Sukses

Cara Mudah Merawat Wiper Mobil

Liputan6.com, Jakarta Hujan bisa saja tiba-tiba datang meski bukan lagi musimnya. Karena itu perawatan wiper perlu dilakukan terlebih memasuki musim panas.

Menjadi salah satu komponen vital pada kendaraan roda empat, wiper bisa saja getas dan tidak berfungsi maksimal karena pemilik kendaraan enggan merawatnya saat musim panas.

Seperti dilansir Nissan, terdapat tiga cara mudah yang bisa dilakukan sendiri untuk merawat komponen ini, berikut ulasannya :

1. Bersihkan wiper dua kali seminggu

Bersihkan bilah wiper dua kali seminggu dengan sampo mobil untuk menghilangkan partikel debu dan kotoran yang menempel. Dengan perawatan ini, wiper akan lebih maksimal menyapu air dan menghindari baret halus pada kaca saat mengaktifkan wiper.

2 dari 3 halaman

2. Jangan menggunakan cairan multiguna atau semir ban

2. Jangan menggunakan cairan multiguna atau semir ban

Jangan sekali-kali menggunakan cairan multiguna atau semir ban untuk menjaga kelembaban karet. Hal itu dikarenakan cairan justru bisa mengurangi kinerja karet bilah wiper saat diaktifkan.

3. Jangan mengangkat batang wiper saat parkir

Saat ini, beberapa karet bilah wiper sudah dirancang tahan terhadap panas kaca mobil. Tujuannya tentu untuk menjaga kelenturan karet wiper. Karena itu, pemilik kendaraan tidak perlu mengangkat batang wiper saat parkir karena bisa membuat per batang wiper cepat melar.

Akibatnya, tekanan bilah wiper ke kaca mobil menjadi lemah dan mengurangi kinerja sekaan bilah wiper.

Selain itu, saat wiper terangkat, titik beban akan bertumpu pada engsel yang memberi tekanan lebih. Sehingga, engsel dan dinamo penggerak akan bermasalah apabila wiper didirikan terus menerus dalam jangka waktu panjang.

Jika tetap tidak mau menempelkan wiper pada kaca, gunakan batang penyangga yang dijual di toko aksesori agar karet wiper tidak menempel langsung ke kaca.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tak Mudah Lelah, Ini Posisi Berkendara yang Benar
Artikel Selanjutnya
Risiko Menggunakan Kompresor Saat Mengganti Oli