Liputan6.com, Jakarta - Kasus kematian Arya Daru Pangayunan (ADP) memasuki babak baru. Pihak keluarga diplomat muda Kementerian Luar Negeri itu mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
"Benar sudah ada permohonan perlindungan dari keluarga almarhum ADP. Enam orang," kata Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/9/2025).
Permohonan itu masuk ke LPSK akhir Agustus lalu. Saat ini masih dalam tahap verifikasi berkas.
Advertisement
"Sekarang kami masih verifikasi berkas atau telaah administrasi," ucap dia.
Keluarga Endus Banyak Kejanggalan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297374/original/043244200_1753683655-WhatsApp_Image_2025-07-28_at_12.38.12.jpeg)
Susilaningtias mengatakan, pihak keluarga mengajukan permohonan perlindungan bukan tanpa sebab. Keluarga mencium ada sejumlah kejanggalan, seperti mendapat kiriman simbol-simbol aneh berupa gabus berbentuk bintang, hati, hingga bunga kamboja saat acara pengajian.
"Iya, soal kejanggalan juga disampaikan kepada LPSK mengenai ada pihak yang mengirimkan pesan melalui simbol-simbol yang tidak dipahami," ucap dia.
Temuan aneh lainnya versi keluarga, bunga di makam almarhum diganti pihak tak dikenal. Tetapi dia enggan merinci lebih jauh dan mempersilakan ditanyakan ke pengacara keluarga Arya Daru.
"Kalau soal alasan secara lebih dalam, sebaiknya bisa ke kuasa hukumnya. Tetapi yang disampaikan kepada LPSK adalah harapannya dengan perlindungan LPSK dapat menguatkan keluarga bersama kuasa hukumnya untuk dapat mengungkap kematian almarhum ADP ini dengan sebenar-benarnya," ujar dia.
Advertisement
Temuan Polisi Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299283/original/025170100_1753792179-1000128646.jpg)
Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Wira Satya Triputra menuturkan, dari berbagai barang bukti yang ada, tidak ditemukan adanya pembunuhan.
"Dari hasil pemeriksaan, disimpulkan bahwa indikator kematian ADP mengarah pada indikasi meninggal tanpa keterlibatan orang lain," ungkap Wira dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/7).
Wira menambahkan, Polisi juga belum menemukan unsur pidana dari kasus kematian ADP.
"Kami menyimpulkan hasil penyelidikan yang kami lakukan bahwa kami simpulkan belum menemukan adanya peristiwa pidana," ucapnya.
Menurut Polisi, kesimpulan itu diperkuat dengan temuan penyelidikan digital forensik pada laptop dan telepon genggam milik korban. Yakni tidak ada ancaman terhadap korban. Dari laptop dan telepon genggam milik korban, Polisi hanya menemukan rekam pencarian mengenai penyakit.
Keluarga Tak Yakin Bunuh Diri
Ayahanda almarhum Arya Daru, Subaryono, mengungkapkan betapa hancurnya perasaan keluarga atas kepergian putra tunggal mereka.
"Kami tidak hanya kehilangan Arya Daru, tapi juga kehilangan harapan," ucapnya.
Bagi Subaryono, kepergian Daru bukan sekadar kehilangan anak, tetapi hilangnya cahaya yang menjadi simbol perjuangan panjang keluarga. Daru lahir setelah sang istri mengalami tiga kali keguguran.
"Butuh proses panjang untuk kelahiran Arya Daru. Dia adalah bintang, suatu karunia bagi kami," imbuhnya.
Kematian Daru sejak awal menimbulkan tanda tanya besar. Saat jasadnya ditemukan, wajahnya dalam kondisi terlilit lakban, namun pintu kamar kos tidak menunjukkan tanda-tanda perlawanan.
Meski demikian, polisi menyebut tidak ada indikasi tindak pidana dan menduga kuat Daru meninggal karena bunuh diri. Kesimpulan itu segera memunculkan keraguan, terutama dari pihak keluarga. Apalagi Arya Daru dalam posisi promosi jabatan dan akan pergi ke Finlandia bersama keluarga.
"Bagaimana bisa orang yang baru mendapat promosi jabatan, sedang bahagia, tiba-tiba memilih jalan itu? Bagi kami ini tidak masuk akal," tegas kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilianto.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5279336/original/003178400_1752134582-WhatsApp_Image_2025-07-10_at_2.55.41_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468732/original/035754600_1768009045-TIM_KUASA_HUKUM_ADP_SAAT_JUMPA_PERS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5422493/original/010755300_1763988568-Jepretan_Layar_2025-11-21_pukul_19.47.30.png)