Liputan6.com, Jakarta: Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Pengawasan Pembangunan (Menko Ekuin dan Wasbang) Radius Prawiro hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (4/8). Kehadiran Radius ini sebagai saksi dalam sidang kasus mark up atau penggelembungan dana proyek Kilang Minyak Exxor (Export Oriented Refinery Project-I) I di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, dengan terdakwa bekas Direktur Pengolahan Pertamina Tabrani Ismail. Ini adalah kesaksian pertama Radius pada persidangan yang dipimpin Hakim Ketua Iskandar Zake [baca: Berkas Korupsi Tabrani Ismail Diserahkan ke Kejati].
Dalam kesaksiannya, Radius mengaku telah mengeluarkan surat rekomendasi kerja proyek pembangunan kilang minyak hasil Konsorsium Foster Wheeler dengan mitra Trans Balongan. Namun, menurut Radius, besar pinjaman ongkos kerja dan nilai kontrak belum ada penetapan yang jelas.
Seperti diketahui, pembangunan Kilang Balongan adalah berkat hibah pemerintah Inggris, pinjaman komersial sindikasi internasional Jepang, dan jaminan nilai ekspor dengan nilai total sebesar US$ 938,6 juta. Sejauh ini, pihak Kejagung menduga mark up terjadi pada pos pembiayaan processor licensing pada United Oil Petroleum Indonesia. Pembangunan proyek Balongan dan pipanisasi itu diduga sarat korupsi, kolusi, dan nepotisme yang melibatkan banyak pejabat rezim Orde Baru. Termasuk sejumlah kerabat mantan Presiden Soeharto.
Selain Radius, Kejagung juga telah memeriksa mantan Menteri Pertambangan dan Energi Ginandjar Kartasasmita pada Juli dan September 2002 [baca: Ginandjar Kartasasmita Kembali Diperiksa Kejagung]. Saat itu, Ginandjar mengatakan, pemeriksaan hanya sebatas memberikan dokumen-dokumen yang terkait kasus tersebut. Sayangnya, Wakil Ketua MPR itu enggan memberi perincian yang jelas.
Sejauh ini, Kejagung masih menetapkan Ginandjar sebagai saksi kasus Kilang Minyak Exxor yang diperkirakan merugikan negara hingga US$ 236 juta. Sedangkan tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus ini adalah mantan Direktur Pengolahan Pertamina Tabrani Ismail dan Ery Putra Odang, agen lokal yang bekerja sama dengan Foster Wheeler selaku pelaksana pembangunan proyek Balongan [baca: Ginandjar Membantah Meneruskan Disposisi Soeharto].(ANS/Frans Ambudi)
Dalam kesaksiannya, Radius mengaku telah mengeluarkan surat rekomendasi kerja proyek pembangunan kilang minyak hasil Konsorsium Foster Wheeler dengan mitra Trans Balongan. Namun, menurut Radius, besar pinjaman ongkos kerja dan nilai kontrak belum ada penetapan yang jelas.
Seperti diketahui, pembangunan Kilang Balongan adalah berkat hibah pemerintah Inggris, pinjaman komersial sindikasi internasional Jepang, dan jaminan nilai ekspor dengan nilai total sebesar US$ 938,6 juta. Sejauh ini, pihak Kejagung menduga mark up terjadi pada pos pembiayaan processor licensing pada United Oil Petroleum Indonesia. Pembangunan proyek Balongan dan pipanisasi itu diduga sarat korupsi, kolusi, dan nepotisme yang melibatkan banyak pejabat rezim Orde Baru. Termasuk sejumlah kerabat mantan Presiden Soeharto.
Selain Radius, Kejagung juga telah memeriksa mantan Menteri Pertambangan dan Energi Ginandjar Kartasasmita pada Juli dan September 2002 [baca: Ginandjar Kartasasmita Kembali Diperiksa Kejagung]. Saat itu, Ginandjar mengatakan, pemeriksaan hanya sebatas memberikan dokumen-dokumen yang terkait kasus tersebut. Sayangnya, Wakil Ketua MPR itu enggan memberi perincian yang jelas.
Sejauh ini, Kejagung masih menetapkan Ginandjar sebagai saksi kasus Kilang Minyak Exxor yang diperkirakan merugikan negara hingga US$ 236 juta. Sedangkan tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus ini adalah mantan Direktur Pengolahan Pertamina Tabrani Ismail dan Ery Putra Odang, agen lokal yang bekerja sama dengan Foster Wheeler selaku pelaksana pembangunan proyek Balongan [baca: Ginandjar Membantah Meneruskan Disposisi Soeharto].(ANS/Frans Ambudi)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290480/original/063078400_1783482944-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-08T105431.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/397372/original/040803cBalongan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290285/original/019592500_1783448923-AP26188662265039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290319/original/093820900_1783458944-063_2285110228.jpg)