Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah anak dan aktivis hak-hak anak melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka menilai kinerja lembaga tersebut hingga saat ini masih sangat lambat dan tidak dapat melindungi hak anak secara efektif.
  Â
Unjuk rasa puluhan anak anak ini dilakukan dengan mempertontonkan aksi teatrikal di depan kantor KPAI. Aksi ini ditujukan sebagai bentuk keprihatinan para aktivis anak terhadap kinerja lembaga tersebut dalam melindungi hak-hak anak di Indonesia.
Sementara itu, sejumlah aktivis anak juga menilai kepengurusan KPAI saat ini hanya menjadi lahan untuk mencari pekerjaan bagi orang-orang yang sudah tidak lagi menjadi pejabat. Menurut catatan dari aktivis hak-hak anak, dari 80 juta anak Indonesia, lebih dari 17 juta anak masih dalam situasi serba sulit. Hal ini semakin justru semakin diperburuk dengan belum maksimalnya kinerja KPAI yang sudah berdiri selama dua periode. (CHR/YUS)
  Â
Unjuk rasa puluhan anak anak ini dilakukan dengan mempertontonkan aksi teatrikal di depan kantor KPAI. Aksi ini ditujukan sebagai bentuk keprihatinan para aktivis anak terhadap kinerja lembaga tersebut dalam melindungi hak-hak anak di Indonesia.
Sementara itu, sejumlah aktivis anak juga menilai kepengurusan KPAI saat ini hanya menjadi lahan untuk mencari pekerjaan bagi orang-orang yang sudah tidak lagi menjadi pejabat. Menurut catatan dari aktivis hak-hak anak, dari 80 juta anak Indonesia, lebih dari 17 juta anak masih dalam situasi serba sulit. Hal ini semakin justru semakin diperburuk dengan belum maksimalnya kinerja KPAI yang sudah berdiri selama dua periode. (CHR/YUS)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4274994/original/087837900_1672212290-Ma_ruf1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489908/original/070071700_1769946135-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-01T182051.705.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260255/original/062425500_1750565237-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323057/original/029470100_1786598614-cek_fakta_-_jusuf_kalla_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/185077/original/100720ddemoanak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)