Liputan6.com, Jakarta - Dugaan kekerasan seksual dan fisik mengguncang Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan kini masuk ranah hukum. Seorang pelatih kepala diduga terlibat.
Sekretaris Umum FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, Selasa (24/2), pun menyebut pihaknya telah memberhentikan terduga pelaku. Para atlet yang menjadi korban juga telah menempuh jalur hukum.
Mereka resmi melaporkan dugaan kekerasan tersebut ke kepolisian agar proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Advertisement
Kasus ini pun lantas mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Pembina club sepeda ASC Monsters itu menyebut penjaminan hadirnya ruang aman juga merupakan hak para atlet.
“Sebagai pembina atlet juga, saya memahami betul bahwa tugas kita bukan hanya membina prestasi dan menyediakan fasilitas latihan yang baik, tetapi juga memastikan para atlet memiliki ruang yang aman dari berbagai jenis intimidasi dan kekerasan. Karenanya, kasus seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Saya minta Polri proses cepat laporan para atlet dan pastikan prosesnya adil dan transparan,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Kamis (5/3).
Berpihak kepada Korban
Selain itu, Sahroni juga meminta seluruh stakeholder untuk berpihak pada korban. Juga, memberikan fasilitas pemulihan terbaiknya untuk para atlet.
“Kemenpora, KONI, dan seluruh stakeholder olahraga juga berpihak pada korban. Karena jangan sampai para atlet dijunjung hanya saat meraih prestasi, tapi diabaikan ruang amannya saat berproses,” tegas Sahroni.
Advertisement
KOI Bersama Menpora Kawal Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia mendukung penuh sikap tegas Menpora Erick Thohir atas kasus dugaan pelecahan seksual dan kekerasan yang dialami atlet pelatnas panjat tebing.
Seperti diketahui Menpora mengawal penuh proses investigasi internal oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan mendorong sanksi berat jika terduga pelaku terbukti bersalah.
Kasus dugaan pelecehan seksual ini mencuat setelah pelatih kepala pelatnas panjat tebing berinisial HB dinonaktifkan oleh FPTI untuk memudahkan proses penyelidikan. Ada delapan atlet yang melapor kepada ketua FPTI Yenny Wahid atas dugaan pelecehan dan kekerasan. Ketua KOI Raja Sapta Oktohari menilai kasus ini sebagai permasalahan serius dan harus ditindaklanjuti dengan obyektif karena segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun intimidasi tidak boleh terjadi di dunia olahraga, terlebih di pelatnas yang seharusnya menjadi ruang aman dan mendukung perkembangan para atlet dalam mencapai prestasi.
“Saya begitu prihatin mendengar kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing ini terjadi di pelatnas. NOC Indonesia mendukung penuh komitmen dan langkah cepat Menpora Erick Thohir untuk memastikan kasus ini diusut secara obyektif, transparan, profesional, dan berkeadilan. Lingkungan pelatnas harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh atlet untuk berkembang dan berprestasi. Atlet harus merasa terjamin keamanannya, dihormati dan dilindungi,” tegas Okto.
Sejalan dengan langkah Menpora Erick, NOC Indonesia juga menunjukkan komitmen terhadap upaya perlindungan untuk atlet dan terciptanya ekosistem olahraga yang aman, dengan mengawal proses investigasi yang saat ini sedang berlangsung melalui Safeguarding Task Force. Okto menjelaskan program safeguarding yang diimplementasikan sejak tahun 2024 ini merupakan langkah sistematis berupa komitmen moral dan tanggung jawab institusional untuk memastikan seluruh atlet berhak mendapatkan kesempatan untuk berlatih, berkembang, dan berprestasi dalam lingkungan yang aman, inklusif dan bebas dari ancaman dalam bentuk apapun.
NOC Indonesia juga telah mengirim surat resmi kepada seluruh federasi nasional anggota NOC Indonesia guna memastikan edukasi, sosialisasi, serta penerapan kebijakan safeguarding berjalan secara konsisten dan terukur.
“Kami terus berkoordinasi secara intesif baik dengan FPTI, Kemenpora maupun federasi nasional berbagai cabor, karena kami tak kenal kompromi dalam menghadapi kasus dugaan kekerasan seksual seperti ini. Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat sistem pencegahan, edukasi, serta mekanisme pelaporan yang aman dan terpercaya. NOC Indonesia berkomitmen mendukung setiap langkah strategis pemerintah termasuk Kemenpora dalam menciptakan ekosistem olahraga nasional yang berintegritas, profesional, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Okto.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475814/original/005504500_1687349060-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_16.58.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256737/original/089202700_1750249802-33283e84-b51c-45ad-88b7-d109fe5b77cd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4202508/original/042900100_1666665580-Sahroni_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4060055/original/050334000_1655854536-FOTO---PRJ-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258568/original/058592500_1781361837-1001372734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4750279/original/099740600_1708601615-IMG_20240222_172200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7000822/original/042206000_1779771603-Video_Virals.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5599610/original/021194000_1778162731-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_20.52.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282749/original/031794600_1672917324-IMG-20230105-WA0004.jpg)