Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menyiapkan pembangunan sejumlah jalan layang baru atau flyover, sebagai upaya mengurai kemacetan di ibu kota.
Pramono mengungkapkan, usai memprioritaskan penyelesaian Jalan Layang Latumenten, nantinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengkaji sejumlah lokasi yang dinilai mendesak untuk dibangun jalan layang, seperti di wilayah Pejompongan, Pancasila, dan Bintaro.
"Berkaitan dengan flyover yang belum dibangun, yang menjadi prioritas memang ada. Nanti kami akan segera putuskan mana yang memang sudah menjadi kebutuhan, termasuk apakah yang di Pejompongan ataukah yang di Pancasila, atau yang di Bintaro," kata Pramono saat meninjau pembangunan Jalan Layang Latumenten, Grogol, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026).
Advertisement
Menurut Pramono, pembangunan Jalan Layang Latumenten masih menjadi prioritas utama karena kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu titik kemacetan paling parah di Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI memilih menuntaskan proyek tersebut sebelum melanjutkan pembangunan di lokasi lain.
"Memang ada, tapi yang paling prioritas sekarang ini memang di tempat ini karena di tempat ini begitu menjadi kebutuhan," ujarnya.
Â
Progres Jalan Layang Latumenten
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8945326/original/070810200_1782967769-156840.jpg)
Pramono menyebut progres pembangunan Jalan Layang Latumenten saat ini telah mencapai 55,2 persen dengan nilai proyek sebesar Rp 259 miliar. Pemprov DKI menargetkan konstruksi rampung pada 15 Desember tahun ini.
Flyover Latumenten yang mengarah ke Slipi tersebut memiliki panjang 435 meter dan lebar 11 meter dengan kapasitas dua lajur kendaraan umum serta satu lajur busway. Sementara itu, flyover yang mengarah ke Grogol memiliki panjang 420 meter dan lebar 11 meter dengan kapasitas dua lajur kendaraan umum serta satu lajur busway.
Dengan sisa waktu pengerjaan sekitar lima bulan, percepatan pembangunan terus dilakukan secara simultan agar target operasional pada akhir 2026 dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi mobilitas warga Jakarta.
Ia mengatakan Jalan Layang Latumenten menjadi salah satu proyek yang paling dinantikan masyarakat karena di kawasan tersebut kemacetan terjadi hampir sepanjang hari.
"Karena di sini ini kalau dilihat pagi, sore, siang selalu kemacetannya tinggi sekali. Maka ketika saya mendapatkan usulan tentang Flyover Latumenten untuk segera dikerjakan, saya menyampaikan bahwa ini menjadi prioritas utama untuk mengurai kemacetan di daerah Grogol, Pluit, Slipi, dan sebagainya," jelas Pramono.
Menurut Pramono, setelah Jalan Layang Latumenten beroperasi, perlintasan sebidang kereta api di bawahnya akan ditutup sehingga seluruh kendaraan melintas melalui jalan layang. Kebijakan itu diharapkan mampu menghilangkan hambatan akibat buka-tutup perlintasan kereta sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Pramono berharap penyelesaian Jalan Layang Latumenten dapat menjadi awal bagi percepatan pembangunan infrastruktur transportasi di sejumlah titik kemacetan lain di Jakarta.
"Saya sungguh berharap penyelesaian Flyover Latumenten ini segera bisa diselesaikan tepat waktu dan mudah-mudahan ini akan membuat Jakarta konektivitas transportasinya menjadi lebih baik," kata Pramono.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8945323/original/076800700_1782967768-156856.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8142445/original/055475600_1780994868-733295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6479021/original/035993700_1779339085-Latumenten.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568159/original/000404100_1777350663-5.jpg)