Kemensos Siapkan Rp 4,52 Miliar untuk Pengungsi Gempa NTT

Dana Rp 4,52 miliar dari Kemensos disalurkan sebagai bantuan bagi korban gempa NTT, termasuk logistik dan santunan.

Diterbitkan 16 Agustus 2026, 15:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kemensos merespons gempa NTT dengan mobilisasi logistik dan dana santunan korban.
  • Distribusi logistik terhambat gelombang tinggi, diatasi dengan belanja langsung di lokasi.
  • Total bantuan logistik Rp 4,52 M dan santunan Rp 15 Juta per korban meninggal disiapkan.

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat merespons bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain memobilisasi bantuan logistik senilai miliaran rupiah, pemerintah juga telah menyiapkan dana santunan bagi para korban terdampak, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka.

Menurut Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono, seluruh sumber daya dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

Dia memaparkan, mobilisasi logistik ini dilakukan melalui tiga titik utama yaitu Sentra Efata Kupang, Gudang Dinas Sosial Provinsi NTT, serta Gudang Pusat Kemensos di Bekasi.

"Kami terus menyiapkan dan menggerakkan logistik untuk penanganan bencana di NTT. Di NTT ada dua gudang yang menjadi titik mobilisasi, yaitu Sentra Efata Kupang dan Gudang Dinas Sosial Provinsi NTT," ujar Agus Jabo dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip, Minggu (16/8/2026).

Menurut dia, meskipun logistik telah disiapkan, proses distribusi dari Kupang menuju lokasi terdampak sempat menemui tantangan alam. Agus Jabo menyampaikan, kondisi gelombang laut yang masih tinggi menghambat jalur transportasi logistik melalui jalur air.

"Menyiasati hal tersebut, Kemensos mengambil langkah diskresi dengan menerapkan skema belanja langsung di wilayah bencana. Strategi ini diambil agar bantuan pangan dan perlengkapan pengungsian dapat segera diakses oleh masyarakat tanpa harus menunggu pengiriman dari luar daerah," papar dia.

Agus Jabo menyebut, hingga saat ini, total nilai bantuan logistik yang dikerahkan Kemensos mencapai Rp 4,52 miliar.

"Bantuan tersebut terdiri dari makanan siap saji, tenda keluarga, kasur, selimut, perlengkapan anak dan dewasa, hingga tambahan pasokan beras reguler sebanyak 48 ton," terang dia.

 

Santunan Rp 15 Juta bagi Ahli Waris Korban Meninggal

Agus Jabo menegaskan, selain fokus pada kebutuhan dasar di pengungsian, Kemensos juga memberikan perhatian khusus bagi keluarga yang berduka.

Dia mengatakan, pemerintah memastikan akan memberikan santunan berupa tali asih sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban jiwa.

"Untuk santunan korban jiwa, Kemensos akan memberikan tali asih kepada ahli waris sebesar Rp15 juta untuk setiap korban meninggal dunia. Kami meminta pemerintah daerah dan Dinas Sosial segera mendata dan melaporkannya kepada Kemensos supaya santunan bisa segera diberikan," tandas Agus Jabo.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6