Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengawal lewat inovasi keberlanjutan swasembada pangan nasional.
Menurut Amran, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) merupakan salah satu penyumbang utama kesuksesan Indonesia meraih swasembada pangan nasional tahun 2025.
"Salah satu penyumbang terbaik swasembada ini adalah Sumatera Utara. Produksinya naik signifikan," ujar Amran dalam kuliah umum Kementerian Pertanian RI bertema 'Inovasi dan Kolaborasi Generasi Muda Menuju Swasembada Pangan' yang dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya di Medan, melansir Antara, Minggu (19/7/2026).
Advertisement
Dia mengatakan di depan ribuan mahasiswa bahwa Indonesia sukses meraih swasembada pangan tercepat dan tertinggi dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO), lompatan akhir sektor pertanian Indonesia menempati peringkat kedua terbaik di dunia setelah Brasil.
Sumut Berkontribusi Besar terhadap Produksi Pangan Nasional
Amran mengatakan, Sumut berkontribusi besar atas capaian ini lewat rekor produksi padi sebesar 2,75 juta ton gabah kering giling serta 1,2 juta ton jagung.
"Bahkan saat ini, kapasitas gudang Bulog kita penuh hingga harus menyewa gudang tambahan demi menampung stok mencapai lima juta ton nasional," ucap dia.
Amran menyebut, Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara di Medan menyatakan bahwa seluruh gudang Bulog di wilayah Sumut berkapasitas 73.000 ton kini telah terisi penuh.
"Untuk mengantisipasi peningkatan stok pangan, Bulog menyewa gudang tambahan berkapasitas 21.000 ton," kata dia.
Amran juga memaparkan, strategi peningkatan produksi pangan ini ditempuh lewat program pompanisasi dan modernisasi teknologi pertanian, seperti penggunaan drone untuk penanaman.
"Komitmen Kementerian Pertanian RI dalam memberantas praktik-praktik curang di sektor pertanian," terang dia.
Advertisement
Modernisasi Pertanian dan Pemberantasan Mafia Jadi Prioritas
Menurut Amran, sebanyak 77 tersangka mafia sektor pertanian dan pupuk tercatat telah diproses hukum hingga saat ini.
"Selain itu, belasan pegawai internal Kementerian Pertanian telah dicopot karena terlibat pelanggaran," tutur dia.
Amran menyoroti ketimpangan harga tandan buah segar sawit di tingkat petani akibat praktik under invoicing (manipulasi nilai transaksi) oleh oknum perusahaan yang dinilai merugikan devisa negara.
"Kami di Kementerian Pertanian tidak akan mundur setapak pun demi melindungi petani, dan generasi masa depan, Kita bersihkan mafia-mafia ini agar sektor pertanian kita tetap sehat dan berkelanjutan," papar dia.
Kehadiran Mentan Andi Amran Sulaiman dan Wagub Sumut Surya di kampus USU mendapat apresiasi langsung dari Rektor USU Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi.
Pihaknya menyebut, sosok Andi Amran Sulaiman merupakan inspirasi bagi para mahasiswa karena perjalanan hidup dan kiprahnya membangun sektor pertanian nasional.
"Pak Mentan ini figur sangat inspiratif. Memulai kehidupan dari bawah hingga sukses menjadi akademisi, pengusaha, dan kini dipercaya menjadi Menteri yang membawa Indonesia swasembada,"Â kata dia.
"Kehadiran beliau memberikan teori dan informasi nyata yang membuat kita makin kuat menghadapi tantangan global,"Â tutup Muryanto.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298918/original/055064400_1784186847-ChatGPT_Image_16_Jul_2026__14.24.10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484506/original/024457200_1769435277-arsene.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166509/original/037413000_1742274435-20250318-Latihan_Timnas_Prancis-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344293/original/044855700_1535517013-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300875/original/054411300_1784416107-000_C2JW4HR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300879/original/072698600_1784417748-000_C2JX6TK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350032/original/059095500_1678233390-AP23066634640543.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300317/original/023997900_1784346380-Pirolisis.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300310/original/001748500_1784345860-Biopori.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300187/original/063843300_1784307686-Gibran_PSEL.jpeg)