Ramaikan Piala Dunia, Kapolri Bikin Nobar hingga Polsek

Momentum pesta bola dunia yang berdekatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Diterbitkan 10 Juni 2026, 16:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polri akan gelar nobar Piala Dunia 2026 di seluruh markas kepolisian.
  • Nobar bertujuan hibur masyarakat dan dorong ekonomi UMKM daerah.
  • Polri bantu perizinan dan keamanan bagi pihak yang ingin gelar nobar.

Liputan6.com, Jakarta - Kabar gembira bagi para pencinta sepak bola di Tanah Air. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan kesiapannya untuk menggelar nonton bareng (nobar) massal di seluruh markas kepolisian, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga ke tingkat Polsek di pelosok daerah, guna menyemarakkan gelaran Piala Dunia 2026.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah menerima kunjungan Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) LPP TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

"Kami, Polri, akan membantu untuk mengajak masyarakat nobar, mulai dari Mabes, Polda, Polres, dan Polsek di seluruh wilayah,” ujar Listyo kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Menurut Jenderal Listyo, kegiatan nobar ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan melepas penat bagi masyarakat. Lebih dari itu, Polri membidik perputaran roda ekonomi daerah dengan melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi nobar.

“Sehingga kemudian ini bisa menjadi hiburan masyarakat, hiburan rakyat, sekaligus juga membantu menghidupkan ekonomi daerah dari sisi UMKM tingkat daerah,” jelasnya.

Selain menyediakan fasilitas tempat di kantor-kantor polisi, Mantan Kabareskrim ini memastikan bahwa Polri akan mempermudah urusan perizinan serta memberikan pengawalan keamanan penuh bagi instansi atau kelompok masyarakat yang ingin menggelar acara serupa.

“Kita akan bantu apa saja yang nanti diperlukan terkait mulai dari perizinan sampai dengan kegiatan-kegiatan pengamanan dan hal-hal lain yang dibutuhkan,” tegas Kapolri.

Ia berharap momentum pesta bola dunia yang berdekatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ini dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

“Mari kita nobar bersama-sama Piala Dunia untuk menjadi hiburan bagi kita semua,” ajak Jenderal Listyo.

 

Dampak Positif Perekonomian Warga

Pada kesempatan yang sama, Dirut PAW TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari menjelaskan bahwa hak siar Piala Dunia 2026 yang dipegang TVRI merupakan komitmen lembaga penyiaran publik tersebut untuk menghadirkan hiburan berkelas dunia secara gratis dan inklusif.

Fiki merincikan, turnamen sepak bola terakbar ini akan berlangsung selama enam pekan dengan total menyajikan 104 pertandingan.

Mengingat perbedaan zona waktu dengan negara tuan rumah, seluruh laga dijadwalkan tayang pada jam-jam krusial di Indonesia, yakni mulai pukul 00.00 WIB hingga 11.00 WIB setiap harinya.

Dengan dukungan jaringan pengamanan dan infrastruktur Polri yang menyentuh level akar rumput, TVRI optimistis gaung Piala Dunia kali ini dapat memberikan dampak domino yang positif bagi perekonomian warga lokal.

“Insyaallah di tengah situasi yang memang kita ingin dorong adalah ekonomi masyarakat dapat bergerak dari perhelatan Piala Dunia yang disiarkan TVRI,” pungkas Fiki.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6