Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong tindaklanjut berbagai nota kesepahaman yang telah ditandatangani antara Indonesia dan China dalam kerangka Two Countries Twin Parks atau TCTP sehingga menjadi proyek investasi.
Demikian disampaikan Menko Airlangga dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Wang Wentao di Shanghai, RRT, Jumat, 17 Juli 2026. Pertemuan ini membahas penguatan kemitraan ekonomi strategis Indonesia-China, terutama di bidang perdagangan, investasi, pengembangan kawasan ekonomi, ekonomi digital, energi terbarukan, dan kerja sama ekonomi regional. Pada pertemuan tersebut salah satunya membahas penguatan kerja sama TCTP.
Dalam kerangka Two Countries Twin Parks atau TCTP, Indonesia dan China telah membangun berbagai kerja sama antara kawasan ekonomi dan industri, pemerintah daerah, serta pelaku usaha kedua negara. Hingga saat ini, sebanyak 30 Nota Kesepahaman telah ditandatangani dengan estimasi nilai investasi sekitar Rp 37,1 triliun.
Advertisement
Menko Airlangga menekankan pentingnya menindaklanjuti berbagai Nota Kesepahaman tersebut menjadi proyek investasi yang konkret. Pembentukan joint venture antara pelaku usaha Indonesia dengan China juga perlu terus didorong guna mempercepat implementasi berbagai kerja sama dalam kerangka TCTP.
"Berbagai Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani perlu segera ditindaklanjuti menjadi investasi nyata. Kami juga mendorong pembentukan joint venture agar kerja sama TCTP dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih konkret,” tutur Menko Airlangga, dikutip dari laman ekon.go.id, Sabtu, 18 Juli 2026.
Indonesia turut mengusulkan perluasan kawasan yang dapat menjadi mitra dalam kerangka TCTP. Perluasan tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama industri, memperkuat konektivitas antar kawasan, serta memperluas manfaat investasi bagi berbagai wilayah di Indonesia.
Artikel Bertemu Mendag China, Airlangga Bahas Peningkatan Kerja Sama dan Investasi menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada akhir pekan ini. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum Minggu, (19/7/2026):
1. Bertemu Mendag China, Airlangga Bahas Peningkatan Kerja Sama dan Investasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300308/original/071695600_1784345563-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-18_Juli_2026c.jpg)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong tindaklanjut berbagai nota kesepahaman yang telah ditandatangani antara Indonesia dan China dalam kerangka Two Countries Twin Parks atau TCTP sehingga menjadi proyek investasi.
Demikian disampaikan Menko Airlangga dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Wang Wentao di Shanghai, RRT, Jumat, 17 Juli 2026. Pertemuan ini membahas penguatan kemitraan ekonomi strategis Indonesia-China, terutama di bidang perdagangan, investasi, pengembangan kawasan ekonomi, ekonomi digital, energi terbarukan, dan kerja sama ekonomi regional. Pada pertemuan tersebut salah satunya membahas penguatan kerja sama TCTP.
Dalam kerangka Two Countries Twin Parks atau TCTP, Indonesia dan China telah membangun berbagai kerja sama antara kawasan ekonomi dan industri, pemerintah daerah, serta pelaku usaha kedua negara. Hingga saat ini, sebanyak 30 Nota Kesepahaman telah ditandatangani dengan estimasi nilai investasi sekitar Rp 37,1 triliun.
Menko Airlangga menekankan pentingnya menindaklanjuti berbagai Nota Kesepahaman tersebut menjadi proyek investasi yang konkret. Pembentukan joint venture antara pelaku usaha Indonesia dengan China juga perlu terus didorong guna mempercepat implementasi berbagai kerja sama dalam kerangka TCTP.
Advertisement
2. Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 8.000, Cek Rincian di Sini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) lebih mahal pada perdagangan Sabtu, (18/7/2026) setelah mengalami koreksi. harga emas antam hari ini naik Rp 8.000.
Seiring hal itu, harga emas antam hari ini dibanderol Rp 2.614.000 per gram. Pada perdagangan hari sebelumnya, harga logam mulia ini ditetapkan di Rp 2.606.000 per gram.
Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback (beli kembali) emas Antam yang alami lonjakan lebih besar. Harga buyback emas Antam menguat Rp 16.000 menjadi Rp 2.349.000 per gram. Dengan demikian, bagi Anda yang ingin melepas logam mulia itu, Antam akan membeli dengan harga Rp 2.349.000 per gram.
Sebagai informasi, harga buyback merupakan harga acuan yang berlaku jika pemilik emas ingin menjual kembali logam mulianya ke Antam.
Adapun harga emas batangan ini bersifat fluktuatif dan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar terkini.
Sebagai catatan historis, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026. Kala itu, harga emas meroket hingga menembus Rp 3.168.000 per gram dengan harga buyback berada di level Rp 2.989.000 per gram.
3. 10 Negara Rasio Utang Tertinggi 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377387/original/067386300_1760092707-utang.jpg)
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, utang pemerintah kerap menjadi mesin penggerak pembangunan sekaligus bom waktu jika tidak dikelola dengan hati-hati. Salah satu indikator paling sehat untuk mengukurnya adalah rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang mencerminkan kemampuan suatu negara untuk melunasi kewajibannya.
Ketika angka ini melewati batas aman, alarm lampu kuning bagi stabilitas fiskal pun mulai menyala. Di Indonesia sendiri, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa kondisi utang luar negeri Indonesia tetap terkendali dan berada dalam batas aman, sekalipun secara nominal telah melewati angka Rp 8.000 triliun.
Ia menekankan, penilaian terhadap utang suatu negara tidak boleh hanya berpatokan pada angka nominal semata, melainkan harus disandingkan dengan skala perekonomian domestik.
Purbaya memaparkan bahwa rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan parameter utama yang digunakan secara global untuk mengukur kesehatan fiskal. Saat ini, rasio utang Indonesia bertahan di kisaran 40% dari PDB. Angka ini dinilai sangat aman karena berada jauh di bawah ambang batas aman 60% yang ditetapkan dalam dokumen internasional Maastricht Treaty.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300293/original/073956400_1784345416-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-18_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1299755/original/005358200_1469608319-airlangga-hartarto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166509/original/037413000_1742274435-20250318-Latihan_Timnas_Prancis-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344293/original/044855700_1535517013-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300875/original/054411300_1784416107-000_C2JW4HR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300879/original/072698600_1784417748-000_C2JX6TK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350032/original/059095500_1678233390-AP23066634640543.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300874/original/043662800_1784416104-000_C2JW4HK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300301/original/036808000_1784345506-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-18_Juli_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300293/original/073956400_1784345416-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-18_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1983524/original/003453600_1520762707-AP18068588494177.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300077/original/038508100_1784289536-17_juli_2026-d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300159/original/032791500_1784299783-1000380263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300172/original/027737200_1784303114-1000380263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295803/original/073496000_1783947875-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-13_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262967/original/037733000_1781854981-publikasi_1781853751_6a34ee37ba05e.jpeg)