Kebakaran Gedung Bapenda DKI Masuk Tahap Pendinginan

Setelah hampir 5 jam berjibaku, Damkar mulai pendinginan kebakaran Bapenda DKI Jakarta.

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 02:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Petugas Gulkarmat DKI mulai pendinginan kebakaran Gedung Bapenda setelah 5 jam.
  • Pemadaman lama karena antisipasi perambatan api dan angin kencang.
  • 30 unit pemadam, 185 personel, dan 3 Bronto Skylift dikerahkan.

Liputan6.com, Jakarta - Setelah berjibaku selama hampir 5 jam untuk memadamkan kobaran api di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI akhirnya mulai memasuki tahap pendinginan pada Sabtu (8/8/2026) dini hari.

Menurut Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara, laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 21.30 WIB. Petugas tiba di lokasi sembilan menit kemudian dan langsung melakukan upaya pemadaman.

“Alhamdulillah sudah mulai pendinginan,” kata Bayu di lokasi.

Ia menyatakan proses pemadaman memakan waktu cukup lama karena pihaknya harus memastikan api tidak kembali merambat ke lantai lainnya. Untuk itu, personel sempat bertahan di lantai 10 sebagai titik pengendalian sebelum melanjutkan penyisiran ke lantai di atasnya.

“Memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan,” ujarnya.

Hingga dini hari ini, petugas masih terus menyisir bagian dalam gedung untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

“Kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan kembali gitu, tidak ada perambatan kembali dan saat ini teman-teman masih menyisir sekarang sudah ada di lantai 12,” ucap Bayu.

Dalam operasi tersebut, Gulkarmat mengerahkan 30 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 185 personel. Seluruh personel tetap disiagakan hingga proses pendinginan dinyatakan selesai.

“Hari ini kita menerjunkan 30 unit dengan 185 personel dan masih standby memastikan tidak ada lagi titik api. Entah sampai pukul berapa, kami bisa melakukan pendinginan sampai dengan selesai,” katanya.

 

3 Unit Bronto Skylift Dikerahkan

Selain mengerahkan puluhan unit pemadam, Gulkarmat juga menurunkan tiga unit Bronto Skylift untuk membantu menjangkau titik api di lantai atas gedung.

Bayu mengakui proses pemadaman api sempat terkendala embusan angin yang cukup kencang sehingga kobaran api beberapa kali kembali membesar dan merambat ke area lain.

“Kita tahu ya cuaca Jakarta angin kali terasa kan gitu ya agak sedikit cukup kencang itu yang menjadi pemicu kembali untuk timbulnya kebakaran,” kata Bayu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6