Pria Ngamuk di Tebet Sampai Todong Pistol dan Ngaku Anggota, Polisi Ungkap Pemicunya

Kompol Iwan Gunawan menerangkan, salah satu korban telah membuat laporan polisi.

Diterbitkan 13 November 2025, 18:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polisi selidiki keributan di Tebet, dua korban diserang gerombolan.
  • Diduga berawal senggolan, korban dipukul dan diancam senjata api.
  • Pelaku kabur, polisi periksa saksi dan olah TKP ulang.

Liputan6.com, Jakarta Polisi turun tangan menyelidiki keributan yang terjadi di Jalan Tebet Barat IX, Jakarta Selatan. Gerombolan orang mengamuk, menyerang dua orang di lokasi.

Kejadian itu sempat direkam oleh salah seorang warga, dan videonya viral di media sosial.

Terkait hal ini, Kapolsek Tebet, Kompol Iwan Gunawan menerangkan, salah satu korban telah membuat laporan polisi.

Menurutnya, pihak kepolisian sudah memeriksa beberapa saksi dan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang untuk memastikan kronologi kejadian.

"Kita nanti cek TKP lagi, lagi kita periksa saksi-saksi," kata Iwan kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).

 

Tak Saling Kenal

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku dan korban tidak saling mengenal. Diduga, keributan bermula dari senggolan kendaraan di jalan yang berujung adu mulut hingga berkelahi.

"Iya itu berkelahi. Ada indikasi senggolan, senggolan aja, biasa kan kalau di jalan, senggolan," ucap dia.

Terkait isu pelaku membawa senjata api, Iwan belum bisa memastikan. Polisi masih melakukan pendalaman.

"Pelaku masih dalam lidik," ucap dia.

 

Video

Dalam rekaman video yang beredar, pria berjaket cokelat marah-marah pada seorang pria bertopi. Tak lama, ia langsung menghadiahkan tendangan kungfu arah lawannya. Di sisi lain jalan, seorang pria lain ikut jadi sasaran amuk.

Salah satu korban, Aldi, menceritakan detik-detik kejadian itu. Ia baru saja pulang dari kerja menuju kosannya, ketika beberapa orang mendekat dan menuduhnya menyenggol. Padahal, Aldi bersikeras sama sekali tidak bersentuhan.

"Awalnya tuh saya mau arah balik ke kosan kan karena pulang kerja. Nah tiba-tiba ada orang yang nyampingin, katanya saya nyenggol dia, padahal tidak sama sekali," kata dia kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).

Keributan itu berbuntut panjang. Pelaku memukul Aldi dan temannya. Bahkan, seorang pelaku lain sempat mengeluarkan senjata api untuk mengintimidasi. Warga sekitar hanya bisa menyaksikan, takut ikut terlibat.

"Di situ dia main pukul dan saya sedikit ngelawan. Dia ngeluarin senpi bang, ngeluarin senpi, saya ditodong. Habis lah saya di situ, nggak berani ngelawan juga, dan warga sekitar juga hanya liat saja," ujar dia.

"Dia mengaku anggota katanya, seperti itu," sambung Aldi.

Akibat kejadian itu Aldi dan temannya mengalami luka. Punggung dan pipi memar, sementara temannya agak bonyok. Aldi mengatakan, para pelaku langsung melarikan diri usai melampiaskan amarahnya.

"Langsung cabut," ucap dia.

Menurut dia, ada tiga pelaku dengan dua motor berbeda. "Nmax satu, satu lagi vespa," ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6