Sukses

Top 3: Emak-Emak Tutupi Pelat Nomor Sepeda Motor Pakai Pakaian Dalam dan Dokumen untuk Daftar BBM Bersubsidi

Liputan6.com, Jakarta - Ulah emak-emak di jalan raya kadang tidak pernah bisa diduga. Baru-baru ini aksi viral yang terekam kamera diulas dalam artikel "Waduh, Emak-Emak Tutupi Pelat Nomor Sepeda Motor Pakai Pakaian Dalam".

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah "All New Toyota Veloz Dapat Bintang 5 Uji Tabrak ASEAN NCAP" dan "Mau Daftar BBM Bersubsidi, Siapkan Beberapa Dokumen Penting Ini". Berikut rangkumannya.

1. Waduh, Emak-Emak Tutupi Pelat Nomor Sepeda Motor Pakai Pakaian Dalam

Emak-emak sering tertangkap kamera ketika berkendara secara unik di jalan raya. Namun, baru kali ini sepertinya yang menutupi pelat nomor menggunakan pakaian dalam. Video yang memperlihatkan aksi tersebut diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo pada Kamis (30/6/2022). Berikut ini ulasan lengkapnya!

Baca selengkapnya di sini.

2. All New Toyota Veloz Dapat Bintang 5 Uji Tabrak ASEAN NCAP

All new Toyota Veloz mendapatkan torehan positif, dalam uji tabrak ASEAN NCAP. Bermodalkan teknologi serta fitus keselamatan yang lengkap dan canggih, LMPV andalan pabrikan asal Jepang ini meraih bintang 5 dengan total skor 79,99 poin.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) menyampaikan ucapan terima kasih kepada ASEAN NCAP atas penghargaan tersebut. Hal ini, juga sejalan dengan komitmen Toyota dalam menghadirkan mobilitas yang aman, mudah dan nyaman.

Baca selengkapnya di sini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

3. Mau Daftar BBM Bersubsidi, Siapkan Beberapa Dokumen Penting Ini

Pemerintah akhirnya bakal membatasi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada golongan masyarakat tertentu. Hal ini sudah diumumkan secara resmi oleh PT Pertamina (Persero), bahwa setiap pembeli Pertalite dan Solar Subsidi harus terdaftar dalan database.

Dalam hal ini, pembatasan tersebut dilakukan lantaran banyak masyarakat yang sebetulnya mampu, tetapi memilih untuk menggunakan BBM bersubsidi dengan alasan hemat biaya pengeluaran untuk bahan bakar. Berdasarkan data dari Pertamina, sebanyak 60 persen masyarakat mampu justru menjadi konsumen setia dari BBM jenis tersebut.

Baca selengkapnya di sini.