Video Kerusuhan Agustus Viral, Awas Bisa Dipidana

Polisi menemukan konten lama yang kembali disebarkan menjelang Agustus.

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 12:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polda Metro Jaya peringatkan video lama viral dikaitkan isu kerusuhan Agustus.
  • Reproduksi konten lama untuk memancing kerusuhan berpotensi tindak pidana.
  • Masyarakat diimbau tidak menyebarkan hoaks dan provokasi demi keamanan.

Liputan6.com, Jakarta - Video-video lama kembali viral dan dikaitkan dengan isu kerusuhan Agustus. Polda Metro Jaya mengingatkan, konten lama yang diproduksi ulang dan disebarkan untuk memancing situasi seperti kerusuhan sebelumnya dapat menimbulkan keresahan hingga berujung pidana.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah konten lama yang kembali disebarluaskan untuk membangkitkan situasi yang pernah terjadi.

“Fenomena yang sekarang sedang cukup banyak konten-konten yang mereproduksi konten-konten lama sehingga lebih ingin membangkitkan kembali seperti apa yang sudah terjadi setahun lalu atau dua tahun yang lalu,” kata Iman dalam keterangannya, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Karena itu, masyarakat diminta tidak ikut menyebarkan informasi bohong maupun konten yang berpotensi memancing kerusuhan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar mari kita sama-sama hentikan untuk menyebarkan pemberitaan bohong atau hoaks atau informasi-informasi yang bersifat memprovokasi atau bersifat memancing kerusuhan,” ujarnya.

Iman menegaskan, penyebaran konten tersebut bukan hanya dapat membuat masyarakat panik, tetapi juga berpotensi menjadi tindak pidana.

“Sehingga nanti dapat berpotensi menjadi satu perbuatan pidana. Kami sampaikan sekali lagi, mari kita sama-sama hentikan,” tegasnya.

Ia mengatakan, pihaknya menemukan sebagian dari 30 konten yang telah ditindak berkaitan dengan upaya menghubungkan kembali konten lama dengan isu yang berkembang menjelang Agustus.

“Yang 30 konten itu ada beberapa yang berkaitan dengan upaya-upaya dihubung-hubungkan dengan bulan Agustus,” kata Iman.

 

Tidak Terpancing

Ia meminta masyarakat tidak terpancing informasi yang beredar di media sosial. Pemantauan dan pendalaman terhadap konten yang dinilai berpotensi menimbulkan keresahan terus dilakukan.

“Kami yakinkan, kami pastikan, insyaallah Jakarta dan Indonesia akan selalu aman apabila kita bersama-sama menjaga keamanan itu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Iman mengajak masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif.

“Kita sama-sama cinta Republik Indonesia, kita sama-sama jaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah kita masing-masing,” tandasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6