Warga Jakbar Siap-Siap, Transjakarta Cari 1.000 Orang untuk Posisi Ini, Gaji UMP dan Gratis

Wali Kota meminta armada Transjakarta harus bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual sebagai angkutan umum kota global.

Diterbitkan 14 April 2026, 23:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemkot Jakbar dukung rekrutmen 1.000 pramudi Mikrotrans Transjakarta untuk serap tenaga kerja.
  • Prioritaskan SDM Jakbar, target 30% perempuan, fasilitas gratis, gaji UMP.
  • Syarat KTP DKI, usia 22-45, min SMA, jamin keamanan dan kenyamanan.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) akan memfasilitasi program rekrutmen 1.000 pramudi Mikrotrans yang diinisiasi oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Program ini ditargetkan menjadi solusi penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus meningkatkan standar layanan transportasi publik.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyatakan bahwa program ini akan memprioritaskan sumber daya manusia (SDM) asal Jakarta Barat untuk mengisi kebutuhan pramudi di lapangan.

"Jadi nantinya program ini akan prioritaskan SDM asal Jakarta Barat untuk mengisi kebutuhan pramudi," kata Iin saat menerima audiensi PT Transjakarta, Selasa (14/4/2026).

Iin menekankan pentingnya aspek keamanan dan kenyamanan, terutama bagi kelompok rentan.

Ia menuntut armada Transjakarta harus bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual sebagai angkutan umum kota global.

 

Apa Saja Syarat Menjadi Pengemudi Mikrotrans?

Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM, dan Dukungan Bisnis PT Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari, menjelaskan rekrutmen ini bertujuan untuk peremajaan personel. Saat ini, terdapat sekitar 1.500 pramudi Mikrotrans yang telah memasuki usia di atas 55 tahun.

"Setiap peserta akan dapat berbagai fasilitas meliputi Medical Check-Up (MCU), psikotes, hingga pendidikan di Transjakarta Academy," ujar Mayangsari. Ia memastikan seluruh proses rekrutmen ini gratis karena dibiayai oleh dana CSR melalui Baznas (Bazis) DKI Jakarta.

Adapun kriteria pendaftar antara lain, ber-KTP DKI Jakarta, usia 22-45 tahun, minimal lulusan SMA, serta memiliki karakter patuh dan kontrol emosi yang baik. Menariknya, Transjakarta menargetkan kuota 30 persen bagi pramudi perempuan.

"Kami juga targetkan kuota 30 persen pramudi perempuan. Saat ini, lulusan pertama TJ Academy berjumlah 13 orang dan semuanya adalah perempuan yang sangat kompeten dan profesional," tandasnya.

Para pramudi yang lolos seleksi dan sertifikasi BNSP akan mendapatkan gaji sesuai standar UMP (Upah Minimum Provinsi). Sosialisasi rekrutmen di delapan kecamatan Jakarta Barat akan dilaksanakan pada Kamis (16/4) dan Jumat (17/4).

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6