Wamen Viva Yoga Janji Perbaiki Jalan untuk Warga Transmigrasi di Bungo Jambi: Akan Dibantu APBN 2026

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperkuat kawasan transmigrasi melalui perbaikan fasilitas dasar dan peningkatan produktivitas kebun sawit warga.

Diterbitkan 08 Desember 2025, 02:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintah berupaya perkuat kawasan transmigrasi dengan perbaiki fasilitas dasar.
  • APBN 2026 akan bantu perbaiki jalan rusak di Kuamang Kuning, Bungo.
  • Program replanting sawit akan tingkatkan produktivitas kebun warga.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan, pemerintah saat ini berupaya untuk memperkuat kawasan transmigrasi dengan memperbaiki fasilitas dasar dan meningkatkan produktivitas kebun masyarakat.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Tabligh Akbar Ikatan Muslim Kuamang Kuning (IMMK) yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-240 Dusun Karya Harapan Mukti dan peringatan 40 Tahun Transmigrasi Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo, Jambi Minggu (7/12/2025).

Dalam kesempatan itu juga, Viva juga mendengarkan aspirasi warga, di mana soal kondisi jalan rusak, layanan kesehatan, dan pengangkutan hasil panen sawitnya.

"Tadi saya bicara dengan Bapak Bupati Bungo, untuk jalan, Insyallah nanti akan dibantu APBN tahun anggaran 2026. Supaya ibu-ibu yang hamil tidak melahirkan sebelum waktunya karena kondisi jalan yang rusak," kata dia di lokasi.

Viva pun mengungkapkan akan ada program replanting sawit salah satunya tentu memperbaiki jalan.

 

Tingkatkan Produksi

Viva juga menyoroti banyak kebun warga yang sudah masuk ke dalam usia tak produktif lagi, sehingga perlu ditanam kembali bibit sawit yang unggul agar mendapatkan hasil panen yang optimal.

"Nanti akan ada program replanting di seluruh kawasan transmigrasi, di Kabupaten Bungo. Bapak bupati akan mengawal langsung, dan bertemu Dirjen Perkebunan untuk meneliti data-data kebun sawit yang perlu diremajakan ada ada berapa hektar," ungkap dia.

Diharapkan, dengan program ini, petani transmigran dapat meningkatkan produktivitas kebun serta pendapatan keluarga, sekaligus dapat memperkuat sektor perkebunan sebagai sumber ekonomi utama masyarakat Kuamang Kuning.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6