Bea Cukai Dukung Pabrik Modul Surya Terintegrasi Pertama RI di KEK Kendal

Kehadiran industri modul surya menjadi bukti konkret dari sinergi antara pemerintah dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau nasional.

Diperbarui 24 Juni 2025, 14:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PT TMAI di KEK Kendal diresmikan untuk produksi modul surya.
  • Kerja sama Trina Solar, DSS, dan PLN IP dukung EBT.
  • Bea Cukai siap asistensi PT TMAI untuk investasi hijau.

Liputan6.com, Jakarta - PT Trina Mas Agra Indonesia (PT TMAI), pabrik manufaktur modul surya dan sel surya terintegrasi pertama di Indonesia, resmi dibuka pada Kamis (19/06/2025) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, dan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Perindustrian sebagai tanda dimulainya operasional PT TMAI.

PT TMAI merupakan hasil kerja sama antara Trina Solar Co, Ltd, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, dan PT PLN Indonesia Power Renewables. Pabrik PT TMAI akan memproduksi modul dan sel surya dengan skala besar untuk mendukung pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Dengan memanfaatkan berbagai insentif dan kemudahan yang ditawarkan oleh KEK, termasuk fasilitasi kepabeanan dari Bea Cukai, PT TMAI diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi dan distribusi secara signifikan.

 

Serap Tenaga Kerja

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Semarang, Siti Chomariyah, menyampaikan bahwa kehadiran industri seperti PT TMAI menjadi bukti konkret dari sinergi antara pemerintah dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau nasional.

“Bea Cukai Semarang berkomitmen untuk terus memberikan asistensi, memastikan kepatuhan kepabeanan, dan mendukung percepatan investasi di KEK Kendal. Kami menyambut baik berdirinya PT TMAI yang tidak hanya membuka lapangan kerja baru, tapi juga memperkuat ekosistem energi terbarukan di Indonesia,” ujarnya.

Pabrik PT TMAI diperkirakan akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan memperkuat rantai pasok industri energi di wilayah sekitarnya. Selain itu, keberadaan fasilitas manufaktur berskala besar ini di KEK Kendal juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor komponen energi surya.

"Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PT TMAI diharapkan menjadi katalis penting dalam transformasi energi dan penguatan industri hijau nasional," tutup Siti.

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6