Liputan6.com, Jakarta Pelatihan sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan. Dengan pelatihan, masyarakat menjadi lebih siap untuk bekerja atau membuka usaha sendiri. Menyadari hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka pelatihan Mobile Training Unit (MTU) yang dapat diikuti warga Jakarta tanpa dipungut biaya alias gratis.
Jenis keterampilan yang ditawarkan meliputi desain grafis, teknik komputer, operator komputer, tata busana, tata boga, tata rias, las listrik, teknik sepeda motor, dan teknik pendingin AC.
Peserta pelatihan mengaku gembira dan optimistis. Mereka yakin MTU dapat mempermudah cari kerja atau buka usaha sendiri. Arlita Putri Ambarwati, Pelajar SMK Trimulya Jakarta, yang ikut MTU Tata Busana di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan, siap membuka usaha mikro dari kemampuan yang didapat.
Advertisement
“Rencananya mau coba buka usaha kecil-kecilan. Kalau sudah bisa ngejahit, saya mau bikin dompet, bikin tas kecil, atau pouch gitu yang dijual murah atau buat sovenir,” ujarnya kepada Liputan6.com.
Ia menilai kemajuan teknologi membuatnya bisa terus mengembangkan diri, bahkan mencari pasar via online.
“Apalagi sekarang sudah zamannya online ya. Jadi, lebih terbuka. Kalau mau lebih inovatif, tinggal lihat video tutorial di internet. Sekarang sudah dilatih juga ya. Jadi, tambah mantap deh,” tambahnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5343923/original/016877600_1757475403-Mobile_Training_Unit_Permudah_Warga_Dapat_Kerja_hingga_Wirausaha_2.jpg)
Senada Lidya Astuti, peserta MTU Tata Boga dari Ragunan, Jakarta Selatan, menyebut pelatihan ini menambah value dirinya selaku pelaku usaha catering.
“Saya kan sudah ada catering. Jadi, di sini ya rencananya buat mengembangkan itu. Selain dapat ilmu, kan kita nambah relasi juga. Kenal orang, orang ini pesan di saya, orang itu pesan di saya, kayak gitu nambah jaringan gitu,” ujarnya.
Lidya berpendapat dengan mengikuti Pelatihan MTU Tata Boga, ia makin percaya diri dalam berwirausaha.
“Apalagi, dapat sertifikat. Jadi, kalau ada pesanan, kita bisa bilang ‘ini loh, kami bersertifikat’, jangan takut pesan di kami,” tambahnya.
Kolaborasi Lintas Pihak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5343924/original/025115500_1757475403-Mobile_Training_Unit_Permudah_Warga_Dapat_Kerja_hingga_Wirausaha_3.jpg)
Saat ini, MTU sedang berjalan di berbagai wilayah Jakarta. Di PPKD Jakarta Selatan, program ini diselenggarakan di sekolah, tempat ibadah, hingga kelurahan atau kecamatan peserta pemohon. Pihak-pihak tersebut membantu menyiapkan tempat serta masyarakat yang ingin ikut. Dengan kata lain, program ini berjalan baik karena kolaborasi lintas pihak.
Berikut daftar MTU yang dilaksanakan PPKD Jakarta Selatan mulai 29 Agustus hingga 26 September 2025:
- Tata Boga di Masjid Baitul Salam, Jl. Palapa Masjid No. 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
- Tata Busana di SMK Trimulia Jakarta, Jl. Hj. Adam Malik No. 1, Pesanggrahan, Jakarta Selatan
- Tata Rias di Kodim Jakarta Selatan
- Teknik Sepeda Motor di Dojo Bambu Apus, Jl. Mandor Hasan No. 73, Cipayung, Jakarta Timur
- Desain Grafis di SMK Bakti 17, Jl. Persahabatan No. 23, Jagakarsa, Jakarta Selatan
- Operator Komputer di Gereja Maria Kusuma Karmel, Jl. Kusuma No. 1, Kembangan, Jakarta Barat
- Teknik Komputer di Masjid Jami’ Baitul Fatah, Jl. Lapangan Tembak No.7, Cilandak, Jakarta Selatan
- Teknik Pendingin AC di Gereja Santo Yohanes, Jl. Melawai Raya No. 197, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
- Las Listrik di SMK Bunda Kandung, Jl. Palapa Raya No. 3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5343925/original/032174100_1757475403-Mobile_Training_Unit_Permudah_Warga_Dapat_Kerja_hingga_Wirausaha_4.jpg)
Lidya mengaku tahu informasi MTU dari perkumpulan kajian di Masjid Baitul Salam. Pendaftaran program dilakukan di grup WhatsApp.
“Awalnya di-share di grup WA, bahwa akan ada Pelatihan Tata Boga untuk 10 orang. Terus ada yang punya catering atau usaha, mau upgrade kemampuannya, jadi saya ikut,” ucapnya.
Lidya tertarik ikut MTU karena ingin upgrade usaha catering yang ia miliki. Menurutnya, pelatihan ini dapat memupuk rasa percaya dirinya dalam berwirausaha.
“Pengen karena kira-kira untuk usaha lah. Jadi kalau ada pesanan, kita nggak minder, sudah tahu macam-macam resep, nanti kan diajarin. Jadi, kalau ada orderan, udah siap,” tutur Lidya.
Senada, Arlita tahu ada MTU Tata Busana dari sekolahnya, SMK Trimulia Jakarta. Sosialisasi program ini dilakukan oleh guru. Siswa dapat mengajukan diri atau diajukan oleh pihak sekolah.
“Katanya ada Tata Busana, jadi saya pengen belajar menjahit. Walaupun jurusan saya di SMK itu Manajemen Perkantoran, tapi saya juga pengen bisa ngejahit, untuk dipakai sehari-hari dan juga bisa dipakai di dunia kerja,” kata Arlita.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5343926/original/039637300_1757475403-Mobile_Training_Unit_Permudah_Warga_Dapat_Kerja_hingga_Wirausaha_5.jpg)
Kepala PPKD Jakarta Selatan, Budi Karlia Setiyanto, menegaskan MTU menjadi tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas pihak terus ditingkatkan. PPKD menunjuk person in charge (PIC) yang berkoordinasi dengan berbagai pihak.
“Dari kami ada PIC-nya, ada teman-teman yang bertugas mencari lokasi dan kesiapan peserta, koordinasi sama pihak lain, misalnya SMK. Berapa siswa atau alumni yang mau ikut? Oh, ternyata masyarakat sekitar ada nih yang mau ikut juga, gitu kan. Ya udah enggak apa-apa, kita gabung aja, gitu juga bisa,” terang Budi.
MTU dapat dilaksanakan karena permohonan langsung 10 orang di lokasi pemohon, atau hasil kerja sama lintas pihak. Pelatihan ini memberi kesempatan sefleksibel mungkin. Budi menekankan pentingnya keseriusan peserta pelatihan.
“Bisa memohon mandiri atau seperti SMK itu ya bisa, kita kasih kesempatan sefleksibel mungkin. Poinnya yang penting masyarakat yang mau ikut pelatihan benar-benar punya niat serius, mau belajar, mau berlatih, mau meningkatkan keterampilannya,” pungkas Budi.
Advertisement
Optimalkan Penyerapan SDM Jakarta
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5343927/original/048861300_1757475403-Mobile_Training_Unit_Permudah_Warga_Dapat_Kerja_hingga_Wirausaha_6.jpg)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menjelaskan, MTU diadakan untuk mengoptimalkan penyerapan sumber daya manusia (SDM) Jakarta. Oleh sebab itu, pelatihan tidak dipungut biaya dan mudah diakses masyarakat melalui teknik jemput bola.
“Jakarta masih dihadapkan pada tantangan besar, yaitu tingginya angka pengangguran, khususnya di kalangan usia produktif. Karena itu, MTU dirancang dengan pendekatan jemput bola agar efisien,” jelas Rano di Silang Selatan Monas, Kamis (22/4/2025).
Rano berharap program ini dapat membantu masyarakat Jakarta mengasah keterampilan dan memperluas wawasan guna persiapan kerja atau membuka usaha. Ia meminta seluruh pihak berperan aktif dalam mengoptimalkan MTU.
“Saya juga mengajak para camat dan lurah di seluruh wilayah Jakarta untuk berperan aktif dalam program ini. Lakukan pemetaan potensi serta kebutuhan keterampilan masyarakat di wilayah masing-masing. Fokus utama diarahkan pada kelompok usia produktif, pekerja rentan, dan warga yang berminat untuk berwirausaha,” tambahnya.
Selaras, Budi menerangkan fokus program ini tak hanya untuk pekerja formal, tetapi juga untuk mempersiapkan wirausaha baru di Jakarta. Harapannya, peserta dapat membuka usaha sehingga terciptalah efek domino penyerapan tenaga kerja.
“Harapannya peserta bisa mandiri,bisa membentuk usaha sendiri. Nah, ketika dia bisa berwirausaha, maka dia akan memberikan kesempatan untuk membuka lapangan kerja baru gitu. Sehingga efek dominonya ada,” terang Budi.
Selain memudahkan masyarakat dengan lokasi pelatihan yang fleksibel, Pemprov DKI juga memberi kemudahan dalam pendaftaran.
“Daftarnya bisa online, bisa bersurat ke sini. Tapi, sekarang kan zaman sudah serba digital ya, jadi kita nggak mau mempersulit teman-teman, cari yang mudah, silakan daftar secara online,” pungkas Budi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5343922/original/009689500_1757475403-Mobile_Training_Unit_Permudah_Warga_Dapat_Kerja_hingga_Wirausaha_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105249/original/065305000_1783042685-por7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3279574/original/001681300_1603787899-20201027-Pemprov-DKI-Belum-Putuskan-Konsep-Kepemilikan-Rumah-Susun-Pasar-Rumput-ANTONIUS-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8947955/original/040520000_1782968991-156862.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8945323/original/076800700_1782967768-156856.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261321/original/034850200_1781695698-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_16.44.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713559/original/055697600_1782795898-IMG_1753__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257326/original/039656900_1781235994-Pramono_Ultah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7963374/original/011790100_1780799892-CFD_Rasuna_Said.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8681626/original/032014500_1782731258-IMG_1724.jpeg)