Muskernas IV Persis Serukan Aksi Lingkungan dan Kepedulian Sosial Bantu Korban Bencana

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persis KH Jeje Zaenudin menyampaikan duka cita mendalam atas musibah banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan sejumlah daerah lain.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 06:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) IV Persatuan Islam (Persis) yang digelar di Kaliurang, Yogyakarta pada 29 November–1 Desember 2025, berakhir dengan sejumlah rekomendasi yang ditegaskan sebagai sikap organisasi dan seruan moral bagi seluruh pihak.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persis KH Jeje Zaenudin menegaskan, rangkaian sidang, kajian, dan diskusi Muskernas berlangsung dengan penuh kesungguhan, khidmat, dan semangat pembaruan.

"Hasil-hasil yang dirumuskan menjadi garis kebijakan organisasi sekaligus panduan sikap bagi umat," ujar Jeje, melalui keterangan tertulis, Rabu (12/3/2025).

Dia mengatakan, Persis menyampaikan duka cita mendalam atas musibah banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan sejumlah daerah lain.

"PERSIS mendoakan agar seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ucap Jeje.

Sebagai bentuk kepedulian, lanjut dia, PP Persis menginstruksikan seluruh struktur dan kader untuk segera bergerak melakukan aksi gotong royong dan penggalangan bantuan kemanusiaan.

"Ini adalah ikhtiar untuk meringankan beban para saudara sebangsa," terang Jeje.

 

Soroti Masalah Akar Bencana Alam

Jeje juga menyoroti akar masalah bencana alam yang terus berulang. Persis meminta pemerintah mengambil langkah serius dan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan.

"Pemerintah harus memperketat upaya menjaga keseimbangan hutan dan lingkungan, serta menindak tegas para pelaku pembabatan hutan, illegal logging, penyalahgunaan perizinan, dan penambangan liar tanpa pandang bulu," terang dia.

"Persis mendorong pemulihan fungsi hutan lindung sesuai peruntukannya agar potensi bencana dapat ditekan. Jeje mengatakan, kerusakan lingkungan tak boleh lagi ditoleransi karena berdampak langsung pada keselamatan masyarakat," sambung Jeje.

Tak hanya itu, lanjut dia, Persis juga mengingatkan para pejabat pemerintah untuk lebih peka terhadap situasi rakyat.

 

Utamakan Simpati

Jeje menegaskan, pejabat di semua tingkatan harus mengutamakan simpati, empati, dan keberpihakan kepada rakyat.

Ia menekankan, pejabat wajib menjauhkan diri dari hedonisme.

"Hindari gaya hidup bermewah-mewah dan pamer kekayaan, terutama ketika masyarakat masih banyak hidup dalam kesulitan dan sebagian tengah mengalami kehilangan akibat bencana," kata Jeje.

Di akhir rekomendasi, Jeje menegaskan, seruan Muskernas IV merupakan wujud tanggung jawab moral Persis terhadap kemaslahatan umat dan bangsa. Ia mengajak seluruh pihak memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan komitmen menjaga lingkungan.

"Semoga seluruh pihak dapat mengambil manfaat, hikmah, serta dorongan kebaikan dari hasil Musyawarah Kerja Nasional ini," tandas Jeje.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6