Kia Siapkan Kejutan Besar di GIIAS 2026, Bukan Cuma Seltos

Selain All New Kia Seltos yang telah dipastikan hadir, pabrikan asal Korea Selatan tersebut juga memberi sinyal kehadiran model baru lainnya

Diterbitkan 19 Juli 2026, 15:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Kia Sales Indonesia (KSI) memastikan bakal memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai momentum menghadirkan sejumlah produk baru untuk pasar otomotif nasional. Tak hanya penyegaran pada model internal combustion engine (ICE), Kia juga menyiapkan lini kendaraan listrik (EV) yang akan dipamerkan.

Selain New Kia Seltos yang telah dipastikan hadir, pabrikan asal Korea Selatan tersebut juga memberi sinyal kehadiran model baru lainnya.

VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa produk untuk memeriahkan GIIAS 2026.

"Ada beberapa line up EV yang akan kita display. Kemudian mobil ICE-nya juga ada, ada sedikit pembaruan," ujar Harry Yanto di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/7/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Liputan6.com, salah satu model yang berpeluang meluncur adalah varian baru Kia Carens.

Saat dikonfirmasi, Harry tidak membantah kabar tersebut, meski belum bersedia mengungkap detailnya.

"Ya bisa dikatakan seperti itu ya, tapi tunggu tanggal mainnya lah," katanya.

Selain menyiapkan produk baru untuk GIIAS 2026, Kia juga membuka peluang menghadirkan PV5 ke Indonesia.

MPV listrik yang sempat dipamerkan pada IIMS 2026 itu disebut memperoleh respons positif dari pengunjung.

Menurut Harry, peluang menghadirkan Kia PV5 cukup besar karena hingga kini belum banyak pilihan MPV listrik tujuh penumpang di pasar Indonesia.

"Kalau melihat potensi, pasti ada. Saat ini mobil listrik dengan desain bagus yang bisa mengangkut tujuh penumpang praktis belum ada di Indonesia," jelasnya.

Meski sudah ada beberapa van listrik yang dipasarkan di Tanah Air, Kia menilai PV5 memiliki karakter berbeda, baik dari sisi desain maupun positioning produk.

Saat dipamerkan di IIMS 2026, banyak pengunjung terlihat antusias mencoba berbagai fitur kendaraan tersebut. Mereka mengeksplorasi pintu geser (sliding door), akses bagasi, hingga desain kabin yang dinilai lebih modern dibandingkan van listrik pada umumnya.

"Responsnya bagus. Banyak yang bilang modelnya lucu, desainnya menarik, dan berharap ada versi 7-seater," ujar Harry.

Meski mendapat respons positif, Kia belum bisa memastikan jadwal peluncuran PV5 di Indonesia. Saat ini perusahaan masih melakukan kajian terkait positioning produk dan target konsumennya.

Harry menjelaskan, Kia bukan pemain di segmen kendaraan berharga murah. Karena itu, perusahaan perlu menentukan kelompok konsumen yang dinilai tidak terlalu sensitif terhadap harga.

"Kami harus menentukan positioning terlebih dahulu. Siapa pembelinya? Apakah perusahaan rental atau segmen lain. Itu yang masih kami kaji," katanya.

Model Komersialnya Juga Diminati

Selain versi penumpang, Kia PV5 juga tersedia dalam varian komersial, termasuk model blind van yang ditujukan untuk kebutuhan logistik.

Secara global, Kia PV5 telah dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan. Di Korea Selatan, kendaraan listrik tersebut digunakan oleh perusahaan logistik DHL, sementara di Thailand Kia dikabarkan telah menerima sekitar 3.000 unit pesanan untuk kebutuhan armada komersial.

Namun demikian, Kia menilai karakter pasar Indonesia masih berbeda dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara. Pelaku usaha domestik disebut masih sangat mempertimbangkan harga kendaraan dan biaya operasional.

"Di Indonesia, pelaku usaha masih berpikir biaya harus murah. Berbeda dengan Thailand yang mulai banyak perusahaan mengejar citra sebagai green company sehingga berani beralih ke kendaraan listrik," jelas Harry.

Terkait harga, Kia belum bisa memberikan estimasi karena masih bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kebijakan pajak dan insentif kendaraan listrik dari pemerintah.

Apabila nantinya Kia PV5 dipasarkan dalam status completely built up (CBU), harga jual akan dipengaruhi skema insentif yang berlaku serta perjanjian perdagangan antara Indonesia dengan negara asal produksi.

Dari sisi produk, Kia PV5 mengusung konsep kendaraan multifungsi yang tersedia dalam versi penumpang maupun varian kargo untuk kebutuhan bisnis.

Jika resmi meluncur di Indonesia, Kia PV5 berpotensi mengisi ceruk pasar yang masih minim pesaing, yakni MPV listrik tujuh penumpang dengan desain modern, kabin fleksibel, serta kemampuan mendukung kebutuhan keluarga maupun operasional bisnis.

Meski demikian, tantangan terbesar tetap berada pada penentuan harga yang kompetitif dan kesiapan pasar Indonesia dalam menerima kendaraan listrik di segmen tersebut.