Wisatawan Bisa Menikmati Sendratari Gandrung di Banyuwangi Setiap Bulan

Pikat Wisatawan, Banyuwangi gelar Sendratari Gandrung setiap bulan.

OlehCahyu
Diterbitkan 20 Mei 2019, 12:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Banyuwangi terus menggaungkan pertunjukan seni budaya sebagai daya tarik pariwisata. Salah satu kebijakan terbaru mereka adalah menghadirkan Sendratari Meras Gandrung yang dikemas dalam Festival Lembah Ijen setiap bulan di Taman Gandrung Terakota (TGT), kawasan Jiwa Jawa Resort Banyuwangi yang berada di kaki Gunung Ijen.

Festival Lembah Ijen merupakan sebuah upaya dari masyarakat yang menghuni kawasan Lembah Ijen untuk melestarikan seni budaya tradisional Banyuwangi, terutama Gandrung. Para seniman Desa Adat Kemiren, mulai dari musisi, sinden, hingga penari gandrung, memainkan drama Meras Gandrung. Drama musikal ini diperankan oleh para dedengkot seniman gandrung, seperti sinden ternama Banyuwangi, Temuk Misti, penabuh gendang Haidi bing Slamet, serta puluhan penari gandrung Kemiren.

Meras Gandrung sendiri merupakan ritual seorang penari menjadi seorang Gandrung. Selain harus bisa menari, seorang Gandrung juga harus piawai mengolah suara menjadi sinden.

"Meras Gandrung adalah prosesi ritual sebagai penanda dia siap menjadi penari gandrung. Ini bisa disebut wisudanya penari gandrung. Prosesi inilah yang ditampilkan dalam sebuah sendratari," ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, seperti dikutip dari merdeka.com (20/5/2019).

Sendratari tersebut mengambil lokasi di tempat eksotis, Amfiteater Taman Gandrung Terakota Jiwa Jawa Resort Ijen, Banyuwangi. Amfiteater ini menawarkan pemandangan dengan latar belakang kawasan persawahan berupa ratusan patung terakota berwujud penari Gandrung yang tersebar di sekitar persawahan 600 meter di atas permukaan laut. 

Setiap pementasan, sendratari ini selalu mengundang decak kagum para penontonnya. Seperti diungkapkan wisatawan asal Suriname, Albert Karijosemito.

"Event ini di luar ekspektasi saya. Tadinya saya pikir akan melihat pertunjukan biasa. Ternyata, mulai dari awal sampai akhir pertunjukan saya dibuat kagum. Ini benar-benar paket pertunjukan lengkap. Tariannya bagus, ditunjang lokasinya yang sangat menarik, di sebuah pegunungan hijau yang eksotis," ucap Albert.

Hal sama diungkapkan Yong Sreymon, asal Kamboja. Menurutnya, lokasi pertunjukan ini sangat menarik.

"Berada di sini, kita bisa menyaksikan salah satu tarian menarik yang ada di Indonesia. Tempatnya bagus," kata dia.

Berada di kawasan Taman Gandrung terakota, pengunjung bisa menikmati keindahan Gunung Ijen yang memiliki tinggi 2.443 meter di atas permukaan laut (mdpl) di sisi barat. Di Ijen itulah terdapat kawah yang memancarkan api biru (blue flame) yang mendunia. Saat menengok ke timur, akan terlihat birunya Selat Bali. 

 

 

(*)

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6