Ricuh Depan DPR, Polisi Halau Massa Pakai Gas Air Mata dan Sejumlah Orang Ditangkap

Kericuhan terjadi di depan Gedung DPR RI hingga Minggu (31/8/2025) pukul dini hari. Situasi sempat memanas antara massa dan aparat. Massa melempari petugas dengan batu yang dibalas tembakan gas air mata.

Diperbarui 31 Agustus 2025, 07:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kericuhan pecah di depan Gedung DPR RI, melibatkan lemparan batu dan gas air mata.
  • Aparat memblokade jalan dan mengejar demonstran hingga mereka bubar.
  • Situasi di sekitar Gedung DPR berangsur kondusif, lalu lintas kembali normal.

Liputan6.com, Jakarta - Kericuhan terjadi di depan Gedung DPR RI hingga Minggu (31/8/2025) pukul 05.00 WIB dini hari. Situasi sempat memanas antara massa dan aparat. Massa melempari petugas dengan batu yang dibalas tembakan gas air mata.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, ratusan demonstran masih bertahan meski dihalau oleh petugas gabungan. Beberapa di antaranya sudah ditangkap aparat.

Pagar gedung DPR terlihat rusak. Banyak coretan-coretan di tembok gedung dewan berisi protes dan umpatan. Sebuah tiang PLN tampak hangus terbakar. Palang tol di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan.

Polisi Blokade Jalan Menuju DPR

Barisan polisi terlihat kokoh membentuk barikade dengan tameng di jalan depan DPR. Upaya ini dilakukan untuk mengadang massa mendekat ke gerbang DPR.

Sejumlah aparat berpakaian preman juga terlihat maju dari balik tameng polisi dan ikut mengejar massa. Kehadiran mereka semakin membuat demonstran kocar-kacir.

Pukul 06.00 WIB, demonstran mulai mundur dan sebagian besar memilih bubar karena dikejar aparat. Tampak massa menggunakan sepeda motor kabur dari kejaran aparat ke arah Polda Metro Jaya dan Grogol.

Situasi Kondusif

Situasi di sekitar Gedung DPR, Jakarta, berangsur kondusif. Aparat masih bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan mengantisipasi kericuhan lanjutan.

Lalu lintas di depan DPR kembali dibuka dan lancar. Petugas PPSU mulai datang untuk membereskan sampah yang sisa kericuhan yang berserakan di jalan.

Reporter Magang: Leon

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6