Top 3 Tekno: Samsung Galaxy Z Fold8 Wide hingga Nano Banana 2 Lite

Samsung merilis enam video teaser dengan petunjuk visual diduga mengarah ke Galaxy Z Fold8 Wide.

Diterbitkan 02 Juli 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Samsung merilis enam video teaser dengan petunjuk visual diduga mengarah ke HP lipat terbaru Galaxy Z Fold8 Wide. Informasi ini menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (1/7/2026).

Berita lain yang juga populer datang dari Google yang baru saja merilis model AI Nano Banana 2 Lite.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Samsung Beri Kode HP Foldable Baru, Galaxy Z Fold8 Wide?

Sinyal kehadiran HP lipat layar lebar Samsung semakin kuat menjelang Galaxy Unpacked 2026 yang diperkirakan digelar pada 22 Juli 2026. Baru-baru ini, perusahaan merilis enam video teaser dengan petunjuk visual diduga mengarah ke Galaxy Z Fold8 Wide.

Samsung memang tidak secara gamblang memperlihatkan wujud HP Android barunya itu. Alih-alih, perusahaan asal Korea Selatan itu memakai sejumlah objek sehari-hari, seperti puzzle, pizza, cokelat batangan, hingga cat untuk memberi kode soal bentuk ponselnya.

Dalam salah satu video, terlihat bagian atas foto berbentuk persegi panjang dipotong sehingga ukurannya menjadi lebih pendek.

Video lain juga memperlihatkan pizza dipotong dari bagian tengah, lalu muncul teks “A whole new slice.” Teaser lain menampilkan bagian atas puzzle dilepas, disusul teks “Feels just right.”

Sementara itu, video lain memperlihatkan cat yang disapu hingga membentuk angka “8” dengan gradasi warna pink dan ungu.

Deretan petunjuk yang Samsung bagikan di video singkat ini memicu spekulasi, perusahaan tengah menyiapkan perubahan besar pada lini foldable generasi berikutnya.

Salah satu rumor paling kuat adalah kehadiran Galaxy Z Fold8 Wide, varian HP lipat dengan layar lebih lebar tetapi bodi lebih pendek dibandingkan model Galaxy Z Fold sebelumnya.

Baca selengkapnya di sini

 

2. Google Rilis Nano Banana 2 Lite, Ini Fitur Barunya

Google merilis versi terbaru dari AI generatif video dan gambar buatan sendiri, Nano Banana 2 Lite. Perusahaan mengklaim performa versi teranyar ini lebih cepat dan terjangkau dibandingkan versi sebelumnya.

Menurut Google, Nano Banana 2 Lite memiliki latensi lebih rendah dan hanya membutuhkan 4 detik untuk memproduksi gambar.

Kecepatan model ini menjadikan pilihan yang tepat untuk kamu mengolah gambar hingga dalam jumlah besar. Biayanya sendiri USD 0.034 atau sekitar Rp 610,30 per 1,000 gambar.

Dilansir Techcrunch, Rabu (1/7/2026), perilisan model ini menyusul peluncuran Nano Banana pada musim panas lalu, yang didukung Gemini 3.1 Flash. Nano Banana 2 Lite menghadirkan fitur-fitur baru, salah satunya mampu menghasilkan generasi gambar yang lebih realistis.

Selain itu, Google juga menyediakan Nano Banana Pro, yang lebih canggih dan tentu biayanya lebih mahal untuk penggunaan tingkat lanjut.

Jika Nano Banana 2 disebut sebagai alat serba bisa yang andal, Banana 2 Lite dikembangkan dengan kerja bervolume tinggi dan cepat.

Meskipun mendapat reaksi negatif dari pengguna dan disebutkan sebagai penghasil model gambar yang sembarangan, sejumlah perusahaan tetap berinvestasi di alat-alat AI yang mampu menghasilkan gambar dan video secara fantastis.

Baca selengkapnya di sini

 

3. Video iPhone 18 Pro Hilang dari X Usai Bocor Besar

Apple diduga bergerak cepat terkait bocornya video drop test dugaan iPhone 18 Pro yang muncul di media sosial (medsos), imbas Tata Electronics jadi korban ransomware.

Adapun Tata Electronics adalah salah satu mitra manufaktur Apple di India. Selain video iPhone 18 Pro, sejumlah dokumen rahasia terkait rantai pasokan Apple juga diduga bocor.

Hanya dalam waktu 24 jam terakhir video tersebut bocor, sejumlah klip diklaim menampilkan iPhone 18 Pro beredar masif di X atau dulunya bernama Twitter.

Dalam beberapa video iPhone 18 Pro yang beredar di X, terlihat iPhone baru Apple itu masih tetap membawa konfigurasi tiga kamera belakang. 

Namun, terlihat lensa di ponsel baru ini lebih menonjol dari area kamera dibandingkan iPhone 17 Pro. Tampak juga logo apple di bagian belakang dengan tampilan reflektif.

Klip singkat tersebut awalnya dibagikan akun memakai handle @EvLeaks dan kemudian diunggah ulang oleh Ice Universe. Namun, unggahan itu langsung dihapus oleh X karena dianggap melanggar aturan platform.

Karena itu, akun @EvLeaks pun telah ditangguhkan. Evan Blass, sosok yang sebelumnya dikenal dengan nama EvLeaks. Ia menegaskan, dirinya tidak terkait dengan akun baru @EvLeaks maupun unggahan dugaan bocoran iPhone itu.

Baca selengkapnya di sini