Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya penyerahan uang dari PT Blueray (BR) ke pejabat Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) kementerian Keuangan (Kemenkeu), terkait pengkondisian jalur merah, ketika mengatur perencanaan jalur importasi barang yang akan masuk ke Indonesia.
"Setelah terjadi pengkondisian jalur merah tersebut, terjadi beberapa kali pertemuan dan penyerahan uang dari pihak PT BR kepada oknum di DJBC dalam periode Desember 2025 sampai dengan Februari 2026 di sejumlah lokasi," kata Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam jumpa pers, Kamis (5/2/2026).
"Penerimaan uang ini juga dilakukan secara rutin setiap bulan sebagai jatah bagi para oknum di DJBC," sambungnya.
Advertisement
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, nilai setoran rutin tersebut mencapai Rp 7 miliar per bulan.
"Setoran per bulan, ada jatah bulanan mencapai 7 miliar, ini masih terus didalami. Oleh karena itu, kami tidak berhenti kepada pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersngka hari ini," kata dia.
Â
Tetapkan 6 Tersangka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2910533/original/077656200_1568366471-20190913_154149_resized.jpg)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Penyidik turut menyita barang bukti senilai Rp 40, 5 miliar.
Para tersangka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC periode 2024-Januari 2026, Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan (Kasubdit Intel P2) DJBC, dan Orlando Hamonang (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) DJBC.
Kemudian John Field (JF) selaku Pemilik PT Blueray (BR), Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray, dan Dedy Kurniawan selaku Manager Operasional PT Blueray.
"Tim KPK juga mengamankan barang bukti dari kediaman Rizal, Orlando Hamonangan, dan PT BR serta lokasi lainnya, yang diduga terkait dengan tindak pidana ini, total senilai Rp 40,5 miliar," jelas Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam jumpa pers, Kamis (5/2/2026).Â
Advertisement
Rincian Barang Bukti Sitaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494716/original/071093100_1770309327-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_23.13.19.jpeg)
Adapun rincian barang bukti tersebut adalah sebagai berikut:
1. Uang tunai dalam bentuk rupiah sejumlah Rp 1,89 miliar
2. Uang tunai dalam bentuk Dolar Amerika Serikat sejumlah USD 182.900
3. Uang tunai dalam bentuk Dolar Singapura sejumlah SGD 1,48 juta
4. Uang tunai dalam bentuk Yen Jepang sejumlah JPY 550.000
5. Logam mulia seberat 2,5 kilogram atau setara Rp 7,4 miliar
6. Logam mulia seberat 2,8 kilogram atau setara Rp 8,3 miliar
9. 1 jam tangan mewah senilai Rp 138 juta.Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494725/original/020708600_1770310583-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_23.13.19__1_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298223/original/097011300_1469504769-KPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315874/original/015927800_1785900385-IMG_6254.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315873/original/091438000_1785900384-IMG_6261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315875/original/032342100_1785900385-IMG_6262.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312652/original/051717800_1785539925-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_06.14.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310769/original/074531900_1785336793-IMG-20260728-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4741274/original/088178900_1707738159-WhatsApp_Image_2024-02-12_at_15.41.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300211/original/085807700_1784328539-WhatsApp_Image_2026-07-17_at_13.24.36.jpeg)