Liputan6.com, Jakarta - Dalam sehari, Nendra bisa mengantarkan sekitar 10-20 order. Sementara Nurachman mampu membawa hingga 60-100 paket. Jumlahnya berbeda, tetapi pekerjaan keduanya sama-sama dibatasi waktu.
Setiap paket memiliki alamat yang harus ditemukan dan tujuan yang harus dicapai. Jalanan macet, titik Maps yang tidak sesuai, hingga cuaca menjadi bagian dari tantangan yang mereka hadapi saat bekerja.
Bagi Nendra, waktu menjadi salah satu hal yang paling diperhatikan. Setiap order memiliki target penyelesaian sehingga kondisi jalan yang ramai atau macet dapat membuat pengantaran semakin sulit.
Advertisement
“Kalau pas mengantar orderan, biasanya tantangannya jalanan yang ramai, macet terutama, sedangkan sudah ada target waktu per trip atau orderan itu berapa menit,” ujar Nendra.
Persoalan tidak selalu muncul di jalan. Informasi lokasi yang diterima melalui aplikasi juga terkadang menjadi kendala.
Nendra mengaku pernah menemukan perbedaan cukup jauh antara titik Maps yang diberikan pelanggan dengan alamat rumah sebenarnya. Kondisi itu membuat jarak tempuh bertambah, sementara ongkos pengiriman tetap mengikuti nominal yang tertera di aplikasi.
“Kalau jarak alamat rumah sama titik maps-nya ada yang dekat, ada juga yang jauh banget. Lumayan menyusahin kalau pas jauh,” katanya.
Ketika Barang Tak Sesuai Perkiraan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318564/original/054580200_1786104390-f37677b4-28d7-4fe4-9ef0-276c5abd2d80.jpeg)
Tantangan lain muncul ketika barang yang harus dibawa ternyata tidak sesuai dengan perkiraan awal.
Nendra pernah menerima order gabungan dengan ongkos sekitar Rp40 ribu yang kemudian bertambah menjadi Rp44 ribu. Namun, ketika tiba di toko, ia mendapati barang yang harus dibawa berupa dua karung pasir.
“Cek dulu ke tokonya ternyata bawa dua karung pasir, langsung cancel,” tuturnya.
Menurut Nendra, kondisi seperti itu membuat kurir harus mempertimbangkan kembali apakah sebuah order layak diambil. Berat barang, jarak tempuh, hingga kondisi cuaca menjadi sejumlah pertimbangan sebelum pengiriman dilakukan.
Persoalan lain yang dirasakan Nendra adalah potongan ongkos kirim. Ia menyebut potongan yang diterimanya sekitar 15 persen untuk setiap order.
Ia mencontohkan satu order dengan ongkos Rp6.400. Jika mendapatkan dua order sekaligus, total ongkos menjadi Rp12.800. Setelah dipotong 15 persen, pendapatan yang diterima menjadi Rp10.880.
Dalam kondisi tertentu, membatalkan order akhirnya menjadi pilihan. Namun, keputusan tersebut juga memiliki konsekuensi bagi kurir karena pembatalan dapat berujung pada poin pelanggaran.
Menurut Nendra, poin pelanggaran memiliki beberapa tingkatan. Pelanggaran ringan dapat berupa peringatan, sedangkan pelanggaran tingkat menengah bisa berujung pada suspend selama beberapa jam. Adapun pelanggaran berat dapat berakhir pada pemutusan kemitraan.
Nendra pernah merasakan konsekuensi tersebut setelah membatalkan order karena restoran yang harus dituju tidak ditemukan dan titik Maps tidak sesuai.
Akibatnya, akun Nendra terkena suspend selama satu jam. Selama periode tersebut, ia tidak dapat mengambil order.
“Satu jam itu bisa dapat satu sampai tiga orderan,” katanya.
Bagi Nendra, waktu satu jam tanpa menerima order berarti ada potensi pemasukan yang hilang. Ia sempat mengajukan banding karena merasa pelanggaran tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Namun, pengajuan itu ditolak.
“Jadinya ya terima nasib,” ujarnya.
Advertisement
Kejar Target Antar Ratusan Paket
Jika Nendra lebih banyak berhadapan dengan target waktu dan sistem aplikasi, Nurachman menghadapi tantangan lain, jumlah paket yang harus diselesaikan setiap hari.
Dalam sehari, Nurachman bisa mengantarkan sekitar 60-100 paket. Ia biasanya keluar dari gudang sekitar pukul 09.00 WIB dan menyelesaikan pengantaran pada pukul 17.00-18.00 WIB.
Saat pertama kali bekerja sebagai kurir, salah satu tantangan terbesarnya adalah mencari alamat sekaligus menghafal wilayah RT dan RW. Menurutnya, kemampuan mengingat wilayah sangat membantu agar proses pengiriman berjalan lancar.
“Daya ingat sangat penting,” kata Nurachman.
Selain alamat, cuaca juga menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari. Hujan dapat memperlambat perjalanan dan membuat proses pengantaran lebih sulit. Namun, paket tetap harus sampai kepada penerima.
Di tengah pekerjaan yang menuntut kecepatan dan ketepatan, Nurachman juga menemukan bentuk penghargaan sederhana dari pelanggan.
Ia pernah diberi martabak, es teh manis, uang tip, hingga sembako. Namun, bagi Nurachman, penghargaan dari pelanggan tidak harus selalu berupa pemberian.
“Kalau saya pribadi, itu udah nilai plus. Asal customer bilang terima kasih juga sudah senang dan merasa dihargai,” ujarnya.
Bagi pelanggan, sebuah paket mungkin hanya menjadi barang yang ditunggu hingga tiba di depan rumah. Bagi kurir, prosesnya bisa jauh lebih panjang.
Ada waktu yang harus dikejar, alamat yang harus dicari, kondisi jalan yang harus dihadapi, serta keputusan yang harus diambil ketika situasi di lapangan tidak sesuai dengan informasi di aplikasi.
Pada akhirnya, pekerjaan kurir bukan hanya soal membawa paket dari satu tempat ke tempat lain. Ada target, risiko, dan perhitungan yang harus mereka hadapi dalam setiap pengiriman.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318563/original/039261100_1786104390-unnamed__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297285/original/068110000_1784086597-tempat_paket_3_a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7141891/original/006793200_1779929223-1001302253.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318696/original/054455200_1786134424-IMG_3447.jpg)