8 Trik Menghilangkan Bau Apek pada Busa Helm Tanpa Perlu Dicuci Basah, Cukup Pakai Bahan Dapur

Temukan beberapa trik menghilangkan bau apek pada busa helm tanpa perlu dicuci basah, cukup pakai bahan dapur.

Diterbitkan 30 September 2026, 18:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bau apek pada bagian dalam helm dapat muncul setelah pemakaian berulang, terutama saat busa sering terkena keringat dan kurang mendapat sirkulasi udara. Kondisi ini membuat helm terasa kurang nyaman saat digunakan. Trik menghilangkan bau apek pada busa helm tanpa perlu dicuci basah, cukup pakai bahan dapur bisa menjadi pilihan praktis untuk perawatan di rumah.

Perawatan busa helm tidak selalu membutuhkan proses pencucian penuh. Beberapa bahan dapur memiliki karakteristik tertentu sehingga dapat membantu mengurangi aroma kurang sedap dan menyerap kelembapan ringan. Trik menghilangkan bau apek pada busa helm tanpa perlu dicuci basah, cukup pakai bahan dapur juga bisa diterapkan secara sederhana tanpa peralatan khusus.

Selain memilih bahan tepat, kebiasaan setelah berkendara turut berperan dalam menjaga kesegaran helm. Helm sebaiknya diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum disimpan di tempat tertutup. Trik menghilangkan bau apek pada busa helm tanpa perlu dicuci basah, menjadi solusi sederhana bagi pengguna helm rutin tanpa harus langsung melakukan pencucian menggunakan air. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (30/9/2026).

1. Gunakan Baking Soda untuk Menyerap Bau

Baking soda merupakan salah satu bahan dapur praktis untuk membantu mengurangi bau tidak sedap. Bubuk ini dapat menyerap sebagian kelembapan dan membantu menetralisir aroma pada permukaan busa helm.

Pastikan bagian dalam helm berada dalam kondisi kering sebelum menggunakan baking soda. Taburkan sedikit baking soda pada area busa, terutama bagian yang sering bersentuhan langsung dengan kepala. Diamkan selama beberapa jam agar bubuk memiliki waktu untuk menyerap kelembapan dan aroma.

Setelah itu, bersihkan baking soda menggunakan penyedot debu berdaya rendah atau sikat lembut. Hindari menggosok busa terlalu keras agar material tidak cepat rusak.

2. Manfaatkan Kopi Bubuk untuk Membantu Menetralisir Aroma

Kopi bubuk memiliki aroma khas dan dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau tidak sedap di ruang tertutup. Cara ini cocok digunakan sebagai perawatan tambahan setelah helm selesai dipakai.

Masukkan kopi bubuk kering ke dalam wadah kecil atau kantong kain tipis. Letakkan di dalam helm saat helm sedang tidak digunakan. Pastikan kopi tidak bersentuhan langsung dengan busa agar tidak meninggalkan noda.

Biarkan kopi berada di dalam helm selama beberapa jam atau semalaman. Setelah itu, keluarkan kantong kopi sebelum helm digunakan kembali. Cara ini lebih cocok untuk membantu memberikan aroma segar daripada menggantikan proses pembersihan jika busa sudah sangat kotor.

3. Gunakan Beras Kering untuk Membantu Mengurangi Kelembapan

Beras kering dapat digunakan sebagai bahan sederhana untuk membantu menyerap kelembapan di area penyimpanan. Kelembapan berlebih merupakan salah satu kondisi yang dapat membuat aroma apek lebih mudah bertahan.

Masukkan beras kering ke dalam kantong kain atau wadah kecil yang aman, lalu letakkan di dalam helm ketika sedang disimpan. Jangan menaburkan beras secara langsung ke busa karena butiran dapat masuk ke sela-sela material.

Cara ini dapat dilakukan setelah helm digunakan dalam waktu lama. Sebelum menyimpan helm, pastikan permukaan bagian dalam tidak dalam kondisi sangat basah akibat keringat.

4. Coba Kulit Jeruk sebagai Pewangi Alami

Kulit jeruk dapat memberikan aroma segar pada ruang penyimpanan helm. Minyak alami pada kulit jeruk menghasilkan aroma khas yang dapat membantu membuat bagian dalam helm terasa lebih segar.

Gunakan kulit jeruk dalam kondisi bersih dan kering. Letakkan beberapa potong kulit di dalam wadah kecil atau kantong kain, kemudian tempatkan di dekat helm tanpa menyentuh busa secara langsung.

Jangan menyimpan kulit jeruk terlalu lama di dalam helm. Kulit buah yang mulai lembap dapat mengalami pembusukan dan justru menimbulkan aroma baru. Ganti secara berkala dan pastikan bagian dalam helm tetap kering.

5. Manfaatkan Teh Kering sebagai Penyerap Aroma

Teh kering juga dapat digunakan sebagai alternatif bahan dapur untuk membantu mengurangi aroma kurang sedap. Kantong teh kering lebih praktis karena dapat langsung ditempatkan di bagian dalam helm.

Pastikan kantong teh benar-benar kering sebelum digunakan. Letakkan satu atau dua kantong teh di dalam helm selama beberapa jam saat helm tidak dipakai. Setelah selesai, keluarkan kantong teh dan simpan helm di tempat berventilasi baik.

Hindari penggunaan kantong teh basah. Kondisi lembap justru dapat memperburuk bau apek dan membuat busa lebih sulit kering.

6. Jemur Helm di Tempat Teduh dan Berventilasi

Penggunaan bahan dapur akan lebih efektif jika disertai pengeringan yang tepat. Setelah helm digunakan, buka visor dan letakkan helm di tempat teduh yang memiliki sirkulasi udara baik.

Hindari menjemur helm di bawah sinar matahari terik dalam waktu lama. Paparan panas berlebihan dapat memengaruhi material tertentu pada helm, termasuk lapisan busa dan bagian berbahan plastik. Biarkan udara mengalir ke bagian dalam helm sampai kelembapan berkurang. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mencegah aroma apek muncul kembali.

7. Bersihkan Keringat dari Busa Helm Secara Rutin

Keringat yang menempel pada busa menjadi salah satu faktor munculnya aroma kurang sedap. Karena itu, perawatan tidak sebaiknya hanya dilakukan saat bau sudah menyengat.

Setelah berkendara, beri waktu bagi helm untuk mengering sebelum disimpan. Jika bagian busa terasa lembap, lap secara perlahan menggunakan kain bersih dan kering. Setelah itu, letakkan helm di tempat terbuka agar sirkulasi udara membantu mengurangi kelembapan.

Perawatan rutin membuat kondisi bagian dalam helm lebih terjaga. Cara ini juga dapat mengurangi kebutuhan melakukan pembersihan intensif terlalu sering.

8. Hindari Menyemprot Parfum Langsung ke Busa

Parfum atau pewangi memang dapat membuat aroma helm terasa lebih harum untuk sementara. Akan tetapi, menyemprotkan cairan langsung ke busa bukan pilihan ideal untuk perawatan jangka panjang.

Cairan dapat membuat bagian dalam helm kembali lembap. Jika kelembapan terperangkap di antara lapisan busa, aroma kurang sedap dapat muncul kembali setelah beberapa waktu. Jika ingin menggunakan pewangi, pilih produk khusus helm atau letakkan pewangi pada area terpisah dari busa. Pastikan produk tersebut sesuai untuk material bagian dalam helm.

Kapan Busa Helm Sebaiknya Dicuci?

Metode kering dapat membantu mengurangi bau ringan, tetapi tidak selalu cukup untuk busa helm yang sudah sangat kotor. Jika terdapat noda, keringat menumpuk, atau aroma tetap kuat setelah beberapa kali perawatan, pembersihan lebih menyeluruh mungkin diperlukan.

Periksa pula petunjuk perawatan dari produsen helm. Beberapa helm memiliki bantalan yang dapat dilepas dan dicuci, sedangkan bagian tertentu tidak dirancang untuk terkena air berlebihan. Jika bantalan dapat dilepas, ikuti instruksi pencucian dari produsen. Setelah dicuci, pastikan seluruh bagian benar-benar kering sebelum dipasang kembali.

Mencegah bau biasanya lebih mudah daripada menghilangkannya setelah aroma sudah menempel kuat. Beberapa kebiasaan sederhana dapat diterapkan setiap selesai berkendara.

  • Jangan langsung menyimpan helm dalam tas tertutup saat bagian dalam masih lembap.
  • Buka visor setelah digunakan agar udara dapat masuk.
  • Simpan helm di tempat kering dan memiliki sirkulasi udara.
  • Hindari meletakkan helm di lantai atau tempat lembap.
  • Gunakan penutup kepala tipis jika mudah berkeringat.
  • Bersihkan bagian dalam helm secara berkala sesuai petunjuk produsen.
  • Pastikan aksesori atau bantalan sudah kering sebelum dipasang kembali.
  • Jangan menggunakan pewangi secara berlebihan pada busa.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Menghilangkan Bau Apek pada Busa Helm

Apa penyebab utama busa helm menjadi bau apek?

Bau apek biasanya muncul akibat kombinasi keringat, kelembapan, minyak dari kulit kepala, dan sirkulasi udara kurang baik. Helm juga dapat lebih cepat berbau jika langsung disimpan dalam kondisi lembap setelah digunakan.

Apakah bau apek pada busa helm bisa dihilangkan tanpa dicuci?

Bisa, terutama jika aromanya masih ringan. Metode kering memakai bahan dapur dapat membantu menyerap kelembapan dan mengurangi aroma tidak sedap tanpa membuat busa terkena banyak air.

Bahan dapur apa saja yang dapat digunakan untuk mengurangi bau busa helm?

Baking soda menjadi salah satu pilihan praktis. Selain itu, kopi bubuk kering, teh kering, beras kering, dan kulit jeruk dapat dimanfaatkan sebagai perawatan tambahan untuk membantu mengurangi aroma kurang sedap.

Bagaimana baking soda bekerja pada busa helm?

Baking soda dapat membantu menyerap kelembapan dan menetralisir sebagian aroma tidak sedap. Bubuk ini dapat ditaburkan tipis pada permukaan busa, lalu didiamkan beberapa jam sebelum dibersihkan.a

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6