak hanya itu, pabrik Osnabrück yang merakit Volkswagen T-Roc Cabriolet juga bakal terimbas.

Produksi dihentikan selama seminggu dan hanya berjalan empat hari setiap pekan hingga akhir 2025. Apalagi, model T-Roc Cabriolet sendiri sudah dijadwalkan berhenti diproduksi pada 2026.

Kondisi ini membuat beban Volkswagen semakin berat. Mereka harus menghadapi turunnya permintaan global, masalah absensi pekerja, hingga kerugian yang membengkak.

Ada Harapan dari Golf, Tiguan, dan Tayron

Di tengah kabar buruk, Volkswagen masih punya secercah harapan. Tiga model populernya Golf, Tiguan, dan Tayron masih mencatat permintaan yang cukup tinggi.

Untuk memenuhi pasar, Volkswagen akan menambah shift produksi khusus di pabrik Wolfsburg hingga akhir tahun.

Langkah ini diharapkan bisa menjadi penyeimbang di tengah badai masalah. Setidaknya, permintaan yang stabil pada model-model populer bisa membantu perusahaan menjaga produksi tetap berjalan.