Hunian Pekerja Terbakar, Otorita Pastikan Tak Ada Korban, Pembangunan IKN Berjalan Normal

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Troy Pantouw, memastikan semua pekerja dalam kondisi baik. Mereka telah dipindahkan ke hunian lain untuk sementara waktu.

Diterbitkan 03 Oktober 2025, 13:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Hunian pekerja Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dilanda kebakaran hebat pada Rabu (1/10/2025). Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Troy Pantouw, memastikan semua pekerja dalam kondisi baik. Mereka telah dipindahkan ke hunian lain untuk sementara waktu.

"Kami tegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pekerja sudah didata, dalam keadaan baik, dan telah dipindahkan ke hunian lainnya," kata Troy kepada wartawan, Jumat (3/9/2025).

Dia menambahkan, pembangunan IKN tetap berjalan normal pascainsiden kebakaran. 

Kronologi Kebakaran

Dia menjelaskan, kebakaran hanya terjadi di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) Site 1A Tower Nusa Indah atau Tower 14 IKN dan tak menjalar ke bangunan lain. Hasil investigasi sementara, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.05 WITA di salah satu kamar lantai 3.

Tower tersebut terdiri dari 4 lantai, dengan total 56 kamar, dan dihuni sekitar 608 pekerja konstruksi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih dua jam, yaitu pukul 19.55 WITA.

"Dan kemudian dilakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api yang dapat menjalar," ujarnya.

Akibat kebakaran ini, seluruh kamar yang berada di lantai 3 dan 4 Tower 14 hunian pekerja IKN mengalami kerusakan yang signifikan. Mulai dari, kerusakan pada plafon, dinding, perabotan kamar.

"Bagian sekitar kamar terdampak juga mengalami kerusakan akibat panas dan air pemadaman. Estimasi kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh pihak Otorita IKN dan Building Management," jelas Troy.

Penyebab Kebakaran Masih Diinvestigasi

OIKN masih menunggu hasil identifikasi dari kepolisian terkait penyebab kebakaran.

"Penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan forensik resmi dari pihak kepolisian," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6