Petenis Indonesia Kuasai ITF World Tennis Tour Juniors 2026 J30 Jakarta

Gelar juara baik tunggal putra-putri maupun ganda berhasil direbut oleh petenis muda Indonesia. Ada dua petenis yang mengawinkan gelar.

OlehThomas
Diterbitkan 19 Juli 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kabar menggembirakan bagi dunia tenis Indonesia. Petenis muda Indonesia mendominasi pada ITF World Tennis Tour Juniors 2026 J30 Jakarta. Gelar juara disapu bersih petenis Indonesia setelah memenangi partai final yang berlangsung Minggu 19 Juli 2026.

ITF World Tennis Tour Juniors 2026 J30 Jakarta berlangsung dari 12-19 Juli 2026 di Lapangan Tenis Hotel Borobudur Jakarta. Ini menjadi lanjutan J60 Jakarta – ITF World Tennis Tour Juniors 2026 pada 5–12 Juli 2026 yang diselenggarakan JITA.

Turnamen ini kembali diikuti oleh para petenis muda dari berbagai negara yang akan memperebutkan poin peringkat International Tennis Federation (ITF) sekaligus menambah pengalaman bertanding di level internasional.

Pada tunggal putri, Mischka Sinclaire Goenadi menjadi juara setelah menang dua game langsung saat berhadapan dengan sesama petenis Indonesia, Quirina Trea, dengan 6-3 dan 6-3.

Mischka juga juara di ganda putri saat berpasangan dengan Aubree Kadir. Keduanya menang 7-6 dan 7-5 melawan pasangan gado-gado Assyifa Raya (Indonesia) dan Yi Zhou Dong dari Singapura.

"Saya bersyukur selama seminggu ini bisa tampil sebagus mungkin. Lawannya berat-berat. Banyak pertandingan sulit. Minggu lalu saya sempat cedera bahu saat babak semifinal J60. Beruntung bisa bangkit dengan banyak istirahat," papar Mischka kepad wartawan.

Sukses Ganda Petenis Indonesia

Sedangkan di tunggal putra, Muhammad Alfaradu Sumirat berhasil merebut medali emas setelah menekuk Can Lawani dari China. Alfaradu juga menang dua game langsung, 6-4 dan 6-2.

Alfaradu juga mengawinkan gelar. Di ganda putra sehari sebelumnya menjadi juara bersama Rafael Enrico Pribadi dengan mengalahkan unggulan pertama Fedor Evdokimov dan Timur Gordeev, 6-0 dan 7-5.

"Kita rutin bikin turnamen ITF selama dua minggu. Ini jadi kesempatan petenis muda Indonesia mendapatkan poin apalagi kalau juara. Di dua minggu ini keinginan kita tercapai. Di pekan ini juara tunggal putra dan putri sama gandanya juga direbut Indonesia. Kita senang tujuan kita tercapai dan bisa sapu bersih gelar," ujar Revel Yehezkia, Tournament Director sekaligus Head Coach and Business Developer JITA.

Selama penyelenggaraan turnamen, seluruh pertandingan dilaksanakan sesuai regulasi ITF World Tennis Tour Juniors, termasuk penerapan kebijakan Off-Court Coaching yang memungkinkan pelatih memberikan arahan kepada atlet dari area yang telah ditentukan sesuai ketentuan resmi ITF dan penggunaan sistem ID Card ITF UNO pertama di sejarah pertenisan junior Indonesia.

 

Alfaradu Pecah Telur

Penerapan regulasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pertandingan yang profesional, sportif, dan berstandar internasional.

ITF World Tennis Tour Juniors 2026 J30 Jakarta menjadi modal bagus bagi Alfaradu Sumirat menatap kariernya di tenis. Ini merupakan kali pertama dirinya bisa juara di tunggal pada level ITF Tour. Sebelumnya pemuda 17 tahun itu selalu harus puas menjadi runner-up.

"Alhamdulillah bisa juara pertama kali di ITF tunggal setelah tiga kali final. Ini final keempat akhirnya bisa juara. Lawannya sangat berat. Saya coba bermain rapih agar tidak mati sendiri. Semua lawan di turnamen ini bagus-bagus. Tidak ada yang mudah untuk dikalahkan," ujar Alfaradu Sumirat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Timnas Voli Putra Indonesia Gagal Redam Kejutan Kamboja, Jadi Runner-up SEA V League 2026

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan