Sukses

1 Orang Tertimbun Longsor di Cijeruk Bogor Ditemukan Tewas, 3 Masih Pencarian

Liputan6.com, Bogor - Satu orang ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Kampung Pasirpogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Sabtu sore (21/5/2022). Sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian.

Korban longsor atas nama Duduh (70) ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 19.00 WIB di bawah reruntuhan material bangunan bercampur lumpur.

"Satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal atas nama Duduh," kata Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, Sabtu malam.

Tebing setinggi 6 meter di Kampung Pasirpogor, Cipelang, Cijeruk, Bogor ini longsor dan menimpa dua rumah warga yang dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK). Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat wilayah Kabupaten Bogor diguyur hujan deras.

"2 unit rumah rusak berat akibat tertimbun longsoran. Di rumah tersebut ada 9 jiwa, namun 5 orang selamat," kata dia.

Adam mengatakan, petugas dari BPBD Kabupaten Bogor dan tim SAR masih berjibaku melakukan pencarian terhadap korban lainnya yang tertimbun longsor di Kampung Pasirpogor.

"Tim masih melakukan pencarian korban lainnya di titik lokasi longsor," kata Adam.

Tiga orang lainnya yang masih belum ditemukan yakni dua orang wanita bernama Uum (70) dan Eneng (30), serta seorang balita bernama Nafiz (4).

2 dari 2 halaman

Tebing Setinggi 6 Meter Longsor

Sebelumnya diberitakan, tebing setinggi 6 meter longsor menimpa rumah warga di Kampung Pasirpogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Sabtu (21/5/2022) sore.

Akibat kejadian tersebut empat orang dilaporkan tertimbun material longsor. Sementara lima orang lainnya selamat.

"Total ada 9 orang di rumah tersebut. Empat orang termasuk anak kecil masih dalam pencarian," kata Asep S, staf pegawai Kecamatan Cijeruk, saat dihubungi.

Menurutnya, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat wilayah tersebut diguyur hujan lebat. Tebing setinggi 6 meter longsor dan menimpa rumah yang ada di bawahnya.

Adapun nama-nama korban yang saat ini masih dalam pencairan adalah Uum (70), Duduh (43), Eneng (24), Nafis (4).