Liputan6.com, Jakarta Manga Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba karya Koyoharu Gotouge telah terjual lebih dari 220 juta kopi di seluruh dunia sejak serialisasi pertamanya di Weekly Shonen Jump pada 2016. Manga ini berjalan selama 23 volume antara 2016 hingga 2020. Film terbarunya, Infinity Castle, bahkan meraup lebih dari 600 juta dolar AS secara global, resmi menjadi film terlaris dalam sejarah Jepang, melampaui pendahulunya Mugen Train yang bertahan di posisi puncak dengan 506 juta dolar AS.
Salah satu kekuatan terbesar serial ini terletak pada deretan karakternya yang begitu beragam dan mudah melekat di hati penonton. Meski Demon Slayer terkenal karena animasinya yang luar biasa berkat talenta studio Ufotable, sebagian besar alasan serial ini begitu hebat ada pada jajaran karakternya. Panduan ini merangkum lebih dari 50 karakter penting, mulai dari para Hashira yang gagah berani hingga iblis-iblis paling menakutkan.
Baca juga: Urutan Anime Demon Slayer Sebelum Nonton Infinity Castle di Bioskop
Advertisement
Karakter Utama Demon Slayer: Empat Serangkai Pembasmi Iblis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715533/original/028633500_1782808206-Zenitsu_-_Demon_Slayer.jpg)
Cerita Demon Slayer berpusat pada perjalanan empat karakter utama yang saling melengkapi. Masing-masing memiliki latar belakang tragis yang membentuk motivasi dan kepribadian mereka dalam pertempuran melawan iblis.
1. Tanjiro Kamado - Protagonis Berhati Mulia
Tanjiro Kamado adalah putra sulung keluarga penjual arang yang hidupnya berubah drastis ketika iblis menyerang dan membunuh seluruh keluarganya, kecuali adiknya Nezuko yang berubah menjadi iblis. Cerita berlatar era Taisho Jepang ini mengikuti perjalanan Tanjiro, seorang pemuda yang menjadi pembasmi iblis setelah keluarganya dibantai oleh iblis.
Dalam pertempuran, Tanjiro menguasai Water Breathing yang diajarkan mantan Hashira Sakonji Urokodaki, lalu mengembangkan Hinokami Kagura atau Sun Breathing warisan keluarganya. Tanjiro kemudian menggabungkan Water Breathing dengan Hinokami Kagura milik keluarganya yang terbukti jauh lebih kuat melawan iblis peringkat tinggi.
Kekuatan Tanjiro bukan hanya soal teknik pedang. Indra penciumannya yang tajam mampu melacak iblis dan merasakan emosi orang lain. Dalam transformasi singkatnya sebagai Raja Iblis, Tanjiro mencapai level kekuatan yang melampaui bahkan Muzan di puncak kemampuannya.
2. Nezuko Kamado - Iblis yang Mempertahankan Kemanusiaan
Nezuko adalah adik Tanjiro yang berubah menjadi iblis namun tetap mempertahankan sisi kemanusiaannya. Alih-alih memangsa manusia, ia memulihkan energi dengan tidur. Seiring cerita berkembang, Nezuko memperoleh beberapa kemampuan yang sangat kuat, dengan kekuatan setara Upper Moon. Dengan Blood Demon Art Exploding Blood, perubahan ukuran tubuh, dan kemampuan regenerasi yang mengesankan, Nezuko adalah iblis yang sulit dikalahkan.
Pencapaian paling luar biasa Nezuko adalah kekebalannya terhadap sinar matahari, yang membuatnya berbeda dari semua iblis lain, termasuk Muzan. Kemampuan unik inilah yang menjadikannya target utama Raja Iblis sepanjang cerita.
3. Zenitsu Agatsuma - Si Pengecut dengan Petir Mematikan
Zenitsu Agatsuma tampak seperti pengecut yang selalu panik, tetapi menyimpan kekuatan yang mengejutkan. Sifat penakut dan aksi panik Zenitsu adalah komedi emas. Dalam serial yang dipenuhi kematian dan kehilangan, reaksi berlebihan dan ledakan kocaknya memberikan komik relief yang sangat dibutuhkan.
Ia hanya menguasai satu bentuk Thunder Breathing - Thunderclap and Flash - tetapi menyempurnakannya hingga tingkat luar biasa. Zenitsu Agatsuma adalah kasus paling tidak biasa dalam serial ini: ia hanya sepenuhnya menguasai satu bentuk, tetapi membawanya ke tingkat penyempurnaan yang menghasilkan versi Godspeed.
Baca juga: Alasan Tokoh Tanjiro Jadi Karakter Favorit di Demon Slayer
4. Inosuke Hashibira - Petarung Liar dari Pegunungan
Inosuke adalah sosok yang tak terduga, baik sebagai pembasmi iblis maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dibesarkan di alam liar, kamu tak pernah bisa memastikan bagaimana reaksi Inosuke dalam situasi apa pun, yang sering kali menghasilkan momen-momen komedi terbaik serial ini.
Ia mengembangkan Beast Breathing secara otodidak, gaya bertarung liar yang mengandalkan dua pedang Nichirin bergerigi. Beast Breathing yang diciptakan oleh Inosuke menggabungkan gerakan dan insting hewani, memungkinkannya menyerang secara kacau dan agresif. Gaya bertarung liar ini sulit diprediksi, dan sifat bertarung ganda memberikan keunggulan dalam pertarungan jarak dekat.
Advertisement
9 Hashira: Pilar Terkuat Korps Pembasmi Iblis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715534/original/086525300_1782808207-action_figure_demon_slayer.jpg)
Para Hashira adalah pejuang elit Korps Pembasmi Iblis, masing-masing menguasai gaya pernapasan yang berbeda. Teknik pernapasan adalah gaya bertarung yang meningkatkan kemampuan fisik pembasmi iblis dengan mengontrol pola napas mereka. Konsepnya didasarkan pada Total Concentration Breathing, di mana seorang pembasmi menghirup udara maksimal dan memusatkan aliran oksigen ke otot tertentu. Ini meningkatkan kekuatan, kecepatan, dan refleks secara sementara ke tingkat manusia super.
1. Gyomei Himejima - Pilar Batu (Stone Hashira)
Pertarungan gagah berani Gyomei melawan Muzan, meskipun Muzan sudah melemah, merupakan pencapaian yang mampu bertahan dan memainkan peran signifikan dalam pertempuran tersebut. Posisinya dalam peringkat menunjukkan kekuatan, bukan reputasi semata; ia adalah petarung manusia terkuat di generasi saat ini.
Meski buta, Gyomei menggunakan indra yang sangat tajam untuk bertarung dengan efisiensi yang menghancurkan. Senjatanya berupa rantai berkepala kapak dan gada besar, bukan pedang Nichirin standar. Ia memegang peran krusial dalam pertempuran melawan Upper Rank Kokushibo dan Muzan Kibutsuji.
2. Sanemi Shinazugawa - Pilar Angin (Wind Hashira)
Sanemi Shinazugawa adalah salah satu pembasmi iblis paling berpengalaman di Korps, telah melawan iblis sejak masa remaja setelah ibunya berubah menjadi iblis. Darah langka Marechi milik Sanemi yang memabukkan bagi iblis memberikan keunggulan taktis unik. Selama arc Infinity Castle, ia melawan Kokushibo bersama Gyomei dan selamat.
Bersama Giyu, Sanemi adalah salah satu dari hanya dua Hashira yang selamat dari pertempuran akhir melawan Muzan.
3. Giyu Tomioka - Pilar Air (Water Hashira)
Giyu adalah Hashira pertama yang ditemui Tanjiro, dan keputusannya untuk menyelamatkan Nezuko menjadi pemicu seluruh cerita. Bahkan di antara para Hashira, Giyu mudah masuk tiga terbesar, karena bakatnya yang luar biasa dalam menggunakan salah satu gaya pernapasan tertua. Giyu belajar tekniknya dari Sakonji Urokodaki, mantan Water Hashira, dan cukup berbakat untuk menciptakan bentuk pernapasan uniknya sendiri.
Teknik ciptaannya, Dead Calm (bentuk ke-11), mampu menetralkan serangan cepat dengan pertahanan meditatif. Giyu akhirnya membangkitkan Demon Slayer Mark dalam pertarungannya melawan Akaza. Giyu sangat ingin menyelamatkan Tanjiro bagaimanapun caranya, dan itu memberinya kekuatan untuk melampaui batasnya.
Baca juga: Kreasi AI Karakter Anime Demon Slayer yang Mirip Realita
4. Muichiro Tokito - Pilar Kabut (Mist Hashira)
Muichiro adalah seorang prodigy yang menjadi Hashira hanya dalam dua bulan setelah mengangkat pedang. Ia adalah keturunan terkonfirmasi dari Kokushibo (Upper Moon One), yang menjelaskan bakat luar biasanya.
Mengalahkan Upper Moon Five secara solo - sebuah prestasi yang tak tertandingi oleh Hashira mana pun melawan Upper Moon - sambil membangkitkan Demon Slayer Mark dan Transparent World di tengah pertarungan memperlihatkan bakat generasionalnya.
5. Kyojuro Rengoku - Pilar Api (Flame Hashira)
Untuk karakter yang tidak tampil lama dalam cerita, Kyojuro meninggalkan dampak yang sangat besar pada basis penggemar Demon Slayer. Selain dikagumi oleh banyak karakter dalam serial ini, Kyojuro juga merebut hati penggemar karena keberanian, antusiasme, dan kebaikannya.
Film Mugen Train menjadikan Flame Hashira ini langsung menjadi karakter favorit penggemar Demon Slayer. Pertarungannya melawan Akaza, meski berakhir tragis, menjadi salah satu momen paling ikonik dalam seluruh serial.
6. Shinobu Kocho - Pilar Serangga (Insect Hashira)
Shinobu Kocho memang berada di peringkat sederhana di antara para Hashira, tetapi bukan berarti kemampuannya bisa diabaikan. Sebagai Hashira, Shinobu bisa dengan mudah membunuh iblis biasa dan menangani Lower Moon, tetapi ia tidak akan memenggal kepala mereka. Sebaliknya, Shinobu menggunakan Insect Breathing untuk menyengat lawannya hingga mati oleh racun.
Shinobu mengetahui keterbatasannya, dan itulah mengapa strategi terakhirnya melawan Doma adalah mengubah seluruh tubuhnya menjadi racun selama dua tahun. Pengorbanannya menjadi kunci kekalahan Upper Rank Two.
7. Tengen Uzui - Pilar Suara (Sound Hashira)
Mantan shinobi dengan kepribadian flamboyan, Tengen menciptakan Sound Breathing sendiri dari Thunder Breathing. Sound Breathing mengubah prinsip kecepatan Thunder Breathing menjadi gaya bertarung dual-wielding yang dilengkapi bahan peledak untuk lingkungan kekacauan tinggi.
Tekniknya melibatkan pembacaan dan harmonisasi dengan 'ritme' serangan lawan - mengidentifikasi pola dalam pertarungan layaknya musisi mengidentifikasi ketukan - lalu mengganggu pola itu secara dahsyat.
Baca juga: Kreasi Seni Balon Karakter Anime Demon Slayer
8. Mitsuri Kanroji - Pilar Cinta (Love Hashira)
Dengan kepadatan otot delapan kali lipat manusia normal, kekuatan fisik mentah Mitsuri melebihi kebanyakan Hashira pria meskipun penampilannya yang ramping. Love Breathing uniknya, yang berasal dari Flame Breathing, menciptakan serangan pedang cambuk dengan jangkauan dan kecepatan luar biasa. Melawan tubuh utama Hantengu dan kemudian Muzan, ia membuktikan daya tahan dan kekuatannya.
9. Obanai Iguro - Pilar Ular (Serpent Hashira)
Obanai bukanlah petarung yang mencolok, tetapi ia mematikan. Teknik pernapasan uniknya memungkinkannya menyerang dari sudut-sudut tak terduga, terutama di ruang sempit. Dalam pertempuran akhir melawan Muzan, Obanai membangkitkan Demon Slayer Mark, membuka Transparent World, dan mengubah pedangnya menjadi merah - semua itu sambil bertarung dalam keadaan buta. Dengan Kaburamaru memandu gerakannya, ia mendaratkan serangan-serangan kritis.
Sistem Kekuatan: 14 Teknik Pernapasan dalam Demon Slayer
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480911/original/015603900_1769070765-MV5BNGNjNGEzNDAtZjVjMi00MjJiLTk4YzgtZmQyZGI4YTI2NTk4XkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UX1000_.jpg)
Salah satu aspek yang membedakan Demon Slayer darira Taisho. Selama periode Sengoku, Yoriichi Ts serial shonen lainnya adalah sistem kekuatannya yang unik. Asal-usul teknik pernapasan bermula hampir lima abad sebelum eugikuni, pembasmi iblis paling kuat yang pernah hidup, menciptakan Sun Breathing, teknik pertama dan cikal bakal semua teknik lainnya. Ia berusaha mengajarkan tekniknya kepada banyak pembasmi iblis, tetapi tak ada yang bisa menguasainya. Yoriichi lalu memilih memodifikasi Sun Breathing dan mengajarkan beberapa versi yang disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing murid.
Dari satu sumber ini, lahirlah 14 gaya pernapasan berbeda yang digunakan sepanjang serial:
| Tier | Gaya Pernapasan | Pengguna Utama | Asal |
|---|---|---|---|
| S | Sun Breathing | Yoriichi Tsugikuni, Tanjiro Kamado | Asli |
| S | Moon Breathing | Kokushibo | Turunan Sun |
| A | Stone Breathing | Gyomei Himejima | Fundamental |
| A | Flame Breathing | Kyojuro Rengoku | Fundamental |
| A | Water Breathing | Giyu Tomioka, Tanjiro | Fundamental |
| A | Wind Breathing | Sanemi Shinazugawa | Fundamental |
| A | Thunder Breathing | Zenitsu Agatsuma | Fundamental |
| B | Sound Breathing | Tengen Uzui | Turunan Thunder |
| B | Mist Breathing | Muichiro Tokito | Turunan Wind |
| B | Love Breathing | Mitsuri Kanroji | Turunan Flame |
| B | Serpent Breathing | Obanai Iguro | Turunan Water |
| C | Insect Breathing | Shinobu Kocho | Turunan Flower |
| C | Flower Breathing | Kanao Tsuyuri, Kanae Kocho | Turunan Water |
| C | Beast Breathing | Inosuke Hashibira | Turunan Wind |
Ada teknik di atas teknik pernapasan normal yang memisahkan Hashira dari pembasmi iblis biasa: Total Concentration Breathing: Constant. Sementara Total Concentration Breathing reguler digunakan saat bertarung, Constant berarti mempertahankan pola pernapasan itu 24 jam penuh - bahkan saat tidur. Mempertahankan pernapasan konstan meningkatkan kemampuan fisik dasar secara drastis.
Baca juga: Anime Terpopuler dengan Rating Tertinggi
Advertisement
Twelve Kizuki: Iblis-Iblis Paling Berbahaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715535/original/099970300_1782808207-ilustrasi_demon_slayer.jpeg)
Muzan Kibutsuji memimpin pasukan elit iblis bernama Twelve Kizuki yang terbagi menjadi Upper Rank dan Lower Rank. Para iblis Upper Rank memiliki kekuatan yang mampu menandingi atau bahkan melampaui para Hashira.
Muzan Kibutsuji - Raja Iblis
Setiap cerita membutuhkan penjahat yang hebat, dan Koyoharu Gotouge melakukan pekerjaan luar biasa dalam menciptakan beragam penjahat menarik dengan motivasi dan latar belakang berbeda. Namun antagonis utama serial ini selalu berdiri di atas yang lain sebagai salah satu karakter paling berkesan. Sementara banyak iblis dalam Demon Slayer diberikan konteks mengapa mereka menjadi seperti itu, Muzan adalah penjahat yang lebih lugas.
Bahkan ketika belum menunjukkan sebagian kecil kekuatan penuhnya, Muzan menjadi puncak kekuatan yang tak terbantahkan. Arc Infinity Castle menggambarkannya sebagai penjahat besar yang mampu mengendalikan medan pertempuran hanya dengan kehadirannya.
Kokushibo - Upper Rank One
Kokushibo, dulunya bernama Michikatsu Tsugikuni, adalah saudara kembar Yoriichi yang memilih menjadi iblis demi kekuatan abadi. Kokushibo adalah kakak kembar Yoriichi dan satu-satunya pengguna Moon Breathing yang diketahui, gaya bertarung yang berasal dari Sun Breathing, mewakili perbedaan mereka melalui benda-benda langit.
Doma - Upper Rank Two
Latar belakangnya menambah kesan mengerikan karena penggemar mengetahui bahwa Doma tidak menjadi iblis untuk menyelamatkan dirinya sendiri, melainkan untuk 'menyelamatkan' orang lain dengan memangsa mereka. Kehadiran Doma terasa mencekik, dan perilakunya menunjukkan tingkat kendali dan kekejaman yang jauh melampaui kekuatan fisik semata.
Akaza - Upper Rank Three
Akaza adalah karakter menarik yang tidak sekadar digambarkan sebagai musuh jahat untuk dihancurkan oleh Tanjiro atau pembasmi iblis lainnya, melainkan dihadirkan dengan moral yang menarik dan menambah kedalaman karakternya. Dengan salah satu latar belakang paling menyedihkan di antara Upper Rank, Akaza pasti meninggalkan bekas di hati penggemar.
Yang menarik, Akaza bahkan belum menggunakan kekuatan penuhnya melawan Rengoku. Iblis ini tumbuh jauh lebih kuat di arc Infinity Castle, memberikan pertarungan yang sangat sulit bagi Tanjiro dan Giyu.
Daftar Lengkap Upper Rank
- Upper Rank 1: Kokushibo - Moon Breathing, mantan pembasmi iblis
- Upper Rank 2: Doma - Blood Demon Art berbasis es, manipulator ulung
- Upper Rank 3: Akaza - ahli bela diri tangan kosong, Compass Needle
- Upper Rank 4: Hantengu / Nakime - pembelahan emosi / manipulasi ruang
- Upper Rank 5: Gyokko - manipulasi air dan transformasi tubuh
- Upper Rank 6: Gyutaro dan Daki - duo saudara yang berbagi nyawa
Baca juga: Kucing Pakai Baju Karakter Demon Slayer yang Viral
Lower Rank yang Perlu Diketahui
Meskipun tidak sekuat Upper Rank, beberapa iblis Lower Rank meninggalkan kesan mendalam dalam cerita:
- Enmu (Lower Rank 1): Iblis manipulasi mimpi yang menjadi antagonis utama arc Mugen Train
- Rui (Lower Rank 5): Iblis laba-laba yang menciptakan 'keluarga' palsu di Gunung Natagumo
- Kyogai (mantan Lower Rank 6): Iblis gendang yang mampu memanipulasi ruangan
Karakter Pendukung Kunci
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715536/original/003527400_1782808208-ilustrasi_demon_slayer_2.jpg)
Keluarga Ubuyashiki
Kagaya Ubuyashiki adalah pemimpin ke-97 Korps Pembasmi Iblis. Keluarganya, yang merupakan kerabat jauh Muzan, mendirikan organisasi ini berabad-abad lalu. Kutukan darah membuat setiap anggota keluarga meninggal sebelum usia 30 tahun. Pengorbanan Kagaya dengan bom bunuh diri menjadi titik balik dalam pertempuran melawan Muzan.
Setelah kematian Kagaya, putranya Kiriya yang masih sangat muda mengambil alih komando Korps dan memimpin pertempuran akhir. Kiriya mengambil alih kepemimpinan Korps Pembasmi Iblis setelah ayahnya meninggal.
Kanao Tsuyuri
Adik angkat Shinobu Kocho yang awalnya kesulitan mengambil keputusan sendiri akibat trauma masa kecil. Penggunaan Final Form oleh Kanao dalam pertarungan melawan Doma menjadi salah satu momen paling emosional dalam manga. Ia mengorbankan penglihatan di satu mata untuk mendaratkan serangan kritis.
Genya Shinazugawa
Adik Sanemi yang memiliki kemampuan unik memakan daging iblis untuk memperoleh kekuatan mereka secara sementara. Hubungannya yang rumit dengan sang kakak menambah kedalaman emosional cerita.
Yoriichi Tsugikuni - Legenda Terkuat Sepanjang Masa
Semua teknik pernapasan bisa dilacak ke satu asal: Sun Breathing, dikembangkan oleh Yoriichi Tsugikuni, pembasmi iblis paling berbakat yang pernah hidup. Ia adalah satu-satunya manusia yang pernah membuat Muzan nyaris mati dan melarikan diri ketakutan. Kemampuannya begitu melampaui zamannya sehingga tak seorang pun bisa mewarisi tekniknya secara utuh.
Baca juga: Manga Paling Banyak Dibaca, dari One Piece hingga Demon Slayer
Advertisement
Filosofi di Balik Karakter: Visi Sang Kreator
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3246391/original/009294300_1600838411-moon-3592888_1280.jpg)
Kekuatan naratif Demon Slayer terletak pada filosofi Koyoharu Gotouge dalam membangun karakter. Dalam sebuah wawancara yang dikutip FandomWire, Koyoharu Gotouge menjelaskan pendekatannya dalam bercerita dengan menekankan pentingnya menjaga fokus pada karakter utama dan alur utama. Ia menyebut bahwa elemen atau karakter yang tidak berkontribusi terhadap perkembangan cerita dapat dikurangi agar narasi tetap efektif.
Ini adalah pendekatan yang berani dan tepat untuk cerita seperti Demon Slayer karena ada banyak karakter di setiap tahap. Karakter-karakter lain mendapat waktu tampilnya, tetapi mereka secara meyakinkan digeser ke samping setelah memenuhi tujuan mereka. Tingkat komitmen terhadap plot sentral inilah yang membuat Demon Slayer meraih popularitas besar dalam masa tayang yang singkat.
Gotouge juga terbuka soal inspirasinya. Dikutip dari Otaku USA Magazine, sang mangaka mengungkapkan, "Terlalu banyak [manga] untuk dihitung, tetapi jika harus memilih tiga teratas, itu akan menjadi Jojo's Bizarre Adventure, Naruto, dan Bleach."
Yang memisahkan kutipan Demon Slayer dari serial lain adalah kegigihan Gotouge bahwa setiap iblis dulunya adalah manusia. Setiap adegan kematian penjahat diiringi oleh kenangan tentang siapa mereka sebelum Muzan menemukan mereka - seorang ibu, seorang saudara, seorang penari, seorang pelukis.
Dampak Global dan Pengakuan Industri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449779/original/037111700_1766115218-Ilustrasi_Anime.jpg)
Kesuksesan Demon Slayer bukan sekadar fenomena sesaat. Koyoharu Gotouge menjadi mangaka pertama yang masuk daftar 100 Orang Paling Berpengaruh versi Time Magazine. Setelah rekor minggu pertama Mugen Train di box office Jepang, Time merayakan jangkauan luas franchise Demon Slayer pada 2021.
Rahul Purini, CEO Crunchyroll, dikutip dari Forbes menyatakan, "Saya sudah berkata selama tiga atau empat tahun bahwa fandom anime bukan lagi niche - ini sudah mainstream dan raksasa."
Zach Aguilar, pengisi suara bahasa Inggris untuk Tanjiro Kamado, dikutip dari Forbes (melalui BBC) menambahkan, "Saya pikir sangat keren melihat anime menjadi hal mainstream seperti ini dan Demon Slayer menjadi tulang punggungnya."
Film Infinity Castle sendiri mencetak rekor memukau. Setelah akhir pekan sukses lainnya di box office, adaptasi manga ini mencapai tonggak terbesarnya, resmi menjadi film internasional dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa di Amerika. Demon Slayer melampaui rekor 128,5 juta dolar AS yang dipegang Crouching Tiger, Hidden Dragon. Dengan pendapatan 128,6 juta dolar AS di AS, film Demon Slayer memuncaki tangga lagu dengan perolehan yang mengesankan.
Baca juga: Potret Selebriti Indonesia Cosplay Karakter Demon Slayer
Advertisement
Hasil Polling Popularitas Resmi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3584712/original/006056100_1632735717-christmas-4694993_1280.jpg)
Weekly Shonen Jump menyelenggarakan dua polling popularitas resmi karakter Demon Slayer. Hasil polling popularitas pertama diumumkan di edisi No. 47 Weekly Shonen Jump tahun 2017. Total suara yang masuk sebanyak 26.105.
Hasil polling popularitas kedua diumumkan di edisi No. 47 Weekly Shonen Jump tahun 2020. Total suara yang masuk sebanyak 130.316, kira-kira lima kali lipat skala polling pertama, yang jelas menunjukkan popularitas luar biasa Demon Slayer.
Karena polling dilakukan menjelang akhir serialisasi, karakter-karakter yang berperan aktif di paruh kedua cerita tetapi belum muncul di anime - seperti Kokushibo dan Yoriichi Tsugikuni - berhasil masuk peringkat.
Menariknya, Zenitsu secara konsisten menempati peringkat sebagai salah satu karakter paling populer dari franchise ini dalam berbagai polling selama bertahun-tahun.
Keturunan dan Reinkarnasi: Epilog yang Mengharukan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3909066/original/067678700_1642645534-pat-krupa-Of2rc0KOfVU-unsplash.jpg)
Salah satu aspek unik Demon Slayer yang jarang dibahas secara mendalam adalah chapter penutup manga yang menunjukkan keturunan dan reinkarnasi para karakter di era modern. Beberapa di antaranya:
- Kanata dan Sumihiko Kamado - keturunan Tanjiro dan Kanao
- Toko dan Yoshiteru Agatsuma - keturunan Zenitsu dan Nezuko
- Aoba Hashibira - keturunan Inosuke dan Aoi
- Tenma Uzui - keturunan Tengen yang menjadi atlet gimnastik Olimpiade
- Tojuro Rengoku - reinkarnasi dan keturunan Kyojuro
- Giichi Tomioka - keturunan Giyu
Mitsuri dan Obanai bereinkarnasi sebagai pasangan suami istri yang mengelola restoran bersama, sementara Muichiro dan saudara kembarnya Yuichiro bereinkarnasi sebagai bayi kembar.
Baca juga: Cara Nonton Anime Demon Slayer di Platform Streaming
Advertisement
Tabel Perbandingan Kekuatan Karakter Utama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715537/original/012688300_1782808208-ilustrasi_tabel_perbandingan.jpeg)
| Karakter | Tipe | Gaya Bertarung | Kekuatan Utama | Kelemahan |
|---|---|---|---|---|
| Tanjiro Kamado | Pembasmi Iblis | Water + Sun Breathing | Adaptabilitas, indra penciuman tajam | Stamina terbatas di awal |
| Nezuko Kamado | Iblis | Exploding Blood | Kekebalan sinar matahari, regenerasi | Mudah kelelahan |
| Gyomei Himejima | Hashira | Stone Breathing | Kekuatan fisik tertinggi, Transparent World | Kebutaan |
| Kokushibo | Upper Rank 1 | Moon Breathing | Regenerasi, ratusan tahun pengalaman | Iri hati terhadap Yoriichi |
| Muzan Kibutsuji | Raja Iblis | Biokinesis | Nyaris abadi, adaptasi seluler | Sinar matahari, obat Tamayo |
| Yoriichi Tsugikuni | Pembasmi Iblis (legendaris) | Sun Breathing | Kemampuan bertarung tertinggi sepanjang masa | Sudah meninggal |
Mengapa Karakter Demon Slayer Begitu Berkesan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4069596/original/061487000_1656662054-susann-schuster-umHsjqIJyK4-unsplash_1_.jpg)
Meskipun menampilkan alur cerita shonen mainstream klasik yang berpusat pada persahabatan, usaha, dan kemenangan, ini bukan sekadar cerita sederhana kebaikan melawan kejahatan di mana iblis hanyalah penjahat. Karya ini mendapat pujian tinggi karena kedalaman dramatisnya yang menggali masa lalu tragis para iblis yang dulunya manusia.
Baik itu tekad Tanjiro yang tak tergoyahkan, ketangguhan Nezuko, kekuatan tersembunyi Zenitsu, maupun pengorbanan para Hashira, setiap karakter meninggalkan dampak abadi pada cerita.
Baca juga: Daftar Manga Terpopuler yang Wajib Dibaca
Advertisement
FAQ - Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Siapa karakter terkuat di Demon Slayer?
Secara kanonik, Yoriichi Tsugikuni adalah karakter terkuat yang pernah ada dalam serial Demon Slayer. Ia adalah pencipta Sun Breathing dan satu-satunya manusia yang pernah membuat Muzan Kibutsuji nyaris binasa dan melarikan diri. Di antara karakter yang masih hidup dalam timeline utama, Muzan Kibutsuji sebagai Raja Iblis memegang kekuatan tertinggi, sementara Gyomei Himejima diakui sebagai petarung manusia terkuat di generasi saat ini.
Ada berapa gaya pernapasan dalam Demon Slayer?
Ada 14 gaya pernapasan dalam Demon Slayer, di mana setiap penggunanya dengan tepat mewujudkan motif sentral mereka di seluruh elemen, alam, kosmos, dan bahkan konsep abstrak seperti cinta. Semua gaya ini berasal dari Sun Breathing yang diciptakan Yoriichi Tsugikuni. Lima gaya fundamental (Water, Thunder, Flame, Stone, Wind) menurunkan gaya-gaya turunan lainnya seperti Insect, Love, Sound, Mist, Serpent, Flower, dan Beast Breathing.
Apakah Nezuko kembali menjadi manusia di akhir cerita?
Ya, Nezuko Kamado berhasil kembali menjadi manusia di akhir cerita berkat obat yang dikembangkan oleh Tamayo bekerja sama dengan Shinobu Kocho. Proses penyembuhannya membutuhkan waktu dan pengorbanan banyak karakter. Di epilog manga, Nezuko hidup bahagia dan menikah dengan Zenitsu Agatsuma, memiliki keturunan bernama Toko dan Yoshiteru Agatsuma di era modern.
Baca juga: Wajah Karakter Demon Slayer Versi AI yang Viral
Baca juga: Daftar Anime Terpopuler dengan Rating Tertinggi
Baca juga: Panduan Urutan Nonton Demon Slayer
Baca juga: Mengapa Tanjiro Jadi Karakter Anime Favorit
Baca juga: Kreasi Seni Balon Bertema Demon Slayer
Baca juga: Kucing Bergaya Hashira Demon Slayer yang Viral
Baca juga: Selebriti Indonesia Cosplay Karakter Demon Slayer
Baca juga: Streaming Demon Slayer di Platform Resmi
Baca juga: Manga Terlaris Sepanjang Masa
Dunia Demon Slayer membuktikan bahwa kekuatan sebuah cerita terletak pada karakter-karakternya. Dari Tanjiro yang tak pernah menyerah, Rengoku yang mengobarkan semangat, hingga iblis-iblis dengan masa lalu yang memilukan - setiap tokoh membawa pesan bahwa kemanusiaan selalu layak diperjuangkan. Dengan film Infinity Castle yang terus berlanjut dalam trilogi, perjalanan para karakter ini belum berakhir di layar lebar.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1918996/original/079782400_1776676911-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_19.58.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715532/original/087169500_1782808204-ilustrasi_karakter_demon_slayer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3943586/original/001948300_1645616080-2623519616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527821/original/001532900_1773214968-MV5BZTJkNTUzMjQtNDNmZC00ZjZkLWIxMDUtNzFlNDEyZWUxYzg1XkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UX1000_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714833/original/014582800_1782798084-crunchu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4972700/original/073763200_1729253019-MV5BYjFhMjU5MGItYmMxNy00MjNiLTgwMTMtMmZiNjUyZjViM2Q3XkEyXkFqcGdeQXVyMTEwNDU1MzEy._V1_FMjpg_UX1000_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334475/original/067109200_1609084118-story_img_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538555/original/098384000_1774524699-word_media_image2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/901146/original/002258400_1434341297-dbz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559978/original/058406100_1776654858-MV5BNjVjOWU3OGEtMzBmMS00NDYwLTk0YTgtMjRkMDE2NTVkMjdiXkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UX1000_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474743/original/013286000_1768534030-MV5BZmNjOWViNTQtY2ZlMC00Y2UyLWE1ZDUtYWJiMTk0MDY4NDNlXkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UX1000_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5329521/original/056075600_1756286977-Dragon_Ball_Super_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)