Liputan6.com, Jakarta - Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta mencatat sebanyak 483 penindakan kepabeanan sepanjang semester pertama tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 20 kasus di antaranya terkait dengan peredaran narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP).
Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY, Imik Eko Putro, mengungkapkan bahwa total barang bukti dari kasus NPP yang berhasil diamankan mencapai 13.504 gram metamfetamina (sabu), 558 gram ganja, 600 butir mephedron, dan 700 butir psikotropika.
“Selain NPP, ada beragam barang ilegal pelanggaran kepabeanan yang telah kami tindak, seperti kosmetik, obat-obatan keras, dan barang-barang mewah. Total nilai barang hasil penindakan mencapai Rp54,8 miliar,” ujar Imik dalam keterangan resmi, Rabu (26/6/2025).
Advertisement
Imik menjelaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya seperti Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kolaborasi antarinstansi terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman barang ilegal, khususnya narkoba.
Ia menambahkan, peredaran narkotika tidak hanya menimbulkan dampak hukum dan keamanan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dan masa depan generasi muda.
“Oleh karena itu, kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga aktif dalam edukasi masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan bahaya narkotika dan pentingnya peran bersama dalam pemberantasannya,” jelasnya.
Jalankan Pengawasan dan Penegakkan Hukum
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262758/original/073493100_1750752671-WhatsApp_Image_2025-06-24_at_13.27.53.jpeg)
Imik menegaskan komitmen Bea Cukai untuk terus menjalankan pengawasan dan penegakan hukum secara maksimal.
“Dengan semangat kolaboratif dan integritas yang tinggi, kami tegaskan komitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum secara maksimal. Langkah ini diharapkan dapat menjadi benteng pertahanan terhadap masuknya barang-barang ilegal ke Indonesia,” tutupnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937406/original/087834900_1725530761-Infografis_SQ_Prabowo_Bidik_Pertumbuhan_Ekonomi_Tembus_8_Persen.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5265656/original/060234700_1750929316-WhatsApp_Image_2025-06-26_at_13.07.44.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315874/original/015927800_1785900385-IMG_6254.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315873/original/091438000_1785900384-IMG_6261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315875/original/032342100_1785900385-IMG_6262.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312652/original/051717800_1785539925-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_06.14.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310769/original/074531900_1785336793-IMG-20260728-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4741274/original/088178900_1707738159-WhatsApp_Image_2024-02-12_at_15.41.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300211/original/085807700_1784328539-WhatsApp_Image_2026-07-17_at_13.24.36.jpeg)