Mensos: Sekolah Rakyat Terdampak Bencana Sumatra Sudah Beroperasi Lagi

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul mengatakan, Sekolah Rakyat terdampak bencana Sumatra sudah bisa menjalani sistem pembelajaran.

Diterbitkan 11 Januari 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Siswa Sekolah Rakyat terdampak bencana Sumatra sudah kembali belajar sejak 5 Januari 2026.
  • Sarana prasarana sekolah aman, hanya keluarga terdampak, pasokan makanan kini normal.
  • Kemensos terus mengembangkan Sekolah Rakyat, melibatkan orang tua dalam pemberdayaan.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul mengatakan, Sekolah Rakyat terdampak bencana Sumatra sudah bisa menjalani sistem pembelajaran.

“Sekarang sudah masuk. Jadi memang ada sembilan ya waktu itu yang terdampak semuanya diliburkan,” kata dia usai melihat kegiatan SRT 9 Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Minggu (11/1/2026).

Gus Ipul menegaskan, siswa sekolah rakyat di wilayah terdampak bencana sudah kembali bersekolah sejak 5 Januari 2026.

“Tidak ada masalah karena sarana prasarananya aman, cuma keluarganya yang terdampak. Tapi sekarang sudah semua bisa kembali mengikuti proses belajar,” tegas dia.

Gus Ipul tidak memungkiri saat bencana Sumatra, sempat terkendala pasokan bahan baku makanan.

 “Sekarang sudah normal kembali Alhamdulillah, semua sudah bisa masuk kembali yang di daerah Sumatra yang terkena dampak bencana ya,” ucap Gus Ipul.

Terus Berkembang

Gus Ipul menuturkan, Kementerian Sosial terus melakukan pengembangan terhadap sekolah rakyat, salah satunya perubahan pada siswa.

“Kita mencoba untuk membangun semangat supaya keluarganya semangat, anaknya semangat, kita juga semangat, sehingga proses pembelajarannya bisa lebih lancar,” tutur Gus Ipul.

Dia menuturkan, berusaha membangun pemahaman kepada orang tua terkait pendidikan di sekolah rakyat.

Gus Ipul menilai, pendidikan di sekolah rakyat membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan orang tua. 

“Jadi tidak hanya anaknya, tapi orang tuanya juga harus berusaha supaya menjadi keluarga yang lebih berdaya, inilah salah satu hal yang menjadi ciri khas Sekolah Rakyat. Jadi orang tuanya diberdayakan, orang tuanya harus terlibat dalam upaya pemberdayaan,” kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6