Sukses

Apresiasi Konsumen, Lembaga Pembiayaan Ini Hadiahkan Sepeda Motor

Liputan6.com, Jakarta - Berbagai cara dilakukan oleh lembaga pembiayaan kendaraan untuk menjaring konsumen yang membeli mobil baru ataupun bekas. Salah satunya dengan membuat program undian berhadiah.

Cara ini dilakoni PT Clipan Finance Indonesia Tbk (Clipan Finance) yang telah menyelenggarakan pengundian dan pengumuman pemenang Program Undian Berhadiah Sepeda Motor di Central Park Mall, Jakarta.

Proses pengundian dihadiri oleh perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, perwakilan Dinas Sosial DKI Jakarta, Notaris, PT Asuransi Multi Artha Guna dan Manajemen Clipan Finance.

Program Undian Berhadiah adalah program apresiasi bagi Debitur yang mengajukan kredit dana tunai Clipan Finance (Duit Cair) selama periode 21 Oktober 2021 hingga 30 April 2022.

Program ini diikuti oleh 180 debitur yang memenuhi kriteria program dan dipilih 1 (satu) orang pemenang yang berhak atas hadiah 1 (satu) unit sepeda motor.

Harjanto Tjitohardjojo, CEO Clipan Finance mengatakan, 'Duit Cair' merupakan salah satu produk Clipan Finance yang senantiasa memberikan jawaban kebutuhan dana tunai untuk keperluan pendidikan, renovasi rumah, pernikahan, dan lainnya termasuk kendaraan bermotor.

"Melalui Program Undian Berhadiah yang bekerja sini, kami berharap dapat memberikan nilai tambah bagi debitur dan meningkatkan brand awareness di mata masyarakat bahwa Clipan Finance memiliki produk yang beragam," ujar Harjanto, dalam keterangan resmi yang diterima Liputan6.com, Jumat (13/5/2022).

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Kerjasama

Lanjut Harjanto, program ini didukung oleh Asuransi MAG sebagai value chain Clipan Finance.

"Kami berharap kolaborasi antara Clipan Finance dan MAG akan terus dapat terjalin guna menghadirkan program yang inovatif dan inspiratif, serta senantiasa menjawab kebutuhan pembiayaan dana tunai bagi masyarakat Indonesia,” tambah Harjanto.