Donald Trump Ancam Kenakan Biaya Polusi ke Tarif Kanada

Presiden AS Donald Trump akan menambahkan biaya dalam tarif ke Kanada karena kebakaran yang terjadi menimbulkan biaya untuk AS.

Diterbitkan 18 Juli 2026, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam Kanada atas kebakaran hutan yang menyelimuti sebagian besar wilayah AS dengan kabut asap. Ia mengatakan akan menambahkan biaya polusi ke tarif yang sudah ada.

Mengutip CNBC, Sabtu, (18/7/2026), Donald Trump menyebut situasi itu sama sekali tidak dapat diterima. Trump menuding Ottawa gagal mengatasi apa yang menurut dia merupakan penyebab kebakaran di Kanada. Asap kebakaran yang terjadi telah meningkatkan kualitas udara ke tingkat berbahaya di kota-kota besar AS dalam beberapa hari terakhir. 

“Biaya miliaran dolar yang ditimbulkan pada AS sebagai akibat dari polusi udara “harus ditambahkan ke TARIF yang saat ini dibayarkan Kanada,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

“Ia meminta pertanggungjawaban Kanada atas fakta mereka tidak memelihara hutan dan semak belukar mereka dengan benar, dan Amerika Serikat secara tidak perlu diserbu oleh udara kotor, tercemar dan tidak sehat,” tulis Trump.

Trump berencana menghubungi Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Jumat untuk mengetahui apa yang akan dilakukan tentang hal itu.

Dalam sebuah unggahan di platform X pada Rabu, Carney mengatakan, kebakaran hutan telah meningkat secara signifikan dalam beberapa minggu terakhir, khususnya di Ontario Barat Laut, di mana ribuan orang terpaksa mengungsi.

Kondisi buruk tersebut menimbulkan pertanyaan tentang potensi dampak pada final Piala Dunia FIFA, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu di New Jersey timur laut. Trump, yang dijadwalkan hadir dalam pertandingan antara Spanyol dan Argentina, melakukan perjalanan ke New York City pada Jumat untuk menghadiri resepsi FIFA di Trump Tower.

 

 

Cuaca Ekstrem

Para ilmuwan telah memperingatkan perubahan iklim yang dipengaruhi manusia menyebabkan lebih banyak kebakaran hutan dan peristiwa cuaca ekstrem lainnya.

Tak lama setelah Trump mengunggah tentang Kanada di Truth Social, The New York Times melaporkan, pemerintahan Trump dalam beberapa bulan terakhir telah berupaya membubarkan laboratorium pemerintah yang meneliti asap kebakaran hutan dan dampaknya.

Lee Zeldin, yang memimpin Badan Perlindungan Lingkungan atau Environmental Protection Agency (EPA) AS, mengatakan pada Jumat, dampak kebakaran hutan Kanada menyebabkan kekhawatiran dan kerugian besar di seluruh Amerika Serikat.

“EPA sedang berkomunikasi dengan pimpinan Kanada dan akan "sangat mendorong mereka untuk melakukan segala daya upaya untuk memadamkan kebakaran ini secepat mungkin," tulis Zeldin dalam sebuah unggahan di X.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6