Temui ByteDance dan Huawei, Airlangga Bahas Peluang Investasi Teknologi

Kemitraan dengan Huawei dan ByteDance akan mempercepat transfer teknologi.

Diterbitkan 18 Juli 2026, 19:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membahas  peluang kerja sama saat bertemu dua perusahaan teknologi global asal China yaitu Huawei dan ByteDance pada Jumat, 17 Juli 2026. Potensi kerja sama itu di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), infrastruktur digital, pengembangan talenta digital dan investasi teknologi.

Mengutip Antara, ditulis Sabtu (18/7/2026),  saat bertemu dengan Huawei, Airlangga mengatakan, perusahaan itu merupakan salah satu mitra strategis dan potensial yang bisa mendukung transformasi digital di Indonesia dan membahas peluang kerja sama pada empat bidang. Bidang itu antara lain investasi infrastruktur AI dan cloud, penguatan ekosistem talenta digital dan keamanan siber, akselerasi digitalisasi pemerintah dan UMKM, serta penerapan solusi energi hijau pada pusat data.

"Setelah Indonesia secara resmi menjadi salah satu negara pendiri WAICO, kami ingin memastikan adanya lompatan nyata dalam kerja sama teknologi. Huawei adalah mitra strategis yang potensial untuk mendukung transformasi digital nasional dengan kapabilitasnya di bidang AI, infrastruktur telekomunikasi dan komputasi awan," ujar Menko Airlangga.

Sementara dalam pertemuan dengan ByteDance, Menko Airlangga mengapresiasi atas investasi strategis dan komitmen jangka panjang ByteDance di Indonesia, khususnya melalui Tokopedia dan TikTok Shop yang telah memajukan ekosistem perdagangan digital.

"Pemerintah Indonesia mengapresiasi kepercayaan ByteDance yang terus memperkuat investasinya di Indonesia. Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi jutaan pelaku UMKM untuk berkembang melalui platform digital dan perdagangan lintas batas," kata Airlangga.

Huawei dinilai menjadi perusahaan yang memiliki kapabilitas unggul di bidang infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan (cloud), dan AI.

 

Undang ByteDance Eksplorasi Perluasan Kerja Sama

Sementara ByteDance adalah perusahaan teknologi raksasa yang mengembangkan berbagai platform digital terpopuler di dunia seperti TikTok, CapCut, Lark, Toutiao dan Douyin.

Pemerintah juga terus mendorong perluasan kolaborasi dengan ByteDance untuk mendukung internasionalisasi produk UMKM Indonesia agar dapat menjangkau pasar internasional yang lebih luas.

Selain itu, Airlangga juga mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi perluasan kerja sama di bidang AI, termasuk Large Language Models (LLM), machine learning dan generative AI.

"Indonesia memiliki pasar digital yang besar, talenta digital yang terus berkembang, serta komitmen kuat dalam membangun ekosistem AI yang inklusif. Kami mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi peluang pembentukan pusat riset AI, pengembangan talenta digital, serta kolaborasi inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara," tutur Airlangga.

Rangkaian pertemuan bisnis itu merupakan bagian dari diplomasi ekonomi Pemerintah Indonesia untuk menarik investasi bernilai tambah tinggi. Pertemuan itu dilakukan di sela kunjungan kerja ke Shanghai, China, dalam rangka penandatanganan pendirian World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).

Kemitraan dengan Huawei dan ByteDance, serta keikutsertaan Indonesia dalam WAICO diharapkan dapat mempercepat transfer teknologi, menjembatani kesenjangan teknologi global dan menciptakan ekosistem ekonomi digital nasional yang lebih produktif dan berdaya saing.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6